• Patinews.com
  • Berita
    • event
    • Olahraga
    • politik
    • bisnis
  • wisata
    • kuliner
    • Sejarah
  • Lowongan Kerja
  • Kontak
  • Youtube
  • Kirim Artikel/Berita
  • Login
Patinews Berita Pati Hari Ini
  • Home
  • NewsPrime
  • Tech
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Review
  • Kirim Artikel/BeritaCreate Story
No Result
View All Result
  • Home
  • NewsPrime
  • Tech
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Review
  • Kirim Artikel/BeritaCreate Story
Patinews Berita Pati Hari Ini
No Result
View All Result
Patinews Berita Pati Hari Ini
No Result
View All Result
Home Berita

Enceng Gondok, Dulu Gulma Sekarang Berharga

patinews.com by patinews.com
12 Oktober 2019
in Berita, Jawa Tengah
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Enceng Gondok, Dulu Gulma Sekarang Berharga

Enceng Gondok, Dulu Gulma Sekarang Berharga

192
VIEWS
Share on WAShare on FBShare on Twitter
Enceng Gondok, Dulu Gulma Sekarang Berharga
Enceng Gondok, Dulu Gulma Sekarang Berharga

Patinews.com – Jateng, Tanaman Enceng gondok dulu dianggap meresahkan masyarakat, dibuang dipinggir sungai dan menjadi penyebab pendangkalan.

Tak terkecuali bagi warga Desa Kesongo, Kecamatan Tuntang Kabupaten Semarang Jateng. Di tangan warganya yang kreatif dan inovatif, menjadi harta kebanggaan bagi warga setempat.

RelatedPosts

Kapolres Rembang Sidak Layanan 110 dan SPKT, Tekankan Pelayanan Cepat dan Humanis

Soroti Raperda Pajak, Fraksi PPP DPRD Pati Ingatkan Pemkab: Jangan Hanya Kejar Target PAD Tapi Bebani Rakyat!

Fraksi PPP DPRD Pati Ingatkan Kebijakan Pajak Harus Berpihak kepada Masyarakat

Enceng gondok yang dulu dianggap gulma karena dapat merusak ekosistem perairan Rawa Pening ini, disulap menjadi produk yang bermanfaat dan bernilai ekonomi tinggi.

CEO Bengok Craft Firman Setyaji sebagai pelaku usaha enceng gondok menyampaikan, sejak beberapa waktu lalu pihaknya berupaya memanfaatkan serat enceng gondok yang terbilang kokoh untuk berbagai kerajinan. Mulai dari tas, casing handphone, gantungan kunci hingga berbagai furnitur seperti keset ataupun sofa mini.

Alumnus Kriminologi Universitas Indonesia ini mengaku ingin berkontribusi bagi daerah kelahirannya, yaitu Desa Kesongo, agar mendapatkan penghasilan melalui pengolahan enceng gondok. Dia berupaya mengedukasi dan memberdayakan masyarakat dalam menggolah enceng gondok menjadi lebih bernilai.

“Saya berharap dapat berkontribusi bagi desa saya. Di Bengok Craft juga ada pemberdayaan dan pelatihan dalam pembuatan kerajinan enceng gondok,” ujarnya.

Dibandrol mulai dari harga Rp10.000 untuk gantungan kunci, Firman menyampaikan bahwa kerajinan enceng gondoknya telah sampai ke Australia dan Polandia. Dia memasarkan kreasinya melalui Instagram bengokcraft dan dropship di berbagai kota, bahkan menembus peritel terkemuka di Jakarta dan Bali.

Keindahan kerajinan enceng gondok ini pun membius Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin. Ketika mengunjungi stan-stan pameran di Kongres Sampah 2019 di Desa Kesongo, Sabtu (12/10/2019), Gus Yasin, sapaannya, langsung kepincut dengan peci anyaman dari enceng gondok.

Seolah terbius, ia segera mencari kaca dan mencoba peci enceng gondok tersebut. Dia begitu menyukai peci baru yang dipakai itu.

