• Patinews.com
  • Berita
    • event
    • Olahraga
    • politik
    • bisnis
  • wisata
    • kuliner
    • Sejarah
  • Lowongan Kerja
  • Kontak
  • Youtube
  • Kirim Artikel/Berita
  • Login
Patinews Berita Pati Hari Ini
  • Home
  • NewsPrime
  • Tech
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Review
  • Kirim Artikel/BeritaCreate Story
No Result
View All Result
  • Home
  • NewsPrime
  • Tech
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Review
  • Kirim Artikel/BeritaCreate Story
Patinews Berita Pati Hari Ini
No Result
View All Result
Patinews Berita Pati Hari Ini
No Result
View All Result
Home Kolom

Alasan Dibalik Meningkatnya Angka Pengangguran 

patinews.com by patinews.com
28 Desember 2021
in Kolom
Reading Time: 2 mins read
A A
0
368
VIEWS
Share on WAShare on FBShare on Twitter

Penulis 1 

Silvia Amara Eka Putri  

RelatedPosts

Menilik Manuskrip Al-Qur’an di Museum Masjid Agung Demak

Mushaf Al Qur’an No 7 Museum Masjid Agung Demak: Warisan Budaya dari Demak

Analisis Manuskrip Mushaf Ponpes Al-Yasir Jekulo Kudus

 

Penulis 2 

Ibu Meilan Arsanti (Dosen Bahasa Indonesia) 

Pengangguran yakni keadaan dimana seseorang tidak bekerja dalam usianya yang produktif, ialah  sekisar antara 15 tahun sampai 65 tahun. Pengangguran ialah masalah yang pokok dalam suatu  masyarakat modern, serta pada biasanya pengangguran diakibatkan karena jumlah angkatan kerja  ataupun para pencari kerja tidak sebanding dengan jumlah lapangan kerja yang mampu menyerapnya.  Jadi tingkatan pengangguran tinggi, sumber daya menjadi terbuang percuma serta tingkat pendidikan  warga merosot. Suasana ini memunculkan kelesuan ekonomi yang berpengaruh pada emosi warga  serta kehidupan keluarga sehari- hari. 

Biasanya pengangguran disebabkan karena lapangan kerja yang terbatas, sehingga tidak semua orang  dapat menemukan pekerjaan. Pengangguran menjadi masalah penting dalam ekonomi negara, karena  produktivitas serta pemasukan yang terbatas akan menyebabkan permasalahan sosial yang lain, mulai  dari perceraian dalam rumah tangga sampai tindak kriminal. 

Persentase pengangguran dapat dihitung dari perbandingan jumlah pengangguran serta jumlah  angkatan kerja. Tidak adanya pemasukan, menimbulkan para pengangguran harus membatasi jumlah  konsumsi, perihal ini menimbulkan menyusutnya tingkat kesejahteraan serta kemakmuran.  Pengangguran yang berlangsung lama bisa mempengaruhi kesehatan mental seseorang. 

Pengangguran ialah penyakit social yang disebabkan oleh ketiadaan atau kekurangan kerja.  Pengangguran( employment) terjadi apabila jumlah tenaga kerja yang ditawarkan lebih besar daripada  jumlah tenaga kerja yang diminta. Dengan kata lain, jumlah yang mencari pekerjaan lebih banyak  daripada kesempatan kerja yang ada. Menurut Sukirno pengangguran merupakan jumlah tenaga kerja  dalam perekonomian yang secara aktif mencari pekerjaan namun belum memperolehnya. 

Banyak sekali dampak negatif dari tingginya jumlah pengangguran, selain bagi diri sendiri juga bagi  negara. Contohnya yaitu dapat menyebabkan kekacauan politik, keamanan sosial, bahkan hingga  mengganggu pembangunan ekonomi negara. Efek jangka panjangnya yaitu menurunnya GNP serta  pendapatan per kapita negara. 

