Perlunya Aspal Beton di Ruas Jalan Ronggokusumo Ngemplak – Bulumanis
Bagi anda yang sering melewati Jalan Ronggokusumo saat ini pasti akan mengatakan salah satu jalan di Kecamatan Margoyoso yang padat kendaraan. Lalu lintas kendaraan setiap harinya ramai kendaraan. Baik itu kendaraan berat maupun sejenis mobil dan sepeda motor. Pun demikian dengan pejalan kaki. Hampir tiap detik mata memandang jalan ini terasa menyamai kota.
Padahal Jalan Ronggokusumo ini hanya berada di pinggiran Kota Pati. Berada di Kabupaten Pati utara 18 km dari pusat Kabupaten nyatanya tak membuat jalan ini sepi. Justru dari tahun ke tahun semakin dipadati laju kendaraan dan toko maupun swalayan. Namun kepadatan di jalan ini.tidak diimbangi dengan kondisi jalan aspal yan semestinya.
Apalagi dimusim penghujan jalan ini masih ada yang tergenang air dan otomatis itu mengganggu para pengendara dan pejalan kaki.
Menurut orang-orang jalan ini sudah menjadi jalan favorit dari desa sekitarnya. Katakanlah dijuluki jalan poros utama dan telah menjadi ikon ‘jalan keluarga’ karena menjadi pusat pertokoan, swalayan dan warung dipinggir jalan. Meski hanya dijalan Kecamatan toh tetap menjadi jalan ‘enak’ untuk ke berbagai desa pinggiran. Di Jalan Ronggokusumo ini relatif menjadi penghubung berbagai tempat kebutuhan banyak orang. Seperti pertokoan, swalayan, warung, sarana hiburan, pabrik, kantor, Bahkan ada lebih dari 50 pondok pesantren, Sekolahan, Madrasah, Lembaga Ketrampilan dan sebagainya. Jadi rasa-rasanya lumayan beraneka ragam kebutuhan banyak orang.
Jalan ini panjangnya sekitar 2 km yang menghubungkan Desa Ngemplak Kidul – Pasar Bulumanis. Jalan ini milik Pemerintah Kabupaten Pati. Keadaan sekarang kalau hujan deras masih ada yang tergenang. Padahal di bahu selatan sudah ada gorong-gorong air di bahu Utara jalan ada sebagian kecil gorong-gorong air. Banyak orang yang mengatakan gorong-gorong belum maksimal dimasuki air hujan. Juga keadaan jalan aspal masih belum memenuhi kriteria jalan seperti Jalan Ronggokusumo ini. Soal kriteria atau standar jalan Kabupaten ini kita yakin banyak ahli di bidangnya. Ada beberapa orang yang mengatakan jalan ini diganti saja dengan jalan beton atau apalah yangbpenting kuat tagan lama dan kalau hujan air tidak menggenangi jalan.
Jadi kesimpulannya adalah :
1. Perlu dibangun jalan aspal beton
2. Perlu dibuatkan parkir bus besar yang memadai
3. Pembangunan gorong-gorong air bahu kiri kanan secara menyeluruh sesuai standar
4. Kelengkapan rambu-rambu jalan
5. Dan lain-lain yang dirasa perlu.
Mudah-mudahan jalan yang sering dilewati bus-bus antar propinsi ini seperti bus ziarah ke Makam Waliyullah Syekh Ronggokusumo dan Ahmad Mutamakin Kajen ini benar-benar menjadi jalan nyaman serta ramah bagi pejalan kaki. Semoga.
Penulis : Imam Muhlis Ali





