Oleh: Arisatun Khoiriyah
Latar belakang faktor masalah
Politik.. Yang pertama kali terlintas didalam pikiran kita pasti masalah, debat, mencari kesalahan, melemahkan lawan dan lail –lain. Tapi dapat diketahui bahwa politik merupakan suatu rangkaian asas, prinsip, kejadian, jalan, cara, maupun alat yang digunakan untuk mencapai tujan tertentu yang kita kehendaki. Dan secara umumnya, politik ini adalah proses yang menyangkut proses penentuan tujuan negara dan cara menjalankannya, untuk didalamnya terdapat suatu tata pelaksanaan yang membutukan kebijakan –kebijakan umum.
Pada dasarnya pengertian politik ini bisa kita artikan sendiri dari arah kita melihatnya. Ketika politik itu berbobot dengan naluri kita atau kita setuju. Itu berarti politik baru kita posisikan kedalam ranah kebenaran. Tak jauh pengertian dari politik itu salah ketika kita sedang rancu dalam keselarasan meskipun itu hal yang benar.
Pada usia menginjak remaja tentu sangat masih labil dalam hal apapun. jika mengambil keputusan dan melakukan apapun. Tentu itu membutuhkan peran orang tua untuk membimbing nya melakukan banyak hal.
Rumusan masalah
Lalu yang seperti apakah pengakuan politik dari para generasi milenial?
Tujuan dari penelitian
Kita dapat mengetahui sudut pandang politik berdasarkan dari pengakuan generasi milenial supaya tidak salah ketika mengambil suatu sumber informasi politik.
Pembahasan
Pengakuan politick dari para generasi milenial
Melalui peran media dalam bidang politik, terkadang anak muda yang tidak terlalu suka dengan politik hal ini dikarenakan dia tidak memikirkan masa depan perkembangan bangsa, Seharusnya anak muda mileniel mampu menjadikan media politik sebagai sarana pencerdasan bukan sekedar menjadikan sarana adu kuat tetapi benar-benar cerdas dalam sebuah gagasan, Nah ini dikatakan sebagai media politik bagi anak muda. Adapun peran media dalam bidang politik sebagai media kampanya. Misalnya, media aplikasi facebook, dari 6.375 akun media sosial didaftarkan untuk kampanye pilkada, Akun Facebook digunakan untuk mengkampanyekan gagasannya untuk menginspirasi pikirannya agar bisa dipilih oleh masyarakatnya, Hal ini menunjukkan bahwa kekuatan anak muda sebagai peluang bagi politik untuk anak muda menyampaikan gagasan. Di sisi lain. selain sebagai media dalam bidang politik juga sebagai informasi seperti iklan politik disosial media. Fenomena sosial media: Buzzer, buzzer semakin memanaskan suhu politik di sosial media, biasanya anak muda sebagai sasaran dan bahkan turut berpartisipasi sebagai buzzer politik, tentu ini menarik, karena disini calonnya baik-baik saja tetapi bawahannya malah rusuh, inilah era dimana pemuda belajar politik.
Nah perlu adanya kewaspadaan generasi milenial yaitu mencerna informasi. Anak muda harus mampu menjual gagasan idenya dengan baik, sehingga bisa diterima nalar baik di kalangan masyarakat, karena sekarang adalah masa demokrasi postrut dimana postrut dikatakan sebagai opini yang diulang-ulang, artinya sebuah opini yang diulang-ulang akhirnya menjadi fakta, itu yang disebut hoax atau fiktif. Maka dari itu kita sebagai anak muda harus memiliki gagasan yang konsisten karena kewaspadaan masyarakat sengat penting khususnya generasi anak muda untuk mencari informasi. Sebelum generasi milenial ini mengambil suatu informasi mereka harus dapat memfilter. Menilai dari berbagai sisi, agar memiliki sudut pandang yang baik
Dampak positif kampanye politik pada media sosial:
- Memberikan informasi
- Sebagai sarana memberikan opini untuk memperkuat suara masyarakat.
- Sebagai sarana komunikasi dan interaksi dengan masyarakat yang ingin bergabung.
- Memperkuat dukungan politik yang potensial
- Dapat mempercepat publikasi dimana sebagai indikator kepopuleran.
- Efisiensi waktu dan dana dalam menjaring simpatisan
- Sarana penyampaian pesan politik, seperti pemilihan partai politik.
- Sebagai sarana keluh kesah.
Dampak negative kampanye politik pada media sosial:
- Adanya isu negative
- Masyarakat menghujat tanpa adanya pertanggung jawaban.
- Adanya perseteruan antar politik, sehingga timbul sudut pandang buruk oleh masyarakat mengenai politik yang dijelek -jelekkan
Dan dalam hal ini media sekarang ini mengubah kehidupan masyarakat sehingga membentuk kenyataan atau realita yang menjadi fungsi dalam berbagai struktur masyarakat. Terutama sekarang ini adanya internet dan televisi untuk memberikan pendidikan politik untuk menciptakan dan meningkatkan kesadaran masyarakat melalui informasi media dan untuk itu dalam media massa dan pengaruhnya terhadap politik itu memiliki peran penting dalam kehidupan bermasyarakat.
Pada dasarnya generasi milenial ini harus bisa mengartikan dalam artian memfilter sendiri baik itu segi kebijakan politik maupun mengambil informasi bukan hanya dari satu arah tapi berbagai arah sekalipun. “Dunia sedang bercanda” itu yang sering dikatakan oleh para generasi milenial para pemuda ketika berdiskusi dalam forum. Karena jenuh dengan kebijakan yang serimg sekali menggungkap kebenaran menjadi ketidak benaran. Ketika politik itu dilihat dengan realita kehidupan, selalu berbeda dan kurang tepat. Ditambah lagi ketika berdiskusi tentang perilaku anak muda yang sering masabodoh dengan perkara politik, tidak mau memilih informasi yang konkrit. Politik itu tidak salah, yang salah adalah penggeraknya, pelakunya yang tidak bijak dalam mengambil suatu permasalahan. Sehingga sulit sekali menselarasan meskipun itu hal yang benar.
Diusia remaja ini tentu sangat masih labil dalam hal mencerna suatu informasi. jika mengambil keputusan dan melakukan apapun. Tentu itu membutuhkan peran orang tua untuk membimbing nya melakukan banyak hal.