Lain halnya ditangan Erna Rihayati dari UMKM Makmur Abadi Kabupaten Semarang, enceng gondok diolah menjadi camilan yang lezat, seperti enceng gondok crispy dan enceng gondok stick.

Berkecimpung membuat keripik sejak 2005, Erna menyampaikan, menggolah enceng gondok menjadi keripik penuh tantangan karena enceng gondok memiliki serat yang tinggi, sehingga membutuhkan waktu satu jam hanya untuk merebus daun enceng gondok.

Diakui Erna, belum banyak yang menggolah enceng gondok menjadi keripik atau panganan karena menggolah enceng gondok yang memiliki serat yang tinggi memerlukan ketekunan tersendiri.

Pihaknya pun perlu waktu sebulan untuk menemukan racikan bumbu kripik dan pengolahan yang pas bagi Kripik enceng gondoknya. Tak heran, inovasi kripik Erna begitu menarik perhatian para pengunjung stan Kongres Sampah, termasuk Gus Yasin.

Selain menjadi kerajinan yang cantik dan mendunia serta kudapan yang lezat, enceng gondok pun dapat diolah menjadi bahan bakar alternatif.

KTH Agni Mandiri Desa Sruni, Kecamatan Musuk, Kabupaten Boyolali mengolah enceng gondok menjadi gas yang dapat digunakan sebagai bahan bakar. Selain itu juga dapat dijadikan pupuk organik. (*dok JatengProv)

Tags: berita patiEnceng Gondokkabar patipatipati hari inipatinewssuara patiwarta pati
patinews.com

patinews.com

redaksi@patinews.com

Related Posts

Kapolres Rembang Sidak Layanan 110 dan SPKT, Tekankan Pelayanan Cepat dan Humanis
Berita

Kapolres Rembang Sidak Layanan 110 dan SPKT, Tekankan Pelayanan Cepat dan Humanis

18 Mei 2026
11
Dyan Aulia Burhanudin, DPRD Pati
Berita

Soroti Raperda Pajak, Fraksi PPP DPRD Pati Ingatkan Pemkab: Jangan Hanya Kejar Target PAD Tapi Bebani Rakyat!

17 Mei 2026
21
Dyan Aulia Burhanudin, DPRD Pati
Berita

Fraksi PPP DPRD Pati Ingatkan Kebijakan Pajak Harus Berpihak kepada Masyarakat

17 Mei 2026
16
Kastomo, DPRD Pati
Berita

Fraksi PKB DPRD Pati Desak Pembaruan Sistem yang Modern dan Pro-UMKM

17 Mei 2026
15
Kastomo, DPRD Pati
Berita

PKB Dorong Sistem Pajak Daerah di Pati Lebih Fleksibel dan Adaptif

17 Mei 2026
22
Patroli Sore Hari, Polsek Lasem Antisipasi Balap Liar dan Gangguan Kamtibmas di Jalur Desa Dasun
Berita

Patroli Sore Hari, Polsek Lasem Antisipasi Balap Liar dan Gangguan Kamtibmas di Jalur Desa Dasun

17 Mei 2026
16
Seedbacklink
No Result
View All Result

Terbaru

  • Kapolres Rembang Sidak Layanan 110 dan SPKT, Tekankan Pelayanan Cepat dan Humanis
  • Soroti Raperda Pajak, Fraksi PPP DPRD Pati Ingatkan Pemkab: Jangan Hanya Kejar Target PAD Tapi Bebani Rakyat!
  • Fraksi PPP DPRD Pati Ingatkan Kebijakan Pajak Harus Berpihak kepada Masyarakat
  • Fraksi PKB DPRD Pati Desak Pembaruan Sistem yang Modern dan Pro-UMKM
  • PKB Dorong Sistem Pajak Daerah di Pati Lebih Fleksibel dan Adaptif
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

© 2020 patinews.com - Pati Hari Ini patinews.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Patinews.com
  • Berita
    • event
    • Olahraga
    • politik
    • bisnis
  • wisata
    • kuliner
    • Sejarah
  • Lowongan Kerja
  • Kontak
  • Youtube
  • Kirim Artikel/Berita

© 2020 patinews.com - Pati Hari Ini patinews.