
Patinews.com – Tlogowungu, Babinsa Desa Gunung Sari Koramil 13/ Tlogowungu, Serda Hindarto melaksanakan pendampingan kepada para petani di lereng gunung muria tersebut, tidak hanya tanaman padi saja, namun tanaman jagung milik bapak Kambali juga tidak luput dari perhatiannya karena termasuk dalam komoditas upaya kusus swasembada pangan nasional. (Jum’at, 10/03/2017).
Untuk menghasilkan tanaman jagung yang subur,lahan tanam atau kebun harus digemburkan terlebih dahulu.pengemburan dapat dilakukan dengan cangkul atau bajak.setelah itu dapat diberi dengan pupuk kandang atau kompos.
Penanaman jagung dilakukan dengan membuat lobang lobang menggunakan kayu yang ujungnya diruncingkan. Sedangkan untuk penanaman dilakukan dengan ukuran 70 cm x20 cm..70 cm adalah jarak antar baris dan 20 cm jarak antar tanaman jagung.
Untuk kedalaman lobang 3-5 cm masukkan bibit 1-2 biji setiap lobang dan tutup dengan menggunakan tanah disekitar lobang.
Danramil 13/tlogowungu Kapten ARM Ekut S, berharap program upsus pajale yang diwilayah mari kita sengkuyung bersama dan pendampingan babinsa supaya program swasembada pangan ini berhasil.
Kambali selaku petani di desa tersebut, merasa sangat senang dan mengapresiasikan kegiatan yang dilaksanakan babinsa koramil 13/tlogowungu serda hindarto karena sangat membantu petani dalam mengolah dan menanam jagung. (Patinews.com/ HT)





