• Patinews.com
  • Berita
    • event
    • Olahraga
    • politik
    • bisnis
  • wisata
    • kuliner
    • Sejarah
  • Lowongan Kerja
  • Kontak
  • Youtube
  • Kirim Artikel/Berita
  • Login
Patinews Berita Pati Hari Ini
  • Home
  • NewsPrime
  • Tech
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Review
  • Kirim Artikel/BeritaCreate Story
No Result
View All Result
  • Home
  • NewsPrime
  • Tech
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Review
  • Kirim Artikel/BeritaCreate Story
Patinews Berita Pati Hari Ini
No Result
View All Result
Patinews Berita Pati Hari Ini
No Result
View All Result
Home Opini

Peningkatan Kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga di Tengah Pandemi Covid-19

Dewi Widi Astuti by Dewi Widi Astuti
20 November 2020
in Opini
Reading Time: 2 mins read
A A
0
80
VIEWS
Share on WAShare on FBShare on Twitter

PENINGKATAN KASUS KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA DI TENGAH PANDEMI COVID-19

Saat ini dunia di hebohkan dengan adanya wabah virus Covid-19. Pandemic covid-19 tidak hanya berdampak pada aktivitas ekonomi, pendidikan, Kesehatan, sosial namun kekerasan dalam rumah tangga meningkat sejak adanya pandemi covid-19. Perempuan dan anak-anak sebagai korban yang paling banyak dalam kekerasan rumah tangga. Di Indonesia tanggal 2 Maret- 25 Maret 2020 sebanyak 275 kasus kekerasan yang dialami perempuan dewasa dengan korban 277 orang, serta 368 kasus kekerasan yang di alami anak-anak dengan korban 407 anak.
Kekerasan Dalam Rumah Tangga adalah bentuk kejahatan yang terjadi didalam suatu rumah tangga yang dilakukan oleh suami kepada istrinya atau sebaliknya oleh istri kepada suaminya. Yang mana kekerasan rumah tangga merupakan salah satu bentuk kejahatan yang timbul dalam keluarga karena hubungan pelaku dan korban tidak setara. Hal ini terjadi karena tidak adanya kesepahaman dan saling pengertian akan hak dan tanggung jawabnya dalam keluarga, disatu pihak merasa kekuasaan penuh (superprioritas) sedangkan pihak lain merasa sebagai pelengkap dalam keluarga, sehingga terlahirlah berbagai bentuk kekerasan yang pada realitanya banyak dialami oleh kalangan perempuan.
Banyaknya kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) di Indonesia mari kita bersama-sama mencegah KDRT agar tidak lagi bermunculan kasus KDRT saat pandemic covid-19. Mencintai keluarga sepenuh hati walaupun dengan kondisi saat ini karena dengan adanya pandemic covid-19 kita lebih sering menghabiskan waktu dengan keluarga. Bahagiakanlah selama keluargamu masih ada jika tidak suatu saat nanti pasti akan menyesal jika salah satu keluarga yang kita cinta pulang ke rumah Tuhan. Masih banyak manusia yang tidak memiliki keluarga namun masih Bahagia dengan kehidupan di dunia lantas jangan buang waktumu untuk keluarga yang sejatinya kita cintai.
Upaya pencegahan Kekerasan Dalam Rumah Tangga merupakan kewajiban bersama antara pemerintah dan masyarakat. Hal tersebut kemudian dicoba dimasukkan dalam UU PKDRT. Ini terkait dengan locus terjadinya KDRT diranah privat, sehingga pemerintah tidak bisa begitu saja masuk atau memantau rumah tangga tersebut secara langsung sehingga dibutuhkan keterlibatan masyarakat dalam memantau dan mencegah terjadinya KDRT. Dalam pasal 15 menjelaskan mengenai kewajiban “ setiap orang yang mendengar, melihat atau mengetahui terjadinya kekerasan dalam rumah tangga wajib melakukan upaya-upaya sesuai dengan batas kemampuannya untuk mencegah berlangsungnya tindak pidana, memberikan perlindungan kepada korban, memberikan pertolongan darurat dan membantu proses pengajuan permohonan penetapan perlindungan”.
Ada 6 langkah dalam mencegah Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) :
1. Kenali sumber kemarahan anda. Perasaan apa yang menjadi sumber kemarahan anda seperti merasa kewalahan, tidak dihargai, tidak aman, malu.
2. Kenali tanda-tandanya seperti stress, jantung berdebar, muncul pikiran-pikiran negative, suara meninggi.
3. Stop (berhentilah) – take a deep breath (ambil nafas dalam-dalam) – consider options (pertimbangkan pilihan-pilihan) – proceed (lakukan). Semakin sering anda lakukan teknik ini, anda akan semakin terlatih.
4. Ambil jeda. Masalah anda mungkin tidak berubah, tapi cara anda menangani masalah dapat anda ubah. Ganti pikiran negative dengan bersyukur terhadap apa yang anda miliki.
5. Merawat diri. Makan dengan baik, olahraga, berbicara dengan teman yang anda percayai atau professional dan hidari penggunaan zat terlarang.
6. Menjadi bertanggungjawab. Meminta maaf jika anda mengatakan atau melakukan hal yang menyakitkan, berkomitmen untuk melakukan hal yang lebih baik, dan bertindak dengan integritas.

