• Patinews.com
  • Berita
    • event
    • Olahraga
    • politik
    • bisnis
  • wisata
    • kuliner
    • Sejarah
  • Lowongan Kerja
  • Kontak
  • Youtube
  • Kirim Artikel/Berita
  • Login
Patinews Berita Pati Hari Ini
  • Home
  • NewsPrime
  • Tech
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Review
  • Kirim Artikel/BeritaCreate Story
No Result
View All Result
  • Home
  • NewsPrime
  • Tech
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Review
  • Kirim Artikel/BeritaCreate Story
Patinews Berita Pati Hari Ini
No Result
View All Result
Patinews Berita Pati Hari Ini
No Result
View All Result
Home Kolom

Bersama Menghapus Tradisi Banjir di Kabupaten Pati

Perlu upaya maksimal mengatasi banjir

patinews.com by patinews.com
12 Februari 2021
in Kolom
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Bersama Menghapus Tradisi Banjir di Kabupaten Pati
360
VIEWS
Share on WAShare on FBShare on Twitter

Penulis : Imam Muhlis Ali*

Hampir tiap tahun Kabupaten Pati terjadi banjir. Lebih dari lima kecamatan seperti Kecamatan Sukolilo, Kayen, Tambakromo, Gabus, Jakenan, Pati Kota dan lainnya terdampak banjir. Itu belum lagi di wilayah Pati utara seperti Desa Tunjungrejo Margoyoso. Meskipun di tahun 2021 ini banjir tak separah tahun 2014 lalu, namun kejadian banjir tetaplah memberikan kesedihan bagi warga. Ibaratnya di masa pandemi covid-19 tahun 2020-2021 ini “sudah jatuh tertimpa tangga pula”. Bagaimana tidak saat masih merasakan masa pandemi yang membatasi warga beraktifitas, juga mengalami musibah banjir.

RelatedPosts

Menilik Manuskrip Al-Qur’an di Museum Masjid Agung Demak

Mushaf Al Qur’an No 7 Museum Masjid Agung Demak: Warisan Budaya dari Demak

Analisis Manuskrip Mushaf Ponpes Al-Yasir Jekulo Kudus

Ada beberapa pejabat yang mengatakan bahwa banjir ini disebabkan karena curah hujan yang tinggi. Mungkin dapat kita bahasakan “musibah banjir ini kita terima saja”. Iya, kita memang menerima saja musibah ini namun rasa-rasanya pejabat (dan juga kita sendiri) hanya menerima peristiwa banjir hanya ‘pasrah saja’. Ironisnya menyalahkan cuaca dan curah hujan tinggi. Semestinya harus ada upaya kontinyu, kesinambungan dan usaha manajemen mengatasi banjir secara komprehensif menyeluruh. Perlunya di buat plan A, B, C dan sebagainya. Untuk teknisnya kita yakin pasti banyak orang-orang Indonesia yang ‘hebat’ dalam teori teknis memberikan solusi mengatasi banjir. Saatnya mempraktekkan teori bukan menyalahkan kesana kemari. Kita bersama berintsropeksi diri Dalam upaya manajemen  penanganan banjir ‘monggo’lah para ahli yang berkompeten yang berbicara. Disini bukan kapasitas saya menerangkan ini.

Perlu langkah nyata penanganan banjir

Kita sebagai masyarakat sangat mengharapkan pemerintah melakukan langkah-langkah efektif mengatasi masalah banjir. Hilangkan kalimat “banjir ini disebabkan karena curah hujan yang tinggi”. Itu betul, namun yang kita tunggu bagaimana langkah nyata mengelola banjir agar tak meluas dan banjir di Kabupaten Pati diminimalisir. Kita yakin di negeri ini banyak pakar tentang kebencanaan tinggal bekerja sama dengan pemerintah satu padu memanejemen mengatasi banjir.

Dalam hal ini ada banyak masyarakat yang mengatakan bahwa adanya  kurang respon cepat dari pemerintah mengatasi banjir. Masukan ini justru membuat pemerintah bersama masyarakat bahu membahu mengantisipasi adanya banjir. Partusipasi masyarakat setempat sangat dibutuhkan. Bukan hanya sekedar pasrah dan mencoba bertahan dari banjir, warga setempat juga harus beradaptasi dengan daerah yang menjadi langganan banjir. Meski terkadang, adaptasi tentu saja tidak bisa mencegah kerugian yang timbul dari bencana banjir, namun setidaknya mampu mengantisipasi secara maksimal.

