BUMDes Hasil Makmur Tambahmulyo Gabus, Setor PAD 42 Juta
GABUS, PATINEWS.COM
Pandemi Covid-19 telah mempengaruhi kondisi ekonomi sejumlah BUMDes di Jawa tengah. Akhirnya tidak sedikit BUMDes yang mengalihkan jenis usahanya, BUMDes Hasil Makmur Desa Tambahmulyo Kecamatan Gabus Pati yang ikut terhambat berputar.
Direktur BUMDes Hasil Makmur Sukamat mengatakan bahwa, agar kegiatan ekonomi tetap bergerak, pihaknya mulai memproduksi beras dalam packing plastik berbagai ukuran.
BUMDes Hasil Makmur berdiri sejak tahun 2016.Saat ini memiliki 4 unit usaha diantaranya Pertanian, Perdagangan, SPP, Pengelolaan sampah. Namun mengikuti perkembangan jaman dua program yang menjadi unggulan yaitu perdagangan dan pertanian.
“BUMDes kami bergerak dalam berbagai sektor dalam masa pandemi covid-19 ini di bidang perdagangan dan pertanian. Seperti keping mata uang yang tidak bisa di pisahkan, mungkin kami satu – satunya BUMDes yang berani bergerak di bidang pertanian dengan menyediakan kebutuhan petani dan juga penyerapan hasil pertanian,” ujar Sukamat, Selasa, 16 Februari 2021.
Permintaan masyarakat untuk bahan pokok terutama beras meningkat selama pandemi COVID-19. Untuk memenuhi permintaan tersebut, BUMDes Maju memperkerjakan beberapa warga desa.Pengurus dan karyawan BUMDes Hasil Makmur berjumlah 11 orang dan hampir kesemuanya adalah kaum milenial.
“Kami juga berkolaborasi dengan BUMDes lain untuk pemenuhan beras , beberapa pengusaha kami gandeng , selain itu hasil dari petani juga kita tampung, bila kita kewalahan penyediaan stok beras baru bekerjasama dengan pihak lain. Kami jual kembali kepada masyarakat dengan harga rendah, tapi tetap ada pemasukan untuk BUMDes,” sambung Sukamat.
Lebih lanjut, ia mengatakan, saat masa adaptasi Kebiasaan Baru (New Normal) dimulai, pihaknya harus kembali melihat peluang yang ada. Tujuannya supaya kegiatan BUMDes dan ekonomi di desanya tetap bergairah.
Untuk tahun 2020 BUMDes Hasil Makmur bisa menghasilkan profit di angka 135 juta dan membarikan PAD ke desa sebesar 42 juta. Berprinsip bahwa pertanian adalah usaha yang menjajikan karena kebutuhan akan pangan tidak akan tergerus zaman.
“Untuk meningkatkan kembali perekonomian ini, kami berupaya memberikan bimbingan dan pelatihan bagaimana mereka harus bangkit. Diantaranya melalui promosi, branding dan pemasaran melalui beragam cara lewat digital,” kata Sukamat
Bumdes Hasil Makmur akan terus meningkatkan kualitas dan kuantitas produk-produk unggulan , apa yang sudah ada akan dikembangkan terus, pada prinsipnya untuk kesejahteraan bersama.
“Kami termotivasi untuk lebih maju lagi, baik perbaikan dari sisi pasar maupun kreasi dan lainnya. Walaupun faktor modal kami masih membutuhkan lebih banyak lagi,” tandasnya.
(pn/red)







