• Patinews.com
  • Berita
    • event
    • Olahraga
    • politik
    • bisnis
  • wisata
    • kuliner
    • Sejarah
  • Lowongan Kerja
  • Kontak
  • Youtube
  • Kirim Artikel/Berita
  • Login
Patinews Berita Pati Hari Ini
  • Home
  • NewsPrime
  • Tech
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Review
  • Kirim Artikel/BeritaCreate Story
No Result
View All Result
  • Home
  • NewsPrime
  • Tech
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Review
  • Kirim Artikel/BeritaCreate Story
Patinews Berita Pati Hari Ini
No Result
View All Result
Patinews Berita Pati Hari Ini
No Result
View All Result
Home Berita Pati Hari ini

Tapioka Impor Banjiri Pasar Lokal, Pengusaha: Resi Gudang Tidak Jalan

redaksi by redaksi
28 Februari 2024
in Berita Pati Hari ini, bisnis, ekonomi
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Tapioka Impor Banjiri Pasar Lokal, Pengusaha: Resi Gudang Tidak Jalan
181
VIEWS
Share on WAShare on FBShare on Twitter

MANGKAL: Penjual pentol sedang berjualan di depan minimarket Desa/Kecamatan Dukuhseti, Rabu (28 Februari 2024).

 

Pelaku UMKM Keluhkan Harga Tapioka 

Pati – Tidak hanya komoditas beras, kran impor tapioka juga dibuka oleh pemerintah. Selain berdampak langsung terhadap masyarakat, hal ini juga dirasakan juga oleh kalangan pengusaha dan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

RelatedPosts

DPRD Pati Matangkan Perda Pilkades, Targetkan Pemilihan Kepala Desa Lebih Berkualitas

Banyak Desa di Pati Belum Punya Kades Definitif, DPRD Kebut Penyusunan Perda Baru

Calon Pengantin Wanita yang Kabur di Hari Pernikahan Ditemukan di Hotel Jepara Bersama Kekasihnya

Seperti diakui Rukan, penjual bakso pentol yang biasa mangkal di depan minimarket Desa/Kecamatan Dukuhseti, Kabupaten Pati, Jawa Tengah ini. Ia mengaku dalam sebulan terakhir, harga tapioka sebagai bahan baku membuat pentol mengalami kenaikan hingga 40 persen.

“Sejak sebulan terakhir sudah naik harga tapioka. Saat ini harga Rp 14 ribu per kilo. Kalau sebelumnya harganya cuma Rp 10 ribu,” urai penjual asal Tayu, Rabu 28 Februari 2024.

Sementara itu, keluhan serupa juga diungkapkan pengusaha tepung tapioka Margoyoso, Adi Mashuri. Ia menilai kebijakan ini tak berpihak kepada pengusaha tepung tapioka, petani maupun UMKM yang menggunakan tepung tapioka sebagai bahan baku.

“Kebijakan impor ini merupakan dampak panjang kebijakan pemerintah yang kurang tepat. Pemerintah tidak serius mengantisipasi fenomena El Nino,” ujarnya.

Akibatnya, masih kata Adi, petani singkong tidak bisa maksimal saat panen ketela. Sehingga berdampak pada produksi tepung yang kekurangan bahan baku.

“Hal ini mengakibatkan stok tepung tapioka lokal juga menipis,” tambahnya.

Menurut Adi, kondisi ini terjadi karena Kementrian Perdagangan dan Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) tidak menjalankan program sistem resi gudang dengan baik. Selain itu pertanian singkong juga tidak terlalu terurus.

”Seperti bibit F1 singkong tidak ada di petani dan pembinaan petaninya tidak ada. Berbeda dengan Thailand yang pemerintahnya peduli tentang pertaniannya dan sistem stok pascapanen,” ungkap Adi.

Dari catatannya, produksi industri tepung tapioka di Kabupaten Pati pun merosot. Saat ini, produsen tapioka hanya bisa menghasilkan 2 ribu ton per bulan.

“Angka ini tentu jauh jika dibandingkan saat kondisi normal. Yang bisa mengasikkan hingga 15 ribu ton per bulan. Padahal sentra tapioka disini menyerap bahan baku ketela dari Jatim dan Jabar,” sebut Adi.

Adi juga menilai, Pemerintah Indonesia tidak mempunyai kebijakan seperti Pemerintah Thailand. Di mana di Negeri Gajah Putih itu mempunyai sistem stok pascapenen. Sehingga, masih mempunyai stok saat El Nino.

”Saat singkong langka dan musim panen, pemerintah tidak ada yang memikirkan stok tapioka seperti di Thailand, sehingga mereka bisa ekspor dan kita hanya gigit jari,” tandas dia.

Diketahui, harga tepung tapioka di pasaran saat ini merangkak naik. Harga tapioka impor Rp 11.500 per kg. Padahal normalnya harga tepung tapioka berkisaran Rp 8.000 hingga Rp 9.000 per kg.

“Kami berharap pemerintah segera mengatasi kelangkaan bahan baku tepung tapioka. Kami tidak mau pasar tepung dalam negeri dikuasai tepung tapioka dari luar,” pinta Adi. (red1)

 

Tags: berita patijatengkabar patimediapatinewspatipati hari inipatihitspatinewssentralpatinewssuara patisuarapatinewswarta pati
redaksi

redaksi

Related Posts

Narso, DPRD Pati
Berita

DPRD Pati Matangkan Perda Pilkades, Targetkan Pemilihan Kepala Desa Lebih Berkualitas

23 Mei 2026
15
Narso, Anggota DPRD Pati
Berita

Banyak Desa di Pati Belum Punya Kades Definitif, DPRD Kebut Penyusunan Perda Baru

23 Mei 2026
14
Calon Pengantin Wanita yang Kabur di Hari Pernikahan Ditemukan di Hotel Jepara Bersama Kekasihnya
Berita

Calon Pengantin Wanita yang Kabur di Hari Pernikahan Ditemukan di Hotel Jepara Bersama Kekasihnya

23 Mei 2026
18
Ali Badrudin, DPRD Pati
Berita

DPRD Pati Siapkan Perda Terpadu, Ali Badrudin Ingin Aturan Desa Tak Tumpang Tindih

22 Mei 2026
21
Ali Badrudin, DPRD Pati
Berita

DPRD Pati Siapkan Perda Terpadu Desa, Ali Badrudin: Regulasi Harus Modern dan Efisien

22 Mei 2026
17
Eko Kuswanto, DPRD Pati
Berita

Fraksi Demokrat Dorong Reformasi Pajak Digital, Eko: Pelayanan Harus Cepat dan Transparan

19 Mei 2026
26
Seedbacklink
No Result
View All Result

Terbaru

  • Kapolres Rembang Tinjau Langsung TKP Kebakaran KM Wahyu Mina Barokah 2 di PPN Tasikagung
  • Plt Bupati Pati Buka Forum Dialog dengan AMBP
  • DPRD Pati Matangkan Perda Pilkades, Targetkan Pemilihan Kepala Desa Lebih Berkualitas
  • Banyak Desa di Pati Belum Punya Kades Definitif, DPRD Kebut Penyusunan Perda Baru
  • Emergency Plumber vs Routine Plumber: Which Service Should You Choose?
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

© 2020 patinews.com - Pati Hari Ini patinews.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Patinews.com
  • Berita
    • event
    • Olahraga
    • politik
    • bisnis
  • wisata
    • kuliner
    • Sejarah
  • Lowongan Kerja
  • Kontak
  • Youtube
  • Kirim Artikel/Berita

© 2020 patinews.com - Pati Hari Ini patinews.