Pandemi COVID-19 yang berdampak buruk pada perekonomian Indonesia secara tidak langsung turut  memengaruhi naiknya angka pengangguran. Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas)  memperkirakan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) pada 2020 mencapai 8,1% hingga 9,2% dan  angka pengangguran diperkirakan naik 4 hingga 5,5 juta orang. Lebih lanjut, pada 2021, TPT  diperkirakan mencapai kisaran 7,7% hingga 9,1%. Jumlah pengangguran juga diprediksi meningkat  antara 10,7 juta sampai 12,7 juta orang. Angka tersebut naik dibandingkan jumlah pengangguran pada  Februari tahun ini. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat tingkat pengangguran terbuka (TPT) pada  Februari 2020 sebesar 4,99 persen dengan jumlah pengangguran sebanyak 6,88 juta orang. 

Beberapa negara berkembang seperti Indonesia, ada istilah “pengangguran terselubung” artinya  sebuah pekerjaan yang seharusnya dilakukan oleh sedikit tenaga kerja, namun malah

dikerjakan oleh banyak orang. Hal ini dilakukan untuk memanipulasi jumlah pengangguran dalam  suatu negara, atau bisa juga karena beberapa pekerja tidak memenuhi kapasitas, sehingga hasil kerja  tidak optimal. 

Pemerintah tentu harus mengambil langkah serius untuk menanggapi masalah ini, salah satu upaya  untuk mengatasinya yaitu dengan mengadakan program pra-kerja bagi masyarakat pengangguran.  Pemerintah memberikan sejumlah dana selama tiga bulan atau lebih, yang nantinya digunakan untuk  menambah kualitas individu, sehingga dapat diterima bekerja. 

Selain itu, beberapa orang pun mulai melakukan bisnis alih-alih kesulitan mencari pekerjaan.  Langkah ini tentu menjadi cara paling efektif untuk menghasilkan pendapatan, bahkan tidak sedikit  dari mereka yang mulai membuka lapangan pekerjaan bagi orang lain. Setiap individu dituntut untuk  kreatif dan kompeten agar dapat memanfaatkan kesempatan yang ada di depan matanya.

Tags: berita patijatengkabar patimediapatinewspatipati hari inipatihitspatinewssentralpatinewssuara patisuarapatinewswarta pati
patinews.com

patinews.com

redaksi@patinews.com

Related Posts

Kolom

Menilik Manuskrip Al-Qur’an di Museum Masjid Agung Demak

4 Juni 2025
46
Kolom

Mushaf Al Qur’an No 7 Museum Masjid Agung Demak: Warisan Budaya dari Demak

2 Juni 2025
38
Analisis Manuskrip Mushaf Ponpes Al-Yasir Jekulo Kudus
Kolom

Analisis Manuskrip Mushaf Ponpes Al-Yasir Jekulo Kudus

28 Mei 2025
82
Kolom

KODIKOLOGI MUSHAF AL-QUR’AN DI MASJID JAMI’: KAJIAN NASKAH SEBAGAI WARISAN BUDAYA ISLAM

12 Mei 2025
171
Pentingnya Sekolah Mendorong Gerakan Pramuka
Kolom

Pentingnya Sekolah Mendorong Gerakan Pramuka

2 September 2024
79
ilustrasi akuntansi perencanaan keuangan dok freepik.com
Kolom

5 Profesi Menarik yang Bisa Ditekuni Lulusan Akuntansi

8 Juli 2024
67
Seedbacklink
No Result
View All Result

Terbaru

  • Kapolsek Pamotan Dukung Akses Permodalan Petani Melalui Sosialisasi KUR Bank Himbara
  • Kapolres Rembang Pimpin Monitoring dan Evaluasi Anggaran Bulan Mei Tahun 2026
  • Polres Rembang Ajak Masyarakat Nonton Bareng Opening Piala Dunia 2026 
  • Tingkatkan Profesionalisme, Unit Gakkum Satlantas Polres Rembang Gelar Refreshing TPTKP Kecelakaan Lalu Lintas
  • Polisi Rembang Hadir Dampingi Tracing TB Paru, Wujud Dukungan Polri terhadap Kesehatan Masyarakat
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

© 2020 patinews.com - Pati Hari Ini patinews.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Patinews.com
  • Berita
    • event
    • Olahraga
    • politik
    • bisnis
  • wisata
    • kuliner
    • Sejarah
  • Lowongan Kerja
  • Kontak
  • Youtube
  • Kirim Artikel/Berita

© 2020 patinews.com - Pati Hari Ini patinews.