Pendidikan PAUD Sebagai Sarana Kesiapan Anak Memasuki Dunia Nyata
Lutfi Nurkhayati (Prodi PIAUD INISNU Temanggung)
Golden age atau istilah usia emas untuk anak usia dini adalah julukan untuk anak yang baru lahir gingga berusia enam tahun, di sebut golden age karena merupakan usia terbaik untuk anak dimana anak memiliki semangat yang luar biasa dan anak usia dini memiliki keingin tahuan besar pada sesuatu yang baru dan menyenangkan,
Pada masa ini sangat disayangkan apabila anak hanya dibiarkan begitu saja tanpa pembinaan dari orang tua atau orang yang diberi kepercayaan red.Guru untuk membantu memberi stimulasi perkembangan kepada anak usia dini karena merupakan pengetahuan dasar, perkembangan dan pertumbuhan luar biasa akan di dapat dari anak berusia golden age
Study yang di lakukan oleh beberapa ahli menyimpulkan bahwa, pendidikan anak sejak usia dini dapat memperbaiki prestasi dan dapat meningkatkan produktifitas kerja pada masa dewasanya, karena Usia dini adalah masa perkembangan dan pertumbuhan yang sangat menentukan perkembangan masa selanjutnya
Seperti pada jurnal Muhammad Rozikin IAIN Salatiga dalam Hasan (2011) mengungkapkan bahwa Pendidikan anak usia dini merupakan jenjang pendidikan sebelum pendidikan dasar yang merupakan suatu upaya pembinaan yang di tujukan untuk anak sejak lahir hingga usia enam tahun, dengan memberikan rangsangan pendidikan berupa belajar sambil bermain dan mengembangkan lima aspek perkembangan anak usia dini seperti perkembangan agama dan moral, perkembangan fisik motorik, perkembangan bahasa, perkembangan sosial emosional dan perkembangan seni yang bertujuan membantu pertumbuhan jasmani dan ruhani supaya anak memiliki kesiapan belajar ketika anak akan memasuki pendidikan yang lebih lanjut yang diselengarakan pada jalur formal atau sekolah dasar pada pendidikan selanjutnya
Sedangkan upaya pembinaan bagi anak usia 0-6 tahun dilakukan melalui pendidikan anak usia dini (PAUD) dengan jalur formal dengan jenjang paling rendah seperti taman kanak-kanak-(TK), Raudlatul Atfal (RA) dan Bustanul Atfal (BA), sedangakn pendidikan anak usia dini jenjang non formal berbentuk kelompok bermain (KB) dan Taman Penitipan Anak (TPA), sedangkan pada pendidikan Paud jenjang informal berbentuk pendidikan keluarga atau pendidikan yang di selenggarakan oleh bina keluarga balita (BKB) dan posyandu yang terintegrasi dengan Paud atau biasa di sebut dengan satuan paud sejenis atau (SPS), seperti pada undang-undang yang telah di sahkan oleh Sisdiknas tahun 2003 pasal 1 ayat 14.
Pendidikan yang berkesinambungan bagi anak usia dini yang berarti harus menyentuh seluruh aspek perkembangan anak yang nantinya akan menjadi pondasi anak menemukan bakat dan minat yang digemari anak itu sendiri, seperti contoh anak yang pada jenjang pendidikan informal atau SPS menemukan pembelajaran yang mengacu pada gerak fisik motorik dan seni tidak menutup kemungkinan akan menemukan bakat menari atau bermain catur, sedangkan anak yang belajar dan bermainya lebih dekat dengan main peran, tidak menutup kemungkinan akan menemukan bakatnya sebagai aktor, interpreneur dan lain sebagainya
Pada perkembangan agama dan moral anak di ajak untuk mengenal Tuhanya dan membiasakan doa-doa harian juga hafalan surat pendek yang diharapkan akan melatih kedisiplinan anak untuk selalu taat beribadah dan percaya bahwa alam semesta adalah ciptaanNya
Pembiasaan berbicara sopan dan santun oleh guru pada pendidikan di jenjang PAUD akan di plagiasi oleh anak dan ditiru menjadi pembiasaan anak berbicara sopan dan santun juga kepada orang tua dan lawan bicara anak, hal demikian tentu akan membawa anak selalu mencontoh perbuatan baik dari pendidiyang anak liahat selama mengikuti pendididan di Paud
Sedangkan pembinaan anak usia dini prasekolah dalam aspek sosial adalah anak dapat bersosialisasi terhadap lingkungan seperti teman baru, guru dan orang dewasa lainya, mengajarkan anak cara membantu orang lain dengan sikap peduli, dan yang terpenting adalah sikap sosial tidak cepat marah ketika di salahi teman, memaafkan jika ada yang bersalah dan memberi dukungan dan semangat pada teman yang bersedih
Pembiasaan tersebut akan tercapai dengan sempurna bila anak mempunyai kemampuan mengendaluikan dirinya, kemampuan anak mengendalikan diri bisa di dapat dari pembiasaan dalam pembianaan anak usia dini di pendidikan Paud jalur formal dan informal. Karena di sana anak belajar berinteraksi dengan orang lain yang berbeda karakter dan akan membuat anak belajar banyak tentang cara mengendalikan diri.




