fbpx
  • Patinews.com
  • Berita
    • event
    • Olahraga
    • politik
    • bisnis
  • wisata
    • kuliner
    • Sejarah
  • Lowongan Kerja
  • Kontak
  • Youtube
  • Kirim Artikel/Berita
  • Login
Patinews Berita Pati Hari Ini
  • Home
  • NewsPrime
  • Tech
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Review
  • Kirim Artikel/BeritaCreate Story
No Result
View All Result
  • Home
  • NewsPrime
  • Tech
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Review
  • Kirim Artikel/BeritaCreate Story
Patinews Berita Pati Hari Ini
No Result
View All Result
Patinews Berita Pati Hari Ini
No Result
View All Result
Home Berita

Kata Ulama Asal Kajen Ini, Koruptor Layak Di Hukum Mati

patinews.com by patinews.com
29 Juli 2015
in Berita, Nasional
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Kata Ulama Asal Kajen Ini, Koruptor Layak Di Hukum Mati

Halaqoh Nasional Alim Ulama Nusantara di Yogyakarta (Dok. Detik.com)

156
VIEWS
Share on WAShare on FBShare on Twitter
Kata Ulama Asal Kajen Ini, Koruptor Layak Di Hukum Mati
Halaqoh Nasional Alim Ulama Nusantara di Yogyakarta (Dok. Detik.com)

Patinews.com – Nasional, Kiai  Haji Umar Farouq asal Pondok Pesantren Ma’had Jami’ah STAI Mathali’ul Falah Kajen, Margoyoso, Pati, mengatakan bahwa, hukuman mati bagi koruptor bisa diterapkan jika dilakukan terus – menerus, Mazhab Hanafi dan Mazhab Maliki juga sama dalam menyikapi hal ini. Pernyataan tersebut disampaikan Kiai NU asal Kajen ini dalam Halaqoh Nasional Alim Ulama Nusantara di Yogyakarta (Senin – Rabu, 27 – 29 Juli 2015 di Hotel Santika).

Acara bertajuk Membangun Gerakan Pesantren Anti Korupsi ini dihadiri oleh ulama – ulama besar Indonesia, diantaranya adalah KH Abu Bakar Rahziz (Ponpes Mahasina Bekasi), KH Dr Afifudin Haritsa (Ponpes An Nahdlah Makassar) KH Lukman Hakim dari Pesantren Tremas Pacitan, Muhammad Suardi (Wakil Ketua PWNU Sumbar), KH Herman Alim M (Ponpes Al Asyariyah Parwasal Pontianak), dan KH Khorun Niyat (Pesantren Annur Kotagede). Hadir pula Putri Gus Dur, yaitu Alissa Wahid sebagai Koordinator Jaringan Gurdurian.

RelatedPosts

Wakapolres Rembang Pimpin Anev Rutin Gangguan Kamtibmas Bulan November 2025

Satlantas Polres Rembang Gelar Polisi Sahabat Anak di TK Kemala Bhayangkari 48

Satlantas Polres Rembang Gelar Patroli Malam untuk Cegah Laka Lantas dan Balap Liar

Halaqoh nasional ini diadakan terkait kasus korupsi yang tak henti mendera di negeri ini. Kagiatan ini melahirkan tujuh rekomendasi, salah satunya adalah hukuman mati pelaku tindak pidana pencucian uang dan bagi koruptor.

KH Ahmad Ishomuddin (Rois Syuriah, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama) menyatakan jika negara dalam keadaan darurat, krisis ekonomi, dan terjadi berulang-ulang, hukuman mati layak diterapkan. Ini untuk memberikan efek jera bagi para koruptor, karena selama ini jumlah koruptor cenderung bertambah, bukan malah menurut, tambahnya.

