Mewabahnya virus corona di China dan sejumlah negara membuat para pemangku kepentingan di Indonesia mengimbau masyarakat agar senantiasa menjaga hidup bersih. Salah satunya adalah dengan sering mencuci tangan untuk mencegah terjadinya penularan penyakit, termasuk virus corona.
Aktivitas cuci tangan dengan sabun merupakan salah satu Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Di mana, salah satu tujuannya adalah menghindari kontak kuman atau infeksi dari tangan masuk ke dalam tubuh manusia.
Cuci tangan dengan sabun yang direkomendasi kan adalah berdasarkan rekomendasi Badan Kesehatan Dunia atau WHO dengan tata cara yang sudah ditentukan. Sementara, berwudhu sendiri merupakan salah satu kewajiban seseorang (Muslim) ketika ingin melaksanakan shalat dan dianjurkan untuk selalu menjaga wudhu di setiap saat. Juga ada himbauan untuk sholat di akhir fardunya dengan kunut nazilah, itu adalah do’a untuk menjauhkan kita dari penyakit atau malapetaka. Jadi sebelum wudhu cuci tangan dengan sabun dulu baru wudhu.
Walaupun tidak ada penelitian ilmiah yang membandingkan antara cuci tangan standar WHO dengan wudhu, apalagi dikaitkan dengan sedang wabahnya virus corona ini, namun rutin berwudhu adalah satu cara yang baik untuk menjaga hidup sehat bagi Muslim yang rutin melakukannya.
Selain sebagai syarat sah shalat, berwudhu juga dinilai dapat mencegah penyebaran virus corona. Menurut saya jika masyarakat sering berwudhu, bakteri dan kuman yang ada di tubuh manusia dapat dibersihkan. Salah satunya yang terpenting adalah bagian tangan. Berwudhu pun menjadi salah satu yang dikedepankan dalam agama Islam untuk menjaga kebersihan.




