Pentingnya akuntansi bagi Usaha Kecil dan Menengah (UKM) 

Penulis 1 

Nama : Syafina Nicgia Maharani 

Penulis 2 

Nama : Meilan Arsanti, S. Pd., M.Pd.

BAB 1 

PENDAHULUAN 

  1. Latar belakang  

Selama ini yang saya lihat di masyarakat terdekat masih banyak usaha kecil dan  menengah yang belum memahami arti penting akuntansi yang terimplementasi dalam laporan  keuangan, padahal hal tersebut sangat besarmanfaatnya bagi perkembangan usaha kecil dan  menengah. Struktur industri di Indonesia menunjukkan jumlah perusahaan kecil, menengah  dan koperasi justru lebih banyak di bandingkan dengan perusahaan besar. Saat ini banyak  usaha kecil dan menengah yang mengalami kesulitan untuk memperoleh kredit, akibat tidak  jelasnya sistem akuntansi mereka. Bagaimana pihak luar negeri bisa melihat track record  usaha kecil dan menengah, dan tertarik untuk mengikuti investasi jika laporan keuangan saja  mereka tidak ada. Teknologi Daya saing sebagian barang dagangan pengusaha eksportir  Indonesia mulai kehilangan daya saing di pasar. Untuk bisa bersaing dipasar global, aspek  teknologi sudah harusdiperhatikan dan dipertimbangkan sebagai solusi untuk meningkatkan  kualitas proses bisnis perusahaan dan pada akhirnya dapat memenangkan persaingan. Dalam  hal ini akuntan harusdapat menguasai dan memperkenalkan 

  1. Rumusan Masalah  

gaimana caranya memanfaatkan akutansi sebagai alat untuk meningkatkan kinerja  usaha kecil menengah  

Apakah pelaku UKM sudah memakai akutansi? 

Apa saja kegunaan akutansi dalam menggunakan keuangan? 

  1. Tujuan penilisan  

Membantu usaha kecil menengah dan memberi pemahaman tentang pentingnya  system akutansi pada usaha kecil dan menengah dan memberi tahu informasi ini kepada  pemula yang ingin membuat suatu usaha  

  1. Manfaat penulisan  

Memahami kendala yang dihadapi oleh usaha kicil menengah dan mengetahui  kegunaan akutansi dalam usaha kecil dan menengah 

BAB 2 

PEMBAHASAN 

Masih banyak pengusaha kecil yang tidak mengerti system akuntansi pada usaha mereka. Hal ini dipengaruhi beberapa faktor yaitu diantaranya: 

  1. Anggapan mengenai usaha yang mereka jalankan merupakan usaha keluarga dan  tidak begitu besar maka tidak diperlukan akuntansi. 
  2. Karena kurangnya pengetahuan pengusaha kecil atau keterampilannya yang  berhubungan dengan akuntansi.  
  3. Tidak adanya tenaga ahli dibidang akuntansi. 
  4. Dana yang digunakan seringkali bercampur dengan dana sendiri, atau langsung  digunakan untuk membeli barang tanpa sempat melakukan akuntansi terlebih  dahulu.  
  5. Akutansi terlalu susah, sehingga tidak ada waktu untuk membuat. Masih banyak  kerjain yang harus dilakukan  
  6. Kegiatannya yang ada masih terbatas sehingga pendapatannya tidak tetap. 

Para pengelolah usaha kecil menengah ini masih belum menyadari bahwa akuntansi  merupakan aspek manajemen untuk menciptakan usha yangbagus sistemnya , sekecil apapun  data keuangan itu, harus dicatat dengan baik dan ada pembuktian melalui laporan. 

Melihat banyak UKM yang pembukuan nya belum baik, maka peran akuntan akan sangat  penting bagi UKM untuk membantu memberikan pelatihan dan pemahaman akan pentingnya  akuntansi serta memberikan pemahaman tentang bagaimana cara pencatatan dan pembuatan  laopran keuangan yang baik. Pembukuan UKM harus yang baik akan banyak manfaatnya,  selain membuat data keuangan usaha menjadi rapi, pihak pemberi bantuan atau modal usaha  juga akan lebih percaya apabila akan memberi suntikan dana. 

Dengan pengaruh lingkungan bisnis yang besar, usaha kecil dan menengah yang ingin maju  mulai berbenah untuk meningkatkan kemampuannya dalam segala hal untuk memenangi  persaingan. Persaingan itu sendiri bukan hanya persaingan dalam negeri saja tetapi juga  mulai merambah terhadap persaingan global. Globalisasi pasar sendiri dapt memberikan  dampak positif pada perkembangan perusahaan menengah dan kecil dan keunggulan bersaing  di sector ekonomi atau industri tertentu. Menyikapi hal ini akuntan harus juga meningkatkan  kemampuannya untuk membantu UKM memasuki pasar global tersebut. Akuntan tidak  hanya melatih UKM membuat laporan keuangan, tetapi memberi masukan strategi apa yang  perlu diambil dalam dalam memenangkan persaingan tersebut dengan menciptakan informasi  non keuangan seperti proses bisnis internal, pertumbuhan pembelajaran dan kepuasan  pelanggan.

BAB 3 

PENUTUP 

Kesimpulan  

Banyaknya seseorang sering kali menganggap akuntansi kurang penting pada saat mereka  melakukan pembelian atas suatu barang pada usaha mereka, sehingga mereka melupakan  bukti yang seharusnya menjadi lampiran dalam melakukan pencatatan akuntansi. Seringkali  pemilik usaha kecil dan menengah mengabaikan perlunya suatu proses Akuntansi bagi usaha  mereka, karena persepsi seseorang yang salah bahwa Akuntansi hanyalah untuk perusahaan  besar saja. Sebesar apapun usaha Anda, Akuntansi sangat diperlukan jika Anda ingin usaha  Anda berkembang. Selain itu mengingat relatif banyaknya manfaat yang bisa diperoleh dari  penerapan akuntansi, maka pelaku UKM yang belum juga menerapkan akuntansi maka agar  mulai menerapkan akuntansi pada usaha mereka sendiri. Sedikit apapun itu transaksi yang  terjadi pada usaha kecil, sesederhana apapun metode yang dipakai, informasi yang dihasilkan  dari proses akuntansi akan memberikan pengaruh yang relevan atau bagus bagi kelangsungan  UKM.

Exit mobile version