• Patinews.com
  • Berita
    • event
    • Olahraga
    • politik
    • bisnis
  • wisata
    • kuliner
    • Sejarah
  • Lowongan Kerja
  • Kontak
  • Youtube
  • Kirim Artikel/Berita
  • Login
Patinews Berita Pati Hari Ini
  • Home
  • NewsPrime
  • Tech
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Review
  • Kirim Artikel/BeritaCreate Story
No Result
View All Result
  • Home
  • NewsPrime
  • Tech
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Review
  • Kirim Artikel/BeritaCreate Story
Patinews Berita Pati Hari Ini
No Result
View All Result
Patinews Berita Pati Hari Ini
No Result
View All Result
Home Kolom

Heboh Crosshijaber, Apa itu?

patinews.com by patinews.com
3 Desember 2019
in Kolom
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Heboh Crosshijaber, Apa itu?
63
VIEWS
Share on WAShare on FBShare on Twitter

Crosshijaber merupakan sosok pria yang mengenakan jilbab, gamis, cadar, dan busana muslim perempuan lainnya lalu tampil di depan umum atau bahkan bisa di Mushala atau toilet umum wanita. Crosshijaber ini merupakan aksi pria yang mengenakan pakaian menyerupai wanita.

Istilah crosshijaber diambil dari crossdressing, di mana pria mengenakan pakaian wanita dan tampil dengan makeup. Crosshijaber jadi sensasi setelah akun Twitter @Infinityslut mengunggah thread tentang keberadaan komunitas tersebut.

RelatedPosts

Menilik Manuskrip Al-Qur’an di Museum Masjid Agung Demak

Mushaf Al Qur’an No 7 Museum Masjid Agung Demak: Warisan Budaya dari Demak

Analisis Manuskrip Mushaf Ponpes Al-Yasir Jekulo Kudus

Mereka memiliki komunitas, salah satunya @crosshijaber di Instagram. Beberapa netizen pernah membukanya lalu meng-capture dan membagikan di akunnya. Fenomena ini ramai diperbincangkan di media sosial. Banyak yang khawatir soal batasan – batasan penggunaan ruang umum khusus wanita, seperti toilet atau tempat wudhu wanita di tempat umum.

Kelompok crosshijaber ini mengaku sepertinya ingin eksis di dunia nyata. Hal ini terlihat dari keberanian mereka mengunggah foto di instagram meskipunsejumlah akun crosshijaber sudah dihapus oleh instagram akibat menimbulkan kehebohan di dunia maya. Namun rupanya masyarakat menolak kehadiran crosshijaber terutama perempuan. Sebab kebanyakan perempuan takut dengan crosshijaber. Para crosshijaber mengaku tidak punya penyimpangan orientasi seksual.

Perilaku ini kerap dianggap menyimpang. Beberapa bahkan menyebutnya sebagai penyakit seksual. Namun, jauh sebelum sekarang, Crossdressing telah digunakan untuk tujuan-tujuan tertentu. Pada beberapa masa, Crossdressing bahkan menjadi budaya. Lalu bagaimana pandangan dari sisi psikologi tentang fenomena Crosshijaber?

Psikolog klinis mengatakan Crosshijaber berasal dari kata Crossdressing yakni aksi mengenakan pakaian yang tidak sesuai dengan jenis kelamin bawaan lahir. Crossdressing adalah salah satu jenis perilaku yang menyimpang.

Dari Majelis Ulama (MUI) Sulsel, melalui wakilketua MUI Sulsel, yaitu HM Renreng, ia mengatakan jika lelaki tidak boleh menyerupai perempuan karena hal tersebut dilarang dalam ajaran agama Islam.

“Kan sudah jelas dalilnya laki-laki tidak boleh menyerupai perempuan. Perempuan tidak boleh menyerupai laki-laki ,” ucapnya.

Pendapat lain mengataka, seorang Psikolog klinis dari RSUD Wangaya, Denpasar, Bali nena Mawar Sari, bahwa “Perilaku ini kalau dalam istilah medis dikenal dengan sebutan transvestisisme yakni perilaku yang sering kali di anggap sebagai suatu penyimpangan yang merupakan gangguan kejiwaan karena adanya keinginan dari seorang laki-laki atau perempuan yang mengenakan pakaian yang biasa dikenakan oleh jenis kelamin sebaliknya,” ucapnya.

