ISLAM DAN KEBERSIHAN
Kebersihan yaitu suatu usaha yang dilakukan untuk menghilangkan kotoran pada tempat-tempat yang kotor (Sa’di, 2008: 3). Kebersihan merupakan suatu tindakan yang dilakukan untuk menghilangkan kotoran-kotoran yang ada di lingkungan sekitar. Kebersihan lingkungan sangat mudah dilakukan yaitu, dengan cara menyapu, mengepel lantai, menguras bak kamar mandi, mencuci peralatan masak dan membuang sampah pada tempatnya. Kebersihan pakaian dilakukan dengan cara mencuci, mengeringkan kemudian menyetrika. Sedangkan kebersihan badan dilakukan dengan cara mandi secara teratur.
“Kebersihan pangkal kesehatan” sebuah pepatah yang sering kita dengar, kebersihan itu sangatlah penting untuk selalu diperhatikan karena berhubungan dengan kesehatan. Lingkungan yang bersih akan terhindar dari berbagai penyakit yang akan mengganggu aktivitas-aktivitas seharihari. Melaksanakan hidup bersih akan banyak manfaat yang didapatkan, seperti halnya melaksanakan kegiatan apapun tidak akan terganggu dengan badan yang sehat, tidak akan takut sakit, melaksanakan aktivitas-aktivitas pada tempat yang bersih akan berasa nyaman dan tidak akan khawatir dengan hewan-hewan menakutkan.
Agama dan ajaran Islam menaruh perhatian amat tinggi pada kebersihan, baik itu kebersihan jasmani maupun rohani. Adapun kebersihan jasmani tersebut tidak dapat dipisahkan dengan kebersihan rohani. Oleh karena itu, jika seorang muslim hendak beribadah kepada Allah SWT, wajib hukumnya untuk membersihkan jasmani dan rohaninya terlebih dahulu, karena Allah SWT memerintahkannya. Seseorang dalam melaksanakan ibadah Salat diwajibkan untuk selalu bersih jasmani (fisik) dan rohani (jiwa). Bersih secara jasmani (fisik) seperti bersih badan, pakaian, dan tempat salat, sedangkan bersih secara rohani (jiwa)seperti bersih dari perbuatan syirik, dan dengki.
Kebersihan dalam Islam dapat disebut dengan “thaharah” yang berarti sesuci. Suci dari hadas kecil maupun hadas besar dan juga suci dari najis. Kebersihan dalam Islam sangat dianjurkan oleh Rasulullah Saw karena dengan melakukan kebersihan akan terhindar dari beberapa penyakit yang menyebabkan aktivitas sehari-hari terganggu khususnya dalam melakukan Ibadah. Seperti halnya jika hendak melaksanakan shalat maka pertama yang diperhatikan adalah bersuci terlebih dahulu baik dari badan, pakaian maupun tempat.
Berdasarkan Q.S al-A’la menjelaskan bahwa Allah SWT memerintahkan agar orangorang selalu membersihkan diri jika akan mengerjakan suatu ibadah dan tidak mementingkan kehidupan dunia, karena kehidupan dunia hanya sementara sedangkan kehidupan akhiratlah yang lebih kekal. Orang-orang yang melakukan hal tersebut digolongkan oleh Allah Swt ke dalam golongan orang-orang yang beruntung.
Islam memperkenalkan dan memerintahkan prinsip steril yang diidentikkan dengan “bersuci” (thaharah) adalah membersihkan dan membebaskan sesuatu dari bakteri atau benda yang mengandung bakteri, sedang sesuatu yang kotor atau mengandung jamur diidentikkan dengan “najis”. Kebersihan tidak hanya pada anggota badan saja melainkan pada lingkungan juga. Kebersihan lingkungan juga perlu dijaga dengan sebaikbaiknya dengan cara merawat, membersihkan setiap hari, menyapu, menyiram tanaman supaya lingkungannya bersih dari kotoran-kotoran, debu yang mengakibatkan banyak penyakit.
Kehidupan manusia sangat dipengaruhi oleh badan yang sehat dan lingkungan yang bersih, untuk menjaga pola hidup sehat yang nantinya memberikan pengaruh positif bagi kesehatan seseorang. Begitu juga sebaliknya jika seseorang kurang memperhatikan kesehatan dan kebersihan lingkungan maka dampak yang akan terjadi adanya berbagai virus atau penyakit yang akan menyerang tubuh sehingga tidak lagi merasakan kesehatan.







