Kendala Orangtua dalam Mendampingi Anak Belajar di Rumah
Penulis : Aliyana Setya Dewi
Virus corona yang dengan cepat menyebar, membuat perubahan aktivitas dari berbagai sektor kehidupan manusia saat ini. Hal ini mensiasati akan tertularnya virus tersebut, dan mengikuti himbauan dari pemerintah.
Salah satu bidang yang menjadi perhatian khusus adalah pendidikan. Proses pendidikan pada masa pandemi mengahruskan pembelajaran dari rumah atau bisa disebut daring. Berbagai polemik akan hal ini menjadi suatu permasalahan yang baru.
Menanggapi hal tersebut, pemerintah mengambil kebijakan akan hal ini dengan mengganti pembelajaran dengan cara daring. Diharapkan dengan kebijakan itu berbagai lembaga pendidikan untuk merubah sistem pembelajaran, sehingga meminimalkan penyebaran wabah tersebut.
Hal yang sama juga dilakukan oleh berbagai negara yang terpapar wabah tersebut, kebijakan lockdown atau karantina bisa meminimalisir interaksi yang melibatkan banyak orang.
Kendala – kendala orang tua dalam mendampingi anak belajar di rumah pada masa pandemi Covid- 19 adalah kurangnya pemahaman materi oleh orang tua, kesulitan orang tua dalam menumbuhkan minat belajar anak, tidak memiliki cukup waktu untuk mendampingi anak karena harus bekerja, orang tua tidak sabar dalam mendampingi anak saat belajar dirumah, kesulitan orang tua dalam mengoperasikan gadget, dan kendala terkait jangkauan layanan internet. Penelitian ini diharapkan mampu menggali kendala- kendala orang tua dalam mendampingi anak ketika belajar dirumah sehingga penelitian ini mampu berkontribusi terhadap penelitian selanjutnya dalam menggali solusi untuk masalah- masalah tersebut.
Secara spesifik, kendala yang dialami orang tua dalam mendampingi anak belajar dirumah di masa pandemi Covid-19 akan dijabarkan dibawah ini.
1.Kurangnya Pemahaman Materi Oleh Orang Tua
Orang tua membantu anak belajar dirumah berdasarkan kegiatan yang ada disekolah, seperti membacakan buku cerita yang mendidik dan membantu anak mengerjakan tugas-tugas dari sekolah (Diadha, 2020). Pembelajaran tidak bisa maksimal jika orang tua belum sepenuhnya memahami materi yang diberikan oleh guru untuk diajarkan kepada anak, seperti yang diungkapkan oleh penelitian sebelumnya bahwa bahwa orang tua harus benar benar menguasai materi pembelajaran yang diberikan oleh guru agar terlaksananya pendidikan dirumah menjadi sukses (Irma et al., 2019) .
2.Kesulitan Dalam Menumbuhkan Minat Belajar Anak
Dalam proses pembelajaran di rumah, pastilah anak mengalami kecemasan, stress, sedih, bosan, jenuh, dan perasaan lainnya sehingga menurunkan minat belajar anak. Bagi anak seperti ini disinilah peran orang tua sangat dibutuhkan agar anak memiliki self-regulating sehingga mampu mengajarkan dirinya dalam upaya memberikan penguatan secara internal. Bila anak telah memulai membangun penguatan di dalam dirinya sesuai dengan tugas-tugas pembelajaran yang dijalaninya hal ini akan memberikan dampak yang signifikan bagi diri anak. (Subarto, 2020).
3.Kesulitan Dalam Mengoperasikan Gadget
Mengingat bahwa didalam pembelajaran daring, tidak semua orang tua mampu megoperasikan gadget, penting untuk diperhatikan bahwa komunikasi antara orang tua dan guru sangat dibutuhkan dalam hal ini (Herliandry et al., 2020) guru bisa meminimalkan tingkat kesulitan penggunaan gadget terhadap orang tua yang memiliki keluhan terhadap pengoperasian gadget. Guru bisa memberikan pekerjaan siswa melalui pesan singkat kepada orang tua dan membantu anak untuk menyelesaikannya.
Dari penjelasan diatas dapat disimpulkan bahwa Secara umum kendala- kendala orang tua dalam mendampingi anak belajar di rumah di masa pandemi Covid-19 yaitu kurangnya pemahaman materi oleh orang tua, kesulitan orang tua dalam menumbuhkan minat belajar anak, tidak memiliki cukup waktu untuk mendampingi anak karena harus bekerja, orang tua tidak sabar dalam mendampingi anak saat belajar dirumah, kesulitan orang tua dalam mengoperasikan gadget, dan kendala terkait jangkauan layanan internet.
(*)



