• Patinews.com
  • Berita
    • event
    • Olahraga
    • politik
    • bisnis
  • wisata
    • kuliner
    • Sejarah
  • Lowongan Kerja
  • Kontak
  • Youtube
  • Kirim Artikel/Berita
  • Login
Patinews Berita Pati Hari Ini
  • Home
  • NewsPrime
  • Tech
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Review
  • Kirim Artikel/BeritaCreate Story
No Result
View All Result
  • Home
  • NewsPrime
  • Tech
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Review
  • Kirim Artikel/BeritaCreate Story
Patinews Berita Pati Hari Ini
No Result
View All Result
Patinews Berita Pati Hari Ini
No Result
View All Result
Home Edukasi

Pancasila Sebagai Dasar Bermoderasi

Anis Khofifah Nur S by Anis Khofifah Nur S
5 Desember 2020
in Edukasi
Reading Time: 3 mins read
A A
0
46
VIEWS
Share on WAShare on FBShare on Twitter

Oleh : Rois Agung Pangestu

RelatedPosts

Peringkat 5 Besar Dunia dan Asia, Ilmuwan Bidang manajemen strategi Versi AD Scientific Index 2026 : Ada Nama dari Indonesia

Wastra Nusantara, Seni dan Doa: Sudut Pandang Budayawan Sujiwo Tejo dan Rektor Intiyas

Ingin Tahu Urutan Doa Setelah Sholat? Yuk, Kepoin

Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Arab IPMAFA

 

Pancasila Sebagai Dasar Ber-moderasi

Kenyataan yang tidak perlu lagi dipertanyakan bahwa Indonesia merupakan negara yang kaya akan khasanah keberagaman. Keberagaman di Indonesia meliputi berbagai aspek, misalnya budaya, adat istiadat, bahasa maupun agama. Dari segi agama sendiri terhitung ada enam agama yang secara legal diakui oleh pemerintah sebagai agama yang masing-masing banyak dipeluk oleh masyarakat Indonesia. Keenam agama itu yaitu Islam, Kristen, Katolik, Khonghucu, Budha serta Hindu.

Keenam agama diatas bukanlah agama baru. Semuanya telah ada jauh sebelum Indonesia merdeka. Dan pasti dari masing-masing pemeluk agama tersebut juga mengambil perannya dalam mewujudkan kemerdekaan Indonesia. Hal ini harus dipahami sebagai kesadaran bahwa Indonesia lahir bukan atas perjuangan pemeluk golongan agama tertentu.

Setiap negara di pelataran dunia sudah pasti memiliki ideologi, sebagai parameter sebuah negara untuk menentukan visi misinya, Tak terkecuali Indonesia. lahirnya pancasila sebagai ideologi negara telah melewati proses panjang, berbagai macam pertimbangan dilakukan sehingga memungkinkan pancasila dapat diterima oleh seluruh elemen masyarakat. Dengan semboyanya “bhineka tunggal ika” . pancasila mengisyaratkan seluruh rakyat indonesia untuk bersatu-padu dalam bingkai kebersamaan berwujud Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Pancasila sebagai dasar ideologi negara, sudah menjadi barang tentu memiliki nilai-nilai yang bisa dipetik manfaatnya. Manfaat pancasila meliputi berbagai aspek kehidupan. Ditinjau dari aspek agama, sila pertama pancasila yang berbunyi, “Ketuhanan yang Maha Esa” tidak lain merupakan sebentuk revisi dari sila pertama sebelumnya yang berbunyi “Menjalankan syariat islam bagi pemeluk-pemeluknya”. Revisi tersebut dilakukan dengan pertimbangan “bahwa Indonesia bukanlah negara yang hanya berpenghuni Agama Islam, karena itu, revisi dilakukan dengan pertimbangan, bagaimana agar sila pertama ini dapat di terima oleh seluruh agama yang ada di Indonesia”. dari sini bisa di petik manfaat, bahwa para pendahulu Indonesia ternyata sudah menerapkan tradisi moderat. Para pendahulu lebih mengedepankan bagaimana menghormati sebuah perbedaan, bukan egosentrisme individu ataupun kelompok.

Indonesia dengan keberagamannya sebenarnya sangat potensial untuk terjadi konflik, ketidak-rukunan, serta berbagai problem yang dapat memecah belah rasa persatuan bangsa. Hal ini perlu disadari kemudian dicari antisipasi-solusi mencegah hal-hal diatas agar tidak terjadi. Contohnya; Moderasi beragama yang belakangan ini disuarakan oleh pemerintah.

