• Patinews.com
  • Berita
    • event
    • Olahraga
    • politik
    • bisnis
  • wisata
    • kuliner
    • Sejarah
  • Lowongan Kerja
  • Kontak
  • Youtube
  • Kirim Artikel/Berita
  • Login
Patinews Berita Pati Hari Ini
  • Home
  • NewsPrime
  • Tech
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Review
  • Kirim Artikel/BeritaCreate Story
No Result
View All Result
  • Home
  • NewsPrime
  • Tech
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Review
  • Kirim Artikel/BeritaCreate Story
Patinews Berita Pati Hari Ini
No Result
View All Result
Patinews Berita Pati Hari Ini
No Result
View All Result
Home Berita Bencana Alam

Mengapa Bantuan Sering Terlambat? Pakar UPER Soroti Tantangan Logistik Bencana di Sumatera

m@s by m@s
23 Desember 2025
in Bencana Alam, Berita
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Mengapa Bantuan Sering Terlambat? Pakar UPER Soroti Tantangan Logistik Bencana di Sumatera
20
VIEWS
Share on WAShare on FBShare on Twitter

Mengapa Bantuan Sering Terlambat? Pakar UPER Soroti Tantangan Logistik Bencana di Sumatera

JAKARTA, PATINEWS.COM

Banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera pada akhir November lalu masih menyisakan berbagai kekhawatiran, terutama terkait penanganan bencana dan pemulihan pascakejadian. Data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada 16 Desember 2025 mencatat sebanyak 1.030 orang meninggal dunia, sementara sekitar 7.000 lainnya mengalami luka-luka serta 146.758 rumah rusak.

RelatedPosts

Siaga Penuh Jaga Rembang! Kapolres Tegaskan Personel Siap Hadapi Segala Potensi Gangguan Kamtibmas

Fokus, Percaya Diri, dan Rajin Berlatih: Tim E-Sport Polres Rembang Bidik Tiket Kapolri Cup 2026

Geram! Lindu Aji Pati Kecam Pernyataan Mantan Ketua BEM UGM

 

Penanganan pascabencana menjadi aspek yang krusial, mengingat 72 jam pertama setelah bencana kerap disebut sebagai golden time dalam upaya penyelamatan korban dan penekanan jumlah korban jiwa. Namun, di tengah kondisi darurat tersebut, distribusi logistik yang dinilai lambat dan belum optimal kerap memicu polemik di tengah masyarakat. Lantas, apa yang sebenarnya terjadi di lapangan?

 

Pakar logistik sekaligus dosen Teknik Logistik Universitas Pertamina, Dr. Eng. Iwan Sukarno, ST., M.Eng., CLIP., menanggapi sorotan publik terkait distribusi logistik kebencanaan di wilayah Sumatera yang dinilai belum merata dan belum berjalan secara optimal.

 

Dr. Iwan menjelaskan bahwa dalam banyak kasus banjir bandang di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara, bantuan sebenarnya telah tiba dengan cukup cepat di posko-posko utama. Namun, di sisi lain, bantuan tersebut kerap menumpuk dan mengalami keterlambatan distribusi akibat sulitnya menjangkau wilayah terdampak yang mengalami kerusakan parah.

“Masalah utama sebenarnya berada pada tahap distribusi terakhir, yaitu bagaimana bantuan bisa sampai ke lokasi-lokasi yang terisolasi dengan cepat dan merata. Medan yang sulit serta kerusakan jalan dan jembatan membuat penyaluran bantuan melalui jalur darat menjadi tidak optimal. Akibatnya, bantuan menumpuk di satu titik, sementara wilayah lain justru belum tersentuh,” ujarnya.

 

Lebih lanjut, persoalan distribusi logistik kebencanaan tidak semata-mata disebabkan oleh kondisi geografis yang sulit dijangkau. Dr. Iwan menekankan bahwa setiap wilayah perlu memiliki peta distribusi logistik kebencanaan yang disesuaikan dengan karakter geografisnya masing-masing. Ketersediaan peta dan data tersebut menjadi fondasi penting untuk mempercepat pengambilan keputusan dan memperkuat efektivitas distribusi bantuan saat bencana terjadi.

“Tanpa pemetaan yang jelas mengenai jumlah penduduk, lokasi permukiman, serta tingkat aksesibilitas wilayah, proses distribusi logistik saat bencana cenderung bersifat reaktif dan lambat. Pemanfaatan teknologi seperti Geographic Information System (GIS), big data, dan sistem informasi logistik dapat membantu memetakan wilayah terdampak, menentukan rute alternatif, menetapkan prioritas distribusi secara objektif, hingga mengoptimalkan penggunaan moda transportasi non-darat,” tambah Dr. Iwan.

