Sikap Moderasi Dalam Toleransi di Indonesia

Pentingnya Moderasi Beragama di Era Milenial

Pentingnya Moderasi Beragama di Era Milenial

Sikap Moderasi Dalam Toleransi di Indonesia

Oleh : IRMADAMAYANTI
KKN MDR KUPASUT IPMAFA

Indonesia adalah salah satu negara terbesar didunia. Dengan jumlah penduduk sekitar 265 juta jiwa, indonesia merupakan salah satu negara yang paling majemuk didunia. Kemajemukan itu bisa dilihat dari banyaknya etnis, agama, bahasa, ras, suku dan budaya. Kemajemukan merupakan suatu keindahan yang harus dimaknai sebagai anugerah dari pencipta dan meski kita rawat dengan semangat toleransi.

Makna dari semboyan Bhineka Tunggal Ika ( Berbeda-Beda Tapi Tetap Satu) dengan tegas menjelaskan bahwa indonesia terdiri dari berbagi macam bangsa, suku, adat – istiadat, ras dan agama yang beragam namun semua adalah satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan.

Kemajemukan ini merupakan suatu keindahah yang harus dimaknai sebagai anugerah dari sang pecipta ( ALLAH ) dan kita harus merawat dengan semngat toleransi. Makna dari semboyan Bhineka Tunggal Ika ( Berbeda – beda tetapi tetap satu ) sudah dengan tegas menjelaskan bahwa indondesia terdiri dari berbagai macam suku, agama, ras dan adat istiadat yang beraneka ragam namun semua adalah satu kesatuan bangsa yang tidak bisa dipisahakan.

Biarpun begitu kemajemukan ini pun tak selamanya berjalan dengan mulus seperti apa yang kita harapkan, keberagaman berpotensi ini menyebabkan terjadinya disintegrasi sosial yang disebabkan oleh perbedaan – perbedaan yang terdapat di masyarakat, untuk itu kita perlu menumbuhkan sikap toleransi dan sikap saling menghargai sesama manusia agar kemajemukan ini tetap terjaga di indonesia.

Sikap moderasi beragama ialah suatu cara pandangan mengenai agama dengan tidak mengedepankan akal atau tidak bersifat ekstrim, baik secara ektrim kanan dan eksrtim kiri sehingga siapa pun dapat memberikan cara pandangannya masing – masing dan sedangkan Toleransi ialah suatu sikap saling menghormati dan menghargai antar kelompok atau antar individu dalam masyarakat atau dalam lingkungan.

Pentingnya kita mempunyai sikap toleransi agar kita bisa saling menghormati saling berkerja sama diantara kelompok masyarakat , baik secara etnis, bahasa , budaya, politik atau pun agama. Toleransi juga mencakup banyak bidang, salah satunya yaitu tolerasi beragama yang merupakan saling menghormati dan menghargai penganut agama lain yaitu, kita tidak boleh memaksa orang lain menganut agama kita, dan tidak boleh melarang atau menganggu agama lain beribadah sesuai agama dan kepercayaannya , kita juga harus memberikan semua hak umat agama apapun tanpa dikurangi , dan kita tidak boleh merusak rumah ibadah manapun dan mengejek agama lain.

Sikap toleransi juga dapat menghindari terjadinya diskriminasi, walaupun banyak yang kelompok atau golongan berbeda dalam suatu kelompok dimasyarakat, dengana adanya toleransi keinginan – keinginan dapat mungkin menghindari diri dari peselisihan yang saling merugina kedua belah pihak.

Dan adapun beberapa contoh dari sikap toleransi tersebut yaitu, saling menghargai pendapat orang lain yang berbeda pendapat dengan kita, saling tolong – menolong antar sesama tanpa kita memandang suku , agama, ras budaya, dan antar golongan.
Pengembangan agama dan kehidupan beragama pun tidak boleh juga menjuruskan ke arah pemikiran dan pemahaman agama yang sempit karena hal ini bisa menimbulkan konflik.

Dalam konteks sikap toleransi antar umat beragama islam sendiri mempunyai konsep yang jelas tentang toleransi yaitu “ Tidak ada paksaan dalam agamanya” dan banyak ayat al-qur’an dan hadist – hadist tentang toleransi, makna dari sikap toleransi adalah tidak ada paksaan untuk memeluk agama manapun dan meninggalkan ajaran agamanya masing – masing.

Selain itu, ajaran agama islam juga selalu mengingatkan manusia bahwa seluruh umat manusia diciptakan oleh allah dengan berbeda – beda, dan dijadikannya oleh-Nya berbangsa – bangsa dan bersuku – suku, semua itu tidak lain agar manusia saling menghargai ,mengenal dan saling menghargai dengan agama manapun dan setiap agama tentunya mengajarkan perihal kebaikan dan tidak ada satu pun agamanya mengajarkan ummatnya untuk hidup bermusuhan dengan sesama manusia, berikut adalah anjuan – anjuran setiap agama menyerukan ummatnya untuk saling mempunyai sikap toleransi kepada sesama manusia.

Bahwa setiap pemeluk agama haruslah bersikap toleransi terhapa sesama karena itu merupakan seruan dari agamanya. Sikap toleransi pun harus ditumbuhkan sejak dini dan di ajarkan kepada anak dan cucunya, sehingga bisa menghindari resiko terjadinya gesekan – gesekan yang mengakibatkan perpercahan, dan kesadaran tersebut haruslah ditanamkan sejak dini sehingga mereka semua memiliki pemahanan bahwa perbedaan bukanlah permasalahan melaikan suatu anugerah.

(*).

Exit mobile version