
Patinews.com – Kota, Corona Virus pertama kali ditemukan di Wuhan China pada 31 Desember 2019 lalu, dengan gejala panas tinggi lebih dari 38 derajat celcius, badan lemas, batuk kering, sesak nafas yang cepat memburuk.
Untuk itulah, Dinkes Pati melalui Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2) Dinas Kesehatan Kabupaten Pati dr Joko Leksono W, mengajak warga Pati untuk tetap menjaga prilaku hidup sehat.
Pencegahan Virus Corona:
- Belum ada vaksin utk mencegah penyakit ini
- CTPS (Cuci Tangan Pakai Air dan Sabun), terutama sebelum memegang mulut, hidung dan mata serta setelah berada di tempat-tempat umum (memegang instalasi publik/toilet umum, halte, angkutan umum dll)
- Jika tidak ada air dan sabun, dapat menggunakan alkohol 70-80% handrub
- Menutup mulut dan hidung dengan tissue ketika bersin dan batuk
- Jika batuk atau gejala saluran nafas, gunakan masker dan segera berobat ke fasyankes
- Hindari kontak dengan pasien dengan gejala infeksi saluran pernafasan
- Hindari mengunjungi pasar basah, peternakan atau pasar hewan hidup
- Patuhi petunjuk keamanan makanan dan aturan kebersihan
- Hindari berkunjung untuk sementara ke daerah terjangkit (Tiongkok, Singapura, Seoul, Thailand dan Hongkong)
“Jika ada gejala demam atau batuk, sesak atau gangguan nafas, gunakan masker dan cari layanan kesehatan, sementara bila ada gejala demam atau batuk, sesak atau gangguan nafas serta memiliki riwayat perjalanan dari negara terjangkit dalam waktu 14 hari sebelum timbul gejala, segera periksa ke fasyankes terdekat yaitu 29 Puskesmas di Pati dan jika mengarah ke Corona agar segera dirujuk ke Rumah Sakit RAA Soewondo,” jelasnya.
(pn/ tim)