 

Melihat kerusakan yang parah dan tingginya korban jiwa pada bencana Sumatera tersebut, menjadi pembelajaran penting. Di mana integrasi rantai pasok lokal serta kemitraan logistik sebaiknya dibangun bagi setiap wilayah sebelum terjadinya bencana. Hal ini membantu dalam memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak pada masa golden hours sambil menunggu bantuan dari pusat.

“Bencana tidak bisa dihindari, tetapi keterlambatan bantuan bisa dimitigasi jika sistem logistik dibangun berbasis data, teknologi, dan kolaborasi yang efektif bersama kapasitas lokal seperti penyedia transportasi, supermarket, hingga perusahaan logistik lokal,” tegasnya

 

Sebagai institusi pendidikan tinggi yang berfokus pada pengembangan teknologi, Universitas Pertamina mendorong pengembangan solusi yang relevan dengan kebutuhan nyata masyarakat, termasuk dalam penanganan kebencanaan. Melalui pendekatan interdisipliner dan peminatan seperti sustainable energy logistics pada Program Studi Teknik Logistik, universitas ini menyiapkan talenta yang tidak hanya unggul secara teknis, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap keberlanjutan, ketahanan sistem, dan dampak sosial, sejalan dengan komitmen menghadirkan pendidikan aplikatif yang mampu berkontribusi langsung pada penguatan respons nasional terhadap berbagai tantangan.

Tags: berita patijakartajatengkabar patiKampusmediapatinewspatipati hari inipatihitspatinewssentralpatinewssuara patisuarapatinewsUperwarta pati
m@s

m@s

Related Posts

Siaga Penuh Jaga Rembang! Kapolres Tegaskan Personel Siap Hadapi Segala Potensi Gangguan Kamtibmas
Berita

Siaga Penuh Jaga Rembang! Kapolres Tegaskan Personel Siap Hadapi Segala Potensi Gangguan Kamtibmas

15 Juni 2026
13
Fokus, Percaya Diri, dan Rajin Berlatih: Tim E-Sport Polres Rembang Bidik Tiket Kapolri Cup 2026
Berita

Fokus, Percaya Diri, dan Rajin Berlatih: Tim E-Sport Polres Rembang Bidik Tiket Kapolri Cup 2026

15 Juni 2026
14
Geram! Lindu Aji Pati Kecam Pernyataan Mantan Ketua BEM UGM
Jawa Tengah

Geram! Lindu Aji Pati Kecam Pernyataan Mantan Ketua BEM UGM

15 Juni 2026
31
Modal Pengalaman dan Prestasi, Tim E-Sport Polres Rembang Percaya Diri Hadapi Kapolda Jateng Cup E-Sport Tournament 2026
Berita

Modal Pengalaman dan Prestasi, Tim E-Sport Polres Rembang Percaya Diri Hadapi Kapolda Jateng Cup E-Sport Tournament 2026

14 Juni 2026
18
Direktur Operasional Jasa Raharja Tinjau Samsat Rajabasa, Dorong Peningkatan Pelayanan dan Pendapatan Daerah
Berita

Direktur Operasional Jasa Raharja Tinjau Samsat Rajabasa, Dorong Peningkatan Pelayanan dan Pendapatan Daerah

14 Juni 2026
16
Siap Berlaga di Kapolda Jateng Cup E-Sport 2026, Tim E-Sport Polres Rembang Matangkan Persiapan
Berita

Siap Berlaga di Kapolda Jateng Cup E-Sport 2026, Tim E-Sport Polres Rembang Matangkan Persiapan

13 Juni 2026
16
Seedbacklink
No Result
View All Result

Terbaru

  • Siaga Penuh Jaga Rembang! Kapolres Tegaskan Personel Siap Hadapi Segala Potensi Gangguan Kamtibmas
  • Fokus, Percaya Diri, dan Rajin Berlatih: Tim E-Sport Polres Rembang Bidik Tiket Kapolri Cup 2026
  • Geram! Lindu Aji Pati Kecam Pernyataan Mantan Ketua BEM UGM
  • Modal Pengalaman dan Prestasi, Tim E-Sport Polres Rembang Percaya Diri Hadapi Kapolda Jateng Cup E-Sport Tournament 2026
  • Direktur Operasional Jasa Raharja Tinjau Samsat Rajabasa, Dorong Peningkatan Pelayanan dan Pendapatan Daerah
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

© 2020 patinews.com - Pati Hari Ini patinews.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Patinews.com
  • Berita
    • event
    • Olahraga
    • politik
    • bisnis
  • wisata
    • kuliner
    • Sejarah
  • Lowongan Kerja
  • Kontak
  • Youtube
  • Kirim Artikel/Berita

© 2020 patinews.com - Pati Hari Ini patinews.