Inspirasi Pagi
Oleh : Ali Musyafak
Masih ingat Quote Of The Day yang saya tulis beberapa hari yang lalu, bahwa _Sahabat yang baik adalah yang selalu mengingatkan kesalahan kita, bukan yang selalu memuji kebenaran kita,_ sahabat seperti itulah yang kita sebut dengan sahabat sejati dan mereka merupakan salah satu rizki yang besar dari Allah, disamping rizki iman, islam, dan kesehatan.
Selama ini mungkin kita kurang menyadari bahwa sahabat sejati itu bagian dari rizki yang tak ternilai, barang kali kita kurang menyadari pula bahwa sahabat yang sering mengingatkan kita dari kesalahan itu dianggap hal yang biasa saja sehingga kita lupa bahwa sahabat sejati itu sangaaat berarti, padahal Seiring dengan perubahan jaman dan waktu yang terus berjalan SAHABAT SEJATI sangat sulit didapatkan, banyak teman tetapi cenderung hanya mengajak dalam kesenangan sesaat
Sahabat sejati bukanlah teman yang sekedar setiap hari bersama – sama, sahabat sejati bukanlah teman yang tidak pernah mau menegor jika kita dalam kesalahan atau melakukan kedzaliman, sahabat sejati bukanlah orang yang selalu meng iyakan dan mendukung terhadap apa yang kita inginkan sedangkan yang kita inginkan suatu kesalahan.
Namun sahabat sejati adalah Orang yang mencintai dan menyayangi kita karena Allah SWT, orang yang tidak rela jika kita jatuh pada jalan yang salah yang bisa menjerumuskan dalam neraka.
Sungguh naif jika kita anggap semua sahabat itu pasti baik, ingat, sahabat itu akan sangat mempengaruhi keimanan dan perilaku seseorang.
Lalu, apa tanda – tandanya sahabat sejati bagi kita sebagai orang yang berman?
Sahabat Anas RA berkata:
Rasulullah SAW bersabda:
_Ada tiga perkara yang barang siapa memilikinya ia akan merasakan kelezatan Iman. Pertama jika seseorang Mencintai Allah dan Rasulullah melebihi cintanya kepada orang lain, kedua jiika seseorang mencintai sesama manusia semata-mata karena Allah, dan yang ketiga jika seseorang enggan kembali kafir setelah diselamatkan Allah dari padanya sebagaimana ia enggan dimasukkan dalam neraka_
(HR : Bukhari & Muslim)
Dari hadis tersebut dapat diambil pelajaran, betapa sangat pentingnya kita memilih seorang sahabat, betapa beruntung dan bersyukurnya jika kita mendapatkan sahabat yang sejati.
Ada orang yang baik Agamanya karena sebab sahabatnya, ada orang yang masuk surga juga sebab temannya. Namun sebaliknya ada orang yang rusak agamanya karena sebab sahabatnya, ada pula orang yang menyesal di akhirat nanti karena sebab sahabatnya, oleh karena itu pastikan bahwa sahabat kita adalah sahabat yang mengajak kita menuju syurga-Nya Allah.
Imam Syafi’i RA. Berkata: jika engkau mempunyai sahabat yang selalu membantumu dalam rangka ketaatan kepada Allah, maka peganglah erat-erat dia, jangan pernah kau lepaskannya karena mencari sahabat baik itu susah, tetapi melepaskannya sangat mudah sekali_
Dalam sebuah hadits Qudsi diriwayatkan:
“Apabila penghuni Surga telah masuk ke dalam Surga, lalu mereka tidak menemukan sahabat-sahabat mereka yang selalu bersama mereka saat di dunia, mereka bertanya kepada Allah, yaa Rabb… Kami tidak melihat sahabat-sahabat kami yang sewaktu di dunia shalat bersama kami, puasa bersama kami dan berjuang bersama kami?. Allah SWT berfirman :
Pergilah ke neraka, lalu keluarkan sahabat-sahabatmu yang di hatinya ada Iman walaupun hanya sebesar zarrah_.(HR. Ibnul Mubarak dalam kitab Az-Zuhd)
Dari situ dapat dipastikan, betapa sangat pentingnya bagi kita untuk memiliki sahabat sejati, agar kita tidak menjadi Orang yang lalai dan merugi di aherat nanti.
Allah SWT. berfirma : Demi masa, Sesungguhnya semua manusia berada dalam kerugian kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebaikan serta saling menasehati untuk kebenaran dan saling menasehati untuk kesabaran. (QS : Al-‘ASR)
Ciri atau pertanda sahabat sejati yang lain ialah senang mengingatkan kita agar selalu bersyukur dan menjauhkan diri dari sifat sombong serta berbakti kepada orang tua
Allah SWT berfirman: “Dan Allah mengeluarkan kamu dari perut ibumu dalam keadaan tidak mengetahui sesuatupun, dan Dia (Allah) memberi pendengaran,penglihatan dan hati agar kamu bersyukur”. (QS : An-Nahl )
Mengingat pentingnya seorang sahabat sejati, maka marilah kita tetap berusaha untuk berbuat baik kepada siapa pun agar kita memperoleh sahabat yang sejati, sahabat yang selalu bersama dalam suka dan duka, sahabat yang selalu peduli dengan kondisi kita, dan akhirnya bisa menyelamatkan dan membahagiakan kita baik saat di dunia apalagi di akherat kelak, dan semoga kita semua selalu dalam rahmat syafaat dan magfirahNya. Amin.
Walkahu a’lam..