RelatedPosts

Susyi dan Keamanan Pangan: Kesegaran dan Risiko Sepotong Ikan Mentah

Narasi Beracun

DPR Hanya Kumpulan “Korea”? Demo ke DPR untuk Apa?

Oleh : Muhammad Hanif Mahzumi

 

Tags: berita patikabar patipatipati hari inipatinewssuara patiwarta pati
Dewi Widi Astuti

Dewi Widi Astuti

Related Posts

Opini

Susyi dan Keamanan Pangan: Kesegaran dan Risiko Sepotong Ikan Mentah

23 Juni 2026
27
Opini

Narasi Beracun

7 Oktober 2025
345
DPR Hanya Kumpulan “Korea”? Demo ke DPR untuk Apa?
Opini

DPR Hanya Kumpulan “Korea”? Demo ke DPR untuk Apa?

22 September 2025
93
Membangun Tata Kelola Yayasan Pendidikan Madrasah yang Modern dan Adaptif di Tengah Dinamika Perubahan
Opini

Membangun Tata Kelola Yayasan Pendidikan Madrasah yang Modern dan Adaptif di Tengah Dinamika Perubahan

14 Juli 2025
85
Menatap Tahun Ajaran Baru: Ijazah Itu Hanya Tanda Anda Pernah Sekolah, Bukan Pernah Berpikir
Opini

Menatap Tahun Ajaran Baru: Ijazah Itu Hanya Tanda Anda Pernah Sekolah, Bukan Pernah Berpikir

10 Juli 2025
183
Mendobrak Kepalsuan Akademik: Refleksi Kebijakan Bupati Pati
Opini

Saat SD Negeri Sepi Peminat: Fenomena Baru SPMB di Kabupaten Pati

18 Juni 2025
572
Seedbacklink
No Result
View All Result

Terbaru

  • Patroli Malam Minggu, Polres Rembang Tingkatkan Pengamanan Cegah Gangguan Kamtibmas
  • Kapolsek Kragan Pimpin Pengamanan Lomba Miniatur Sound System, Kegiatan Berlangsung Aman dan Kondusif
  • Pelanggaran Lawan Arah Masih Jadi Ancaman Keselamatan Berlalu Lintas
  • Nobar Piala Dunia 2026 dan Launching Logo Hari Jadi Pati ke-703, Kasdim 0718/Pati Ajak Perkuat Kebersamaan
  • Makna Logo Hari Jadi ke-703 Kabupaten Pati, Semangat “Sumunar Terang Mbangun Kamajengan”
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

© 2020 patinews.com - Pati Hari Ini patinews.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Patinews.com
  • Berita
    • event
    • Olahraga
    • politik
    • bisnis
  • wisata
    • kuliner
    • Sejarah
  • Lowongan Kerja
  • Kontak
  • Youtube
  • Kirim Artikel/Berita

© 2020 patinews.com - Pati Hari Ini patinews.