Mengapa Kita Harus Beretika di Media Sosial?
Penulis : Noor Fakhriah
Di jaman sekarang teknologi informasi terus berkembang, media sosial semakin banyak diperlukan karena media sosial dapat menjadi sarana komunikasi dan informasi semua pihak.
Media sosial hanya di gunakan untuk berbagai informasi dan inspirasi tapi juga digunakan untuk self exprerssion , personal branding dan semacam “curhat” bahkan keluh kesah. Media sosial juga menghapus batasan – batasan manusia untuk bersosialisasi dengan media sosial ini manusia dimungkinkan untuk berkomunikasi satu sama lain dimanapun mereka berada dan tidak peduli seberapa jauh jarak mereka.
Kita juga bisa memanfaatkan sosial media sebagai dagang , media pemasaran, dan memperluas pertemanan. Tapi apabila kitab memanfaaatkan sosila media dengan hal yang negatif kita akan mendapatkan berbagai masukan komentar negatif bisa masuk tanpa dapat dikendalikan sehingga mempengaruhi prilaku pengguna media sosial tersebut.
Sebagai upaya mengurangi maslah penyala gunaan media sosial, perilaku etis perlu di upayakan. Menurut UU No 19 tahun 2016 perubagan UU No 11 tahun 2008 tentang informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).
Berikut adalah beberapa hal penting etika dalam media sosial :
1. Etika dalam berkomunikasi
Saat kita komunikasi antar sesama situs jejaring sosial biasanya kita lupa akan etika dalam berkomunikasi. Sangat banyak kita temukan kata-kata kasar yang muncul dalam percakapan antar sesama di jejaring sosial baik secara sengaja ataupun tidak sengaja. Seharusnya menggunakan kata-kata yang sopan.
2. Hindari penyebaran Pornografi, SARA, dan Aksi kekerasan.
Ada baiknya anda tidak menyebarkan informasi yang berhubungan dengan SARA (Suku, Agama, dan Ras) dan pornografi di jejaring sosial. Sebarkanlah hal – hal yang positif yang berguna untuk yang tidak menyebabkan konflik antar sesama jejaring sosial. Hindari untuk mengupload foto-foto kekerasan seperti foto korban kekerasan, korban kecelakaan lalu lintas maupun foto kekerasan yang lain.
3. Periksa kebenaran berita
Berita yang menjelekan orang lain sering kali kita jumpai di jejaring sosial. Hal ini kadang bertujuan untuk menjatuhkan nama orang lain dengan direkayasa. Oleh karena itu pengguna jejang sosial dituntut untuk cerdas dalam menangkap sebuah informasi.
4. Menghargai karya orang lain
Saat menyebarkan informasi baik berupa foto atau tulisan dan video milik orang lain lebih baiknya kita mencatumkan sumber informasi sebagai bentuk penghargaan untuk hasil karya orang.
5. Jangan terlalu mengumbar informasi pribadi anda
Menggunakan jejaring sosial ada baiknya kita sebagai pengguna harus bijak dalam menginformasikan privasi/kehidupan pribadi. Jangan mengumbar-ngumbar hal pribadi kita di jejaring sosial. Apalagi hal itu sangat sensitive dan pribadi.
Jadi gunakanlah jejaring sosial media sebaik mungkin dalam berbagai informasi maupun berkomunikasi harus sesuai dengan etika.
(*).