Bersama menjaga keseimbangan alam

Adaptasi warga terhadap ‘tradisi’ banjir perlu dilakukan seperti melakukan upaya-upaya imitagasi kebencanaan, pembangunan fasilitas yang ramah lingkungan, peningkatan kedisiplinan masyarakat untuk membuang sampah pada tempat yang tepat, pendidikan pada generasi tentang cara penyelamatan dari kebencanaan, pembangunan pabrik sesuai aturan pemerintah tentang pembuangan limbah pabrik, perubahan pola pikir lama ke pola pikir baru yakni bersama menjaga keseimbangan lingkungan, memperbanyak daerahj resapan air, dan upaya-upaya lain manajemen pengelolaan banjir.

Pemerintah melalui dinas terkait perlu membuat peraturan tentang pelarangan bagi  masyarakat yang membangun permukiman di daerah rawan bencana.  memperbaiki kanal, saluran air demi mengurangi dan memecah penumpukan debit air. Pengerukan lumpur di sungai agar tak terjadi pendangkalan.
Melalui undang-undang pemerintah dapat mengupayakan tindakan menjaga kebersihan sungai. Tentunya ada sanksi dan kalau perlu penghargaan bagi masyarakat di daerah yang mampu menjaga kebersihan sungai dan lingkungannya.

Mudah-mudahan saja tradisi banjir khususnya di wilayah Kabupaten Pati bagian selatan tidak terjadi lagi di masa-masa mendatang. Memang perlu kesadaran bersama menjaga lingkungan bersih dan sehat. Pemerintah Daerah juga diharapkan meningkatkan upaya efektif pencegahan banjir. Dengan cara bersatu dan bekerja sama Pemerintah dengan masyarakat menjadikan Pati yang lestari alam segarnya juga lestari tradisi budaya luhurnya. Kita berharap suatu saat Kabupaten Pati menjadi tempat nyaman bagi anak cucu kita. Semoga.

*Anggota Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Margoyoso Kabupaten Pati

Tags: banjirberita patikabar patipatipati hari inipatinewssuara patiwarta pati
patinews.com

patinews.com

redaksi@patinews.com

Related Posts

Kolom

Menilik Manuskrip Al-Qur’an di Museum Masjid Agung Demak

4 Juni 2025
44
Kolom

Mushaf Al Qur’an No 7 Museum Masjid Agung Demak: Warisan Budaya dari Demak

2 Juni 2025
36
Analisis Manuskrip Mushaf Ponpes Al-Yasir Jekulo Kudus
Kolom

Analisis Manuskrip Mushaf Ponpes Al-Yasir Jekulo Kudus

28 Mei 2025
70
Kolom

KODIKOLOGI MUSHAF AL-QUR’AN DI MASJID JAMI’: KAJIAN NASKAH SEBAGAI WARISAN BUDAYA ISLAM

12 Mei 2025
168
Pentingnya Sekolah Mendorong Gerakan Pramuka
Kolom

Pentingnya Sekolah Mendorong Gerakan Pramuka

2 September 2024
74
ilustrasi akuntansi perencanaan keuangan dok freepik.com
Kolom

5 Profesi Menarik yang Bisa Ditekuni Lulusan Akuntansi

8 Juli 2024
66
Seedbacklink
No Result
View All Result

Terbaru

  • Baru Bebas Dua Tahun, Residivis Narkoba Kembali Ditangkap Polda Jateng Karena Jadi Pengedar Sabu
  • Di Ungkap Polda Jateng; Terbongkar di Sukoharjo Jejak Peredaran Sabu Menjalar hingga Kota Surakarta
  • Kapolres Rembang Cek Kesiapan Pasukan, Antisipasi Kerawanan Kamtibmas Jelang May Day 2026
  • Longsor Galian C di Sukolilo Pati, Satu Pekerja Tewas Tertimbun
  • Dugaan Pencabulan oleh Oknum Kiai di Pati, 50 Santriwati Jadi Korban
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

© 2020 patinews.com - Pati Hari Ini patinews.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Patinews.com
  • Berita
    • event
    • Olahraga
    • politik
    • bisnis
  • wisata
    • kuliner
    • Sejarah
  • Lowongan Kerja
  • Kontak
  • Youtube
  • Kirim Artikel/Berita

© 2020 patinews.com - Pati Hari Ini patinews.