Biasanya kata Nena, perilaku transvestimisme berawal dari riwayat seseorang yang merasa tidak nyaman dengan identitas seksual yang ia miliki akibat adanya trauma di masa lalu.

“Bisa jadi dia dulu pelecehan seksual sehingga dia merasa kalau memakai baju sebaliknya dia akan merasa nyaman,” katanya.

Istilah crossdressing tak sama dengan kondisi transgender. Seseorang yang melakukan crossdressing disebut Nena bisa saja memiliki tujuan beragam mulai dari penyamaran untuk melakukan tindakan kriminal, hiburan atau ekspresi diri hingga mendapat kepuasan seksual.

Dalam crosshijaber ini yang perlu kita pahami itu adalah motifnya. Karena crosshijaber tidak identik yang berbau seksualitas, artinya memang apakah ini teermasuk gangguan jiwa? Pasti. Artinya dia berlaku tidak seperti selayaknya.

Motif pertama yang pertama, bisa jadi motifnya ituadalah motif seksual. Ini terkait dengan penyimpangan seksualitas, gangguan kejiwaan. Jika ada kepuasan seksual ketika ia memakai pakaian wanita, dalam hal ini karena sekarang hijaber sedang trending, sehingga yang dulu ia hanya sekedar senang memakai pakaian wanita pada umumnya, sekarang cenderung memakai hijab bahkan cadar.

Sedangkan motif yang kedua, motif non seksual, artinya mungkin bisa jadi faktor ekonomi. Misalnya, seperti Boby Tince , dia lelai tulen, cukup religi, kehidupan keluarganya normal, kehidupan sosial masyarakat normal, tetapi ia memilih menjadi crossdressing karena motif ekonomi. Dia laku dengan cara dia berakting sebagai perempuan. (*)

Ni’ma Diana (Mahasiswi Fakultas Psikologi angkatan 2019 Universitas Muhammadiyah Malang)

Tags: berita patikabar patipatipati hari inipatinewssuara patiwarta pati
patinews.com

patinews.com

redaksi@patinews.com

Related Posts

Kolom

Menilik Manuskrip Al-Qur’an di Museum Masjid Agung Demak

4 Juni 2025
46
Kolom

Mushaf Al Qur’an No 7 Museum Masjid Agung Demak: Warisan Budaya dari Demak

2 Juni 2025
38
Analisis Manuskrip Mushaf Ponpes Al-Yasir Jekulo Kudus
Kolom

Analisis Manuskrip Mushaf Ponpes Al-Yasir Jekulo Kudus

28 Mei 2025
82
Kolom

KODIKOLOGI MUSHAF AL-QUR’AN DI MASJID JAMI’: KAJIAN NASKAH SEBAGAI WARISAN BUDAYA ISLAM

12 Mei 2025
171
Pentingnya Sekolah Mendorong Gerakan Pramuka
Kolom

Pentingnya Sekolah Mendorong Gerakan Pramuka

2 September 2024
79
ilustrasi akuntansi perencanaan keuangan dok freepik.com
Kolom

5 Profesi Menarik yang Bisa Ditekuni Lulusan Akuntansi

8 Juli 2024
67
Seedbacklink
No Result
View All Result

Terbaru

  • Tingkatkan Profesionalisme, Unit Gakkum Satlantas Polres Rembang Gelar Refreshing TPTKP Kecelakaan Lalu Lintas
  • Polisi Rembang Hadir Dampingi Tracing TB Paru, Wujud Dukungan Polri terhadap Kesehatan Masyarakat
  • Terbongkar! Komplotan Pencuri Solar Kapal Nelayan di Juwana Beraksi Saat Kapal Tambat Labuh
  • Satlantas Rembang Diserbu Senyum Anak SLB N Lasem
  • Apresiasi Lomba Keluarga ASIK, Wujud Keberhasilan Aksi Kolaboratif BLDF dan Pemkab Kudus Dorong Praktik Pengelolaan Sampah di Tingkat Keluarga
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

© 2020 patinews.com - Pati Hari Ini patinews.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Patinews.com
  • Berita
    • event
    • Olahraga
    • politik
    • bisnis
  • wisata
    • kuliner
    • Sejarah
  • Lowongan Kerja
  • Kontak
  • Youtube
  • Kirim Artikel/Berita

© 2020 patinews.com - Pati Hari Ini patinews.