Kerap Jadi Biang Penularan Penyakit, Cuci Tangan Jadi Awal Sukseskan Perilaku Hidup Sehat

Kerap Jadi Biang Penularan Penyakit, Cuci Tangan Jadi Awal Sukseskan Perilaku Hidup Sehat

Patinews.com – Kota, Bertempat di Halaman Stadion Joyo Kusumo, Bupati Pati Haryanto menghadiri gerakan cuci tangan yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pati Jateng. Kamis, 28 November 2019.

Bupati mengatakan, gerakan cuci tangan serentak ini bukanlah hal yang baru. Namun, salah satu upaya mengkampanyekan program Germas (gerakan masyarakat sehat) ini ada sejak di tahun 2014.

Ini sudah sering kita sosialisasikan ke bawah, mulai dari anak – anak hingga masyarakat umum,” sambungnya.

Bagi Bupati, kegiatan semacam ini bertujuan untuk mengingatkan kembali kepada masyarakat tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Yang mana dalam PHBS tersebut, diawali dengan gerakan cuci tangan dengan sabun.

Ini penting, sebab tangan ini bisa sebagai sumber penularan penyakit mulai dari diari, influenza, TB dan seterusnya dengan berjabat tangan maupun memegang benda apapun”, jelasnya.

Bupati meyakini, apabila PHBS ini dapat diterapkan dengan baik, maka segala permasalahan kesehatan dapat berkurang. Mulai dari turunnya angka stunting yang saat ini menjadi fokus pemerintah, deklarasi bebas dari open defecation free (ODF) / Buang Air Besar Sembarangan (BABS) dapat 100% terpenuhi.

Apabila hal tersebut dijalankan, maka angka harapan hidup pun meningkat“, ujarnya.

Hal itu juga berdasarkan informasi bahwa angka harapan hidup masyarakat Kabupaten Pati rata – rata di usia 67 tahun. Sedangkan saat ini meningkat hingga 74 tahun. Ini dapat terjadi, sebab menurut Bupati, pihaknya dan masyarakat telah berusaha menerapkan PHBS.

Terkait BABS, bupati menyebut bahwa di Kabupaten Pati, capaian dalam mengantisipasi hal tersebut sebesar 90 an %. Hanya tinggal beberapa lokasi saja yang harus dituntaskan.

Apabila semua desa sudah tuntas, nanti kita deklarasi se – Kabupaten Pati”, tambahnya.

Bupati menegaskan bahwa memang ada sejumlah lokasi yang belum tuntas lantaran kondisi letak geografisnya. Yaitu berada di pinggiran dan dekat dengan sungai – sungai. (pn/ hms)

patinews.com

redaksi@patinews.com

Share
Published by
patinews.com

Recent Posts

Haflah Maulidurrosul TPQ Nurul ‘Ulum Kebolampang Bersama Mahasiswa KKN UIN Walisongo

Haflah Maulidurrosul TPQ Nurul ‘Ulum Kebolampang Bersama Mahasiswa KKN UIN Walisongo WINONG, PATINEWS.COM Mahasiswa Kuliah…

31 Oktober 2020

Peringati Maulid Nabi, Mahasiswa KKN UIN Walisongo Adakan Ngaji Online Kitab Mafahim di Desa Banyuurip

Peringati Maulid Nabi, Mahasiswa KKN UIN Walisongo Adakan Ngaji Online Kitab Mafahim di Desa Banyuurip…

31 Oktober 2020

Satpol PP Kabupaten Pati Launching Aplikasi SIRAJA

Satpol PP Kabupaten Pati Launching Aplikasi SIRAJA PATI, PATINEWS.COM Bertempat di Aula Satpol PP Kabupaten…

31 Oktober 2020

Unik, Warga Desa Guwo Rutin Gelar Tradisi Barikan Tiap Malam Jum’at Wage

Unik, Warga Desa Guwo Rutin Gelar Tradisi Barikan Tiap Malam Jum’at Wage TLOGOWUNGU, PATINEWS.COM Kamis…

31 Oktober 2020

Membuat Acara Keagamaan Menyenangkan Anak di Tempat Ibadah

Penulis : Imam Muhlis Ali Sudah lazim anak-anak yang ikut perkumpulan semisal acara 'berjanjenan' shalawatan…

31 Oktober 2020

Hikmiatul Aliyah Bagikan Tempat Cuci Tangan di Beberapa Toko di Desa Grogolan

DUKUHSETI, PATINEWS.COM Dalam rangka Kuliah Kerja Nyata Reguler Dari Rumah Angkatan 75 (KKN R-DR 75)…

30 Oktober 2020