Categories: Kolom

Ekonomi Islam Akankah Mendominasi Ekonomi Indonesia?

Ekonomi islam memang bukan sistem perekonomian baru di Indonesia, karena sejak tahun 1991 ekonomi islam telah menunjukan eksistensinya dalam bidang ekonomi di Indonesia yang dapat bertahan dari krisis moneter yang terjadi di Indonesia tahun 1998 yang dimana bank-bank