Pelda Sunardi Bersama Mantri Tani, Panen Padi Ubinan Di Desa Mantingan Jaken

Pelda Sunardi Bersama Mantri Tani, Panen Padi Ubinan Di Desa Mantingan Jaken

Pelda Sunardi Bersama Mantri Tani, Panen Padi Ubinan Di Desa Mantingan Jaken

Patinews.com – Jaken, (Jum’at, 10 Februari 2017), Untuk mengetahui tingkat produktivitas tanaman antara lain dapat dilakukan dengan sistem panen ubinan. Apa itu Ubinan?, Sistem ubinan dibuat agar dapat melihat hasil dan mewakili hasil hamparan. Dalam budidaya padi, hasil panen berlimpah merupakan impian bagi seluruh petani padi.

Banyak petani yang belum menguasai teknik perhitungan perkiraan produksi padi pada lahan mereka. Perkiraan produksi kebanyakan hanya mengandalkan pengamatan visual dan mempercayakan perkiraan hasil dengan metode penaksiran produksi oleh penebas atau tengkulak yang hasilnya sangat subjektif dan tidak bisa dipertanggung jawabkan keakuratannya secara ilmiah.

Metode ubinan adalah teknik yang paling banyak digunakan untuk memperkirakan produksi padi. Metode ini menggunakan teknik sampling hasil panen dengan luasan tertentu (umumnya 2,5 x 2,5 m). Teknik ini banyak dilakukan oleh petugas dari penyuluh atau dinas pertanian dan petugas perusahaan pestisida/pupuk/alsintan pertanian dalam mengukur produksi pada kegiatan panen raya ataupun kegiatan rutin lainnya. Pada teknik ubinan, perkiraan produksi dilakukan pada saat padi sudah siap untuk dipanen.

Dalam ubinan kali ini yang yang dilaksanakan pada hari ini (Jum’at, 10 Pebruari 2017 pukul 08.30) di Desa Mantingan Babinsa Pelda Sunardi bersama dengan mantri tani, Suhardi, koordinator penyuluhan Wiwik dan PPL bapak Narpada serta Eka Santoso telah mengambil sampel ubinan disawah ibu Simah dengan luas 1004 m2 dengan hasil ubinan 4,48 kg jenis ciherang.

Dan dalam perhitungan dari ubinan tersebut didapat hasil 716,8 kg. Sementara ubinan di tempat bapak Suyono dengan luas 1068 M2 menghasilkan 3,73 kg dengan hasil 596.8 kg. Meski menuju tempat ubinan harus berjalan kaki kurang lebih 1 km karena jalan yang tidak memungkinkan untuk dilewati sepeda motor tapi kami merasa lega karena dapat mengetahui dan melihat nyata hasil panen kali ini, ujar mantri tani bapak Suhardi.

Baca juga:   Ratusan Penjaga Sekolah Non K-2 se Pati, Dapatkan Tali Asih

Sedangkan ibu Simah dan bapak Mulyono mengatakan, “sungguh sangat peduli sekali bapak mantri tani bapak ppl serta bapak babinsa dalam tugas ini meski jalan kaki sejauh ini tapi sangat peduli untuk mengetahui hasil panen para petani yang ada di desa Mantingan. Sehingga hasil apa yang sebenarnya dilapangan dapat diketahui nyata”.

Lebih lanjut Danramil 16/ Jaken Kapten Inf. Urip Widodo dalam kesempatan terpisah di sela-sela kegiatan jambanisasi mengatakan, “teknik ubinan adalah cara yang mudah dan dapat diterima untuk mengetahui hasil produksifitas atau panen padi yang oleh para petani lakukan. Karena dengan ubinan akan diketahui hasilnya dalam 1 ha. Upsus yang pemerintah canangkan sejak tahun lalu mampu meningkatkan produksi sektor pertanian terutama komoditi tanaman pangan khususnya padi”.

“Ketahanan dan kestabilan pangan sangat berdampak dengan kestabilan ketahanan nasional. Kemandirian pangan akan menghindari kerawanan pangan yang berimbas pada kegoncangan suatu negara. Kegiatan ini bisa berjalan dengan baik karena adanya kerja sama antar instansi dan petani di lapangan guna meningkatkan dan untuk mengetahui hasil panen petani guna tercapainya ketahanan pangan yang pemerintah canangkan, dan juga untuk meningkatkan kemanunggalan TNI-Rakyat tentunya”, pungkas Danramil Jaken. (Patinews.com/ Pendim Pati)

Pelda Sunardi Bersama Mantri Tani, Panen Padi Ubinan Di Desa Mantingan Jaken | patinews.com | 4.5

Leave a Reply