• Patinews.com
  • Berita
    • event
    • Olahraga
    • politik
    • bisnis
  • wisata
    • kuliner
    • Sejarah
  • Lowongan Kerja
  • Kontak
  • Youtube
  • Kirim Artikel/Berita
  • Login
Patinews Berita Pati Hari Ini
  • Home
  • NewsPrime
  • Tech
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Review
  • Kirim Artikel/BeritaCreate Story
No Result
View All Result
  • Home
  • NewsPrime
  • Tech
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Review
  • Kirim Artikel/BeritaCreate Story
Patinews Berita Pati Hari Ini
No Result
View All Result
Patinews Berita Pati Hari Ini
No Result
View All Result
Home ekonomi

Keluh Kesah Pedagang Kaki Lima Menghadapi PPKM

patinews.com by patinews.com
14 September 2021
in ekonomi
Reading Time: 2 mins read
A A
0
57
VIEWS
Share on WAShare on FBShare on Twitter

Penulis: Luluk mafrukhah

Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat adalah kebijakan Pemerintah Indonesia sejak awal tahun ajaran baru 2021 untuk menangani pandemi Covid-19 di Indonesia. Pemberlakuan PPKM karena pada masa menjelang masuknya tahun ajaran baru terjadi peningkatan wabah dan korban covid 19 yang meningkat daripada bulan sebelumnya.

RelatedPosts

Kurs Dolar di Google Jatuh ke Rp 8.170,65, Erorkah?

9 Tempat Belanja Online Terpercaya

Tapioka Impor Banjiri Pasar Lokal, Pengusaha: Resi Gudang Tidak Jalan

Wilayah Pati barat yang berbatasan dengan kabupaten Jepara sendiri pada saat sebelum masuknya tahun ajaran baru banyak sekali masyarakat yang terpapar positif dan rumah sakit sendiri kewalahan menghadapi pasien, de ygngan adanya PPKM memang sangat berdampak pada pedagang-pedagang kaki lima, bahkan mereka mempersiapkan barang dagangannya dan mangkal lebih awal dari biasanya.

Menurut salah satu pedagang nasi kucing mas andries yang saya tanya mengatakan, “Saya sendiri tidak mengetahui mbak bagaimana teman saya penjualannya , karena di waktu awal kebijakan PPKM saya selama 17 hari libur tidak berjualan,” papar mas andries.

Pedagang nasi kucing itu biasa mangkal dialun alun kelet, yang kebetulan alun alun kelet memang masuk pada wilayah ruimah sakit, tetapi ketika dia sudah berjualan meskipun PPKM sudah menurun levelnya, dia mengalami sedikit penurunan omset penjualan.

Desa kelet, desa wilayah jepara bagian timur yang berbatasan langsung dengan desa Mojo yang sudah masuk wliayah kabupaten pati, ibaratnya kota bagi wilayah perbatasan. Karena warga kecamatan Cluwak sendiri lebih banyak mencari kebutuhan ekonomi maupun hal kecil lainnya, lebih memilih ke Kelet yang dekat daripada ke Tayu yang memang kotanya Pati bagian barat, walaupun sebuah desa kecil namun kelet mempunyai fasilitas seperti pasar, alun alun, dan RSUD ,dan juga kantor Polisi. Jadi pada masa PPKM tepat pukul 20.00 polisi akan keliling untuk membubarkan kerumunan yang datang dari berbagai wilayah,

“Berdampak si mbak, Cuma sedikit tidak sampai rugi,” ujar bapak yang menjual ayam kentaki yang bertempat dipasar Kelet. Namun berbeda lagi dengan pedagang yang lain yang justru merasakan keuntungan yang lebih besar daripada sebelum adanya PPKM

“Alhamdulillah mbak, PPKM malah omset penjualan lebih daripada sebelum PPKM, setiap jam 19,30 sudah habis mbak, pokoknya sebelum jam 20 sudah habis, anak-anak muda banyak yang makan disini, mungkin karena pas dengan hari libur juga mbak belum sekolah di kelas,” ujar ibu penjual nasi goreng yang bertempat didepan indomaret kelet.

Kebijakan pemerintah mengadakan pembatasan kegiatan masyarakat diberlakukan dengan baik walaupun terkadang ada satu dua warga yang melebihi jam operasional namun dari tim Satgas covid- 19 dapat menanganinya dengan baik.

(*)

Tags: berita patijatengkabar patimediapatinewspatipati hari inipatihitspatinewssentralpatinewssuara patisuarapatinewswarta pati
patinews.com

patinews.com

redaksi@patinews.com

Related Posts

Kurs Dolar di Google Jatuh ke Rp 8.170,65, Erorkah?
ekonomi

Kurs Dolar di Google Jatuh ke Rp 8.170,65, Erorkah?

1 Februari 2025
187
9 Tempat Belanja Online Terpercaya
ekonomi

9 Tempat Belanja Online Terpercaya

25 April 2024
35
Tapioka Impor Banjiri Pasar Lokal, Pengusaha: Resi Gudang Tidak Jalan
Berita Pati Hari ini

Tapioka Impor Banjiri Pasar Lokal, Pengusaha: Resi Gudang Tidak Jalan

28 Februari 2024
190
Ini Cara Pemdes Tayu Kulon Kurangi Pengangguran
Berita

Ini Cara Pemdes Tayu Kulon Kurangi Pengangguran

17 Juli 2023
187
Upaya Mediasi Ditengah Polemik Penutupan Gudang Filet Ikan Banyutowo
Berita

Upaya Mediasi Ditengah Polemik Penutupan Gudang Filet Ikan Banyutowo

5 Juli 2023
4k
Dewan Sidak Gudang Filet Ikan di Banyutowo, Ada Apa? 
Berita

Dewan Sidak Gudang Filet Ikan di Banyutowo, Ada Apa? 

4 Juli 2023
286
Seedbacklink
No Result
View All Result

Terbaru

  • Bantuan 166.470 Benih Ikan Nila Genjot Pemulihan Perikanan Pascabanjir di Pati
  • Polsek Pancur Gelar Bersholawat dalam Rangka Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026
  • Personel Polres Rembang Laksanakan AG Pagi, Tingkatkan Kesiapsiagaan dan Disiplin Personel
  • Personel Polres Rembang Intensifkan Patroli Dini Hari, Jaga Kamtibmas Tetap Kondusif
  • Plt Bupati Pati Tambah Anggaran Perbaikan Jalan 2027, Respons Keluhan Warga
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

© 2020 patinews.com - Pati Hari Ini patinews.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Patinews.com
  • Berita
    • event
    • Olahraga
    • politik
    • bisnis
  • wisata
    • kuliner
    • Sejarah
  • Lowongan Kerja
  • Kontak
  • Youtube
  • Kirim Artikel/Berita

© 2020 patinews.com - Pati Hari Ini patinews.