Pertemuan tiga hari tersebut Digagas oleh Jaringan Gusdurian (sebutan untuk penggemar KH. Abdurahman Wahid/ Gus Dur), halaqah ini diikuti oleh 34 ulama dari sepuluh Provinsi di Indonesia. Rekomendasi dari Halaqoh yang dibacakan oleh KH Ahmad Ishomuddin menyebutkan bahwa korupsi mencakup kejahatan yang berkaitan dengan harta benda (al-jarimah al Maliyah) seperti: nahb (penjarahan/perampasan), Ghulul (penggelapan), Risywah (penyuapan), Ghashb (penguasaan ilegal), khianat (penyalahgunaan wewenang), akl al-Suht (memakan harta haram), hirabah (perampokan/perompakan), Sariqah (pencurian), dan Ghasl al Amwal al Muharromah (mengaburkan asal usul harta yang haram). Korupsi juga diharamkan oleh ajaran Islam yang berdasar pada Alquran, Al-Qiyas, Al-Ijma’  dan Al-Hadist, seperti yang patinews.com kutip dari laman detik.com (Rabu, 29 Juli 2015; 19.00 WIB). (Patinews.com)

Tags: berita_patiberita_pati_terkinihukuman mati koruptorNUpatistaimafaulama kajenulama pati
patinews.com

patinews.com

redaksi@patinews.com

Related Posts

Wakapolres Rembang Pimpin Anev Rutin Gangguan Kamtibmas Bulan November 2025
Berita

Wakapolres Rembang Pimpin Anev Rutin Gangguan Kamtibmas Bulan November 2025

10 Desember 2025
10
Satlantas Polres Rembang Gelar Polisi Sahabat Anak di TK Kemala Bhayangkari 48
Berita

Satlantas Polres Rembang Gelar Polisi Sahabat Anak di TK Kemala Bhayangkari 48

10 Desember 2025
13
Satlantas Polres Rembang Gelar Patroli Malam untuk Cegah Laka Lantas dan Balap Liar
Berita

Satlantas Polres Rembang Gelar Patroli Malam untuk Cegah Laka Lantas dan Balap Liar

10 Desember 2025
12
Wakapolres Rembang Pimpin Pembinaan Perkawinan bagi Calon Mempelai Anggota Polri
Berita

Wakapolres Rembang Pimpin Pembinaan Perkawinan bagi Calon Mempelai Anggota Polri

9 Desember 2025
13
Satlantas Polres Rembang Gelar Apel Satgas Quick Respon 2025 untuk Perkuat Penanganan Laka Lantas
Berita

Satlantas Polres Rembang Gelar Apel Satgas Quick Respon 2025 untuk Perkuat Penanganan Laka Lantas

9 Desember 2025
12
Pembebasan Utang KUR bagi Petani Korban Bencana Sumatra Bentuk Empati Presiden
Berita

Pembebasan Utang KUR bagi Petani Korban Bencana Sumatra Bentuk Empati Presiden

9 Desember 2025
16
Seedbacklink
No Result
View All Result

Terbaru

  • Wakapolres Rembang Pimpin Anev Rutin Gangguan Kamtibmas Bulan November 2025
  • Firman Soebagyo Desak Menhut Tindak Tegas 12 Perusahaan Penyebab Banjir Bandang di Sumatera
  • UU Cipta Kerja Biang Kerok Kerusakan Lingkungan, DPR Desak Evaluasi
  • Tinggalkan Daerah Saat Bencana, DPR Kawal Sanksi Bupati Aceh Selatan
  • Pati Raih Penghargaan Nasional sebagai Kabupaten Sangat Inovatif
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

© 2020 patinews.com - Pati Hari Ini patinews.

No Result
View All Result
  • Patinews.com
  • Berita
    • event
    • Olahraga
    • politik
    • bisnis
  • wisata
    • kuliner
    • Sejarah
  • Lowongan Kerja
  • Kontak
  • Youtube
  • Kirim Artikel/Berita

© 2020 patinews.com - Pati Hari Ini patinews.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist