• Patinews.com
  • Berita
    • event
    • Olahraga
    • politik
    • bisnis
  • wisata
    • kuliner
    • Sejarah
  • Lowongan Kerja
  • Kontak
  • Youtube
  • Kirim Artikel/Berita
  • Login
Patinews Berita Pati Hari Ini
  • Home
  • NewsPrime
  • Tech
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Review
  • Kirim Artikel/BeritaCreate Story
No Result
View All Result
  • Home
  • NewsPrime
  • Tech
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Review
  • Kirim Artikel/BeritaCreate Story
Patinews Berita Pati Hari Ini
No Result
View All Result
Patinews Berita Pati Hari Ini
No Result
View All Result
Home Berita

Kata Ulama Asal Kajen Ini, Koruptor Layak Di Hukum Mati

patinews.com by patinews.com
29 Juli 2015
in Berita, Nasional
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Kata Ulama Asal Kajen Ini, Koruptor Layak Di Hukum Mati

Halaqoh Nasional Alim Ulama Nusantara di Yogyakarta (Dok. Detik.com)

159
VIEWS
Share on WAShare on FBShare on Twitter
Kata Ulama Asal Kajen Ini, Koruptor Layak Di Hukum Mati
Halaqoh Nasional Alim Ulama Nusantara di Yogyakarta (Dok. Detik.com)

Patinews.com – Nasional, Kiai  Haji Umar Farouq asal Pondok Pesantren Ma’had Jami’ah STAI Mathali’ul Falah Kajen, Margoyoso, Pati, mengatakan bahwa, hukuman mati bagi koruptor bisa diterapkan jika dilakukan terus – menerus, Mazhab Hanafi dan Mazhab Maliki juga sama dalam menyikapi hal ini. Pernyataan tersebut disampaikan Kiai NU asal Kajen ini dalam Halaqoh Nasional Alim Ulama Nusantara di Yogyakarta (Senin – Rabu, 27 – 29 Juli 2015 di Hotel Santika).

Acara bertajuk Membangun Gerakan Pesantren Anti Korupsi ini dihadiri oleh ulama – ulama besar Indonesia, diantaranya adalah KH Abu Bakar Rahziz (Ponpes Mahasina Bekasi), KH Dr Afifudin Haritsa (Ponpes An Nahdlah Makassar) KH Lukman Hakim dari Pesantren Tremas Pacitan, Muhammad Suardi (Wakil Ketua PWNU Sumbar), KH Herman Alim M (Ponpes Al Asyariyah Parwasal Pontianak), dan KH Khorun Niyat (Pesantren Annur Kotagede). Hadir pula Putri Gus Dur, yaitu Alissa Wahid sebagai Koordinator Jaringan Gurdurian.

RelatedPosts

Siap Berlaga di Kapolda Jateng Cup E-Sport 2026, Tim E-Sport Polres Rembang Matangkan Persiapan

Event Organizer Jakarta Semakin Dibutuhkan untuk Mendukung Berbagai Kegiatan Perusahaan

Kapolres Rembang Dampingi Dirbinmas Polda Jateng Buka Pelatihan Satpam Gada Pratama di Rembang

Halaqoh nasional ini diadakan terkait kasus korupsi yang tak henti mendera di negeri ini. Kagiatan ini melahirkan tujuh rekomendasi, salah satunya adalah hukuman mati pelaku tindak pidana pencucian uang dan bagi koruptor.

KH Ahmad Ishomuddin (Rois Syuriah, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama) menyatakan jika negara dalam keadaan darurat, krisis ekonomi, dan terjadi berulang-ulang, hukuman mati layak diterapkan. Ini untuk memberikan efek jera bagi para koruptor, karena selama ini jumlah koruptor cenderung bertambah, bukan malah menurut, tambahnya.

Pertemuan tiga hari tersebut Digagas oleh Jaringan Gusdurian (sebutan untuk penggemar KH. Abdurahman Wahid/ Gus Dur), halaqah ini diikuti oleh 34 ulama dari sepuluh Provinsi di Indonesia. Rekomendasi dari Halaqoh yang dibacakan oleh KH Ahmad Ishomuddin menyebutkan bahwa korupsi mencakup kejahatan yang berkaitan dengan harta benda (al-jarimah al Maliyah) seperti: nahb (penjarahan/perampasan), Ghulul (penggelapan), Risywah (penyuapan), Ghashb (penguasaan ilegal), khianat (penyalahgunaan wewenang), akl al-Suht (memakan harta haram), hirabah (perampokan/perompakan), Sariqah (pencurian), dan Ghasl al Amwal al Muharromah (mengaburkan asal usul harta yang haram). Korupsi juga diharamkan oleh ajaran Islam yang berdasar pada Alquran, Al-Qiyas, Al-Ijma’  dan Al-Hadist, seperti yang patinews.com kutip dari laman detik.com (Rabu, 29 Juli 2015; 19.00 WIB). (Patinews.com)

Tags: berita_patiberita_pati_terkinihukuman mati koruptorNUpatistaimafaulama kajenulama pati
patinews.com

patinews.com

redaksi@patinews.com

Related Posts

Siap Berlaga di Kapolda Jateng Cup E-Sport 2026, Tim E-Sport Polres Rembang Matangkan Persiapan
Berita

Siap Berlaga di Kapolda Jateng Cup E-Sport 2026, Tim E-Sport Polres Rembang Matangkan Persiapan

13 Juni 2026
14
event

Event Organizer Jakarta Semakin Dibutuhkan untuk Mendukung Berbagai Kegiatan Perusahaan

13 Juni 2026
18
Kapolres Rembang Dampingi Dirbinmas Polda Jateng Buka Pelatihan Satpam Gada Pratama di Rembang
Berita

Kapolres Rembang Dampingi Dirbinmas Polda Jateng Buka Pelatihan Satpam Gada Pratama di Rembang

12 Juni 2026
14
Latih Kemampuan Negosiasi, Polres Rembang Siapkan Personel Hadapi Aksi Unjuk Rasa Secara Humanis
Berita

Latih Kemampuan Negosiasi, Polres Rembang Siapkan Personel Hadapi Aksi Unjuk Rasa Secara Humanis

12 Juni 2026
13
Polres Rembang Gelar Nonton Bareng Piala Dunia 2026 Bersama Masyarakat
Berita

Polres Rembang Gelar Nonton Bareng Piala Dunia 2026 Bersama Masyarakat

12 Juni 2026
17
Tak Sekadar Passion, Raditya Dika dan Rizky Arief Kupas Kunci Sukses Monetisasi Bisnis di Universitas Pertamina
Berita

Tak Sekadar Passion, Raditya Dika dan Rizky Arief Kupas Kunci Sukses Monetisasi Bisnis di Universitas Pertamina

12 Juni 2026
15
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

© 2020 patinews.com - Pati Hari Ini patinews.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Patinews.com
  • Berita
    • event
    • Olahraga
    • politik
    • bisnis
  • wisata
    • kuliner
    • Sejarah
  • Lowongan Kerja
  • Kontak
  • Youtube
  • Kirim Artikel/Berita

© 2020 patinews.com - Pati Hari Ini patinews.