 

Moderasi merupakan turunan dari kata moderat yang memiliki arti menghindari perilaku atau pengungkapan ekstrem. Secara istilah moderasi beragama diartikan sebagai penghindaran tindakan ataupun pengungkapan yang sifatnya ekstrem dalam bentuk apapun menyangkut keberagamaan. Hal itu, karena isu agama merupakan isu paling sensitiv. Contoh saja konflik papua. Rasanya baru kemarin media massa dipenuhi berita konflik antar agama di papua. Hasil kabar yang beredar, konflik tersebut dimulai dengan tuntutan PGGJ (persekutuan gereja-gereja jayapura) untuk membongkar menara masjid Al-aqsha disentani. Alasanya, bangunan menara masjid Al-aqsha yang terlalu tinggi dikhawatirkan menghalangi pemandangan dan bangunan-bangunan yang ada disekitar, khususnya gereja yang ada disampingnya. Untunglah kejadian tersebut segera ditanggapi dan ditangani oleh pemerintah, sehingga dilakukan musyawarah sebagai jalan tengah.

Dari sini penulis yakin, apabila Indonesia mampu melewati tantangan diatas tanpa pemaksaan kehendak, serta mampu melestarikan kebhinekaan, Indonesia akan menjadi kiblat bercermin bagi seluruh negara didunia agar bagaimana menciptakan kerukunan, kedamaian, dan rasa persaudaraan dengan dasar yang sama sekali banyak memiliki beragam perbedaan. Sekali lagi, disinilah letak urgensi Pancasila sebagai dasar ideologi bernegara, berbangsa, dan bermasyarakat. Filosofi pancasila beserta nilai-nilainya perlu tanamkan kepada generasi bangsa sejak dini, agar kelak rasa cinta kepada Indonesia mengakar kuat di sanubari mereka.

 

“bukankah jika dipadukan dalam bingkai kebersamaan perbedaan justru akan tampak lebih indah? “

Indonesia lestari

Tanamkan Pancasila Sejak Dini

Lestari Indonesiaku.

Aku, Kamu, Kalian, Dia dan Mereka

Adalah Kita

 

 

Lasemcoffe 5 Desember 2020

Tags: berita patikabar patiModerasiberagamapancasilapatipati hari inipatinewssuara patiwarta pati
Anis Khofifah Nur S

Anis Khofifah Nur S

Related Posts

Peringkat 5 Besar Dunia dan Asia, Ilmuwan Bidang manajemen strategi Versi AD Scientific Index 2026 : Ada Nama dari Indonesia
Edukasi

Peringkat 5 Besar Dunia dan Asia, Ilmuwan Bidang manajemen strategi Versi AD Scientific Index 2026 : Ada Nama dari Indonesia

7 Oktober 2025
517
Wastra Nusantara, Seni dan Doa: Sudut Pandang Budayawan Sujiwo Tejo dan Rektor Intiyas
Berita

Wastra Nusantara, Seni dan Doa: Sudut Pandang Budayawan Sujiwo Tejo dan Rektor Intiyas

23 April 2025
36
Ingin Tahu Urutan Doa Setelah Sholat? Yuk, Kepoin
Edukasi

Ingin Tahu Urutan Doa Setelah Sholat? Yuk, Kepoin

4 Februari 2025
32
Mural, Apresiasi Seniman Dalam HUT Ke 701 Pati
Berita

Mural, Apresiasi Seniman Dalam HUT Ke 701 Pati

9 Agustus 2024
73
Ideologi Pancasila Tak Lagi Menarik bagi Gen Z, Benarkah? 
Berita

Ideologi Pancasila Tak Lagi Menarik bagi Gen Z, Benarkah? 

2 Juni 2024
84
Surat- Surat Pendek Alquran untuk Bacaan Sholat
Edukasi

Surat- Surat Pendek Alquran untuk Bacaan Sholat

26 April 2024
709
Seedbacklink
No Result
View All Result

Terbaru

  • Blue Light Patrol Siang, Polsek Sale Antisipasi Gangguan Kamtibmas di Wilayah Kecamatan Sale
  • Talud Ambrol Ancam Jalan Pakis–Gunungwungkal, Plt Bupati Pati Turun Tangan
  • Dorong Wisata Lokal Pati, Plt Bupati Chandra Pantau Destinasi untuk Outing Class Sekolah
  • Pengantin Wanita Kabur Jelang Akad di Pati Berakhir Damai, Mempelai Pria Minta Ganti Rugi Rp30 Juta
  • Kapolres Rembang Tinjau Langsung TKP Kebakaran KM Wahyu Mina Barokah 2 di PPN Tasikagung
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

© 2020 patinews.com - Pati Hari Ini patinews.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Patinews.com
  • Berita
    • event
    • Olahraga
    • politik
    • bisnis
  • wisata
    • kuliner
    • Sejarah
  • Lowongan Kerja
  • Kontak
  • Youtube
  • Kirim Artikel/Berita

© 2020 patinews.com - Pati Hari Ini patinews.