• Patinews.com
  • Berita
    • event
    • Olahraga
    • politik
    • bisnis
  • wisata
    • kuliner
    • Sejarah
  • Lowongan Kerja
  • Kontak
  • Youtube
  • Kirim Artikel/Berita
  • Login
Patinews Berita Pati Hari Ini
  • Home
  • NewsPrime
  • Tech
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Review
  • Kirim Artikel/BeritaCreate Story
No Result
View All Result
  • Home
  • NewsPrime
  • Tech
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Review
  • Kirim Artikel/BeritaCreate Story
Patinews Berita Pati Hari Ini
No Result
View All Result
Patinews Berita Pati Hari Ini
No Result
View All Result
Home Kolom

Realitas Beauty Privilege di Masyarakat

patinews.com by patinews.com
2 November 2021
in Kolom
Reading Time: 2 mins read
A A
0
125
VIEWS
Share on WAShare on FBShare on Twitter

Realitas Beauty Privilege di Masyarakat

 

Dewasa ini, istilah beauty privilege  atau hak istimewa bagi orang yang dinilai menarik oleh masyarakat lebih sering digunakan sebagai bentuk sindiran  untuk orang yang sesuai dengan kriteria penerima privilege tersebut.

RelatedPosts

Menilik Manuskrip Al-Qur’an di Museum Masjid Agung Demak

Mushaf Al Qur’an No 7 Museum Masjid Agung Demak: Warisan Budaya dari Demak

Analisis Manuskrip Mushaf Ponpes Al-Yasir Jekulo Kudus

Namun, bagaimanakah realitas beauty privilege di kehidupan nyata? 

Kemarin, Selasa (2/11/2021) salah seorang mahasiswi di Makassar membagikan pendapatnya mengenai beauty privilege, Aisyah mengatakan bahwa semua manusia berhak mendapatkan hak dan perlakuan yang sama, baik yang mempunyai paras menarik maupun yang dianggap tidak menarik.

“Kenapa harus dibeda-bedakan, padahal jika seseorang mempunyai hak untuk mendapat kemudahan dalam segala urusan , orang tersebut harus memiliki potensi untuk mendapatkan haknya itu, bukan karena berparas menarik saja. Menurut saya harusnya beauty privilege ditiadakan, karena semua orang berhak mendapatkan haknya masing-masing”, ucapannya saat ditanya mengenai beauty privilege.

Menurut Aisyah, fenomena beauty privilege ini juga merugikan perempuan, karena eksistensinya yang hanya memberi ruang untuk perempuan yang dianggap cantik oleh masyarakat, sedangkan mereka yang kurang sesuai dengan standar kecantikan, membuat ruang gerak mereka semakin sempit.

“Beauty privilege juga merugikan perempuan, karena jika hanya perempuan yang berparas cantik saja yang didahulukan, maka untuk perempuan yang dianggap kurang menarik akan sulit untuk mendapat hak yang seharusnya ia peroleh”, tuturnya mengakhiri.

Mahasiswi lainnya berpendapat sama, bahwa keberadaan beauty privilege menjadi salah satu masalah karena penilaian manusia hanya dilihat berdasarkan fisik semata. Adibah mengakatakan jika masyarakat pada umumnya hanya melihat dari cover suatu individu saja, dan dengan privilege yang dimiliki membuat individu tersebut memperoleh perlakuan yang berbeda dari orang-orang sekitar.

“Kalau di era sekarang, yang saya lihat dan saya temui itu banyak orang orang kenyataannya hanya melihat fisik saja atau bisa dikatakan cantik adalah segalanya dan itu memang benar terjadi. Fakta beauty privilage yang saya temui bahwa orang-orang yang memiliki kecantikan atau ketampanan pasti mendapat perlakuan yang berbeda”, jawabnya.

Selain perlakuan istimewa , Adibah menuturkan bahwa orang yang memiliki beauty privilege juga  mendapat kerugian yang sama nilainya jika dibandingkan dengan keistimewaan yang diperoleh.

“Berada di posisi beauty privilege itu 50% menguntungkan dan 50% merugikan. Menguntungkan karena mendapat pelayanan berbeda atau hak istimewa. Merugikan karena kadang di-bully dalam artian mendapat hujatan, aktivitas yang dilakukan jadi fitnah, dan  cowok yang mendekat bisa saja karena hanya melihat penampilan bukan benar benar mencintai secara tulus”, tuturnya mengakhiri.

Dari kedua jawaban tersebut memberi kejelasan akan fenomena beauty privilege yang terjadi di kehidupan sehari-hari serta dampaknya relatif yang terbilang meresahkan dalam hidup bermasyarakat.

Berdasarkan jurnal penelitian Attractiveness privilege : the unearned advantages of physical attractivenesss, menjelaskan mengapa manusia lebih memberi perhatiannya kepada orang-orang yang memiliki daya tarik, disebabkan hubungan kesehatan dan kesuburan reproduksi, di mana dua hal tersebut berhubungan dengan kelanjutan hidup manusia. 

Citizen Reporter: Intania Annisa Gita 

Tags: berita patijatengkabar patimediapatinewspatipati hari inipatihitspatinewssentralpatinewssuara patisuarapatinewswarta pati
patinews.com

patinews.com

redaksi@patinews.com

Related Posts

Kolom

Menilik Manuskrip Al-Qur’an di Museum Masjid Agung Demak

4 Juni 2025
46
Kolom

Mushaf Al Qur’an No 7 Museum Masjid Agung Demak: Warisan Budaya dari Demak

2 Juni 2025
38
Analisis Manuskrip Mushaf Ponpes Al-Yasir Jekulo Kudus
Kolom

Analisis Manuskrip Mushaf Ponpes Al-Yasir Jekulo Kudus

28 Mei 2025
82
Kolom

KODIKOLOGI MUSHAF AL-QUR’AN DI MASJID JAMI’: KAJIAN NASKAH SEBAGAI WARISAN BUDAYA ISLAM

12 Mei 2025
171
Pentingnya Sekolah Mendorong Gerakan Pramuka
Kolom

Pentingnya Sekolah Mendorong Gerakan Pramuka

2 September 2024
79
ilustrasi akuntansi perencanaan keuangan dok freepik.com
Kolom

5 Profesi Menarik yang Bisa Ditekuni Lulusan Akuntansi

8 Juli 2024
67
Seedbacklink
No Result
View All Result

Terbaru

  • Kapolsek Pamotan Dukung Akses Permodalan Petani Melalui Sosialisasi KUR Bank Himbara
  • Kapolres Rembang Pimpin Monitoring dan Evaluasi Anggaran Bulan Mei Tahun 2026
  • Polres Rembang Ajak Masyarakat Nonton Bareng Opening Piala Dunia 2026 
  • Tingkatkan Profesionalisme, Unit Gakkum Satlantas Polres Rembang Gelar Refreshing TPTKP Kecelakaan Lalu Lintas
  • Polisi Rembang Hadir Dampingi Tracing TB Paru, Wujud Dukungan Polri terhadap Kesehatan Masyarakat
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

© 2020 patinews.com - Pati Hari Ini patinews.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Patinews.com
  • Berita
    • event
    • Olahraga
    • politik
    • bisnis
  • wisata
    • kuliner
    • Sejarah
  • Lowongan Kerja
  • Kontak
  • Youtube
  • Kirim Artikel/Berita

© 2020 patinews.com - Pati Hari Ini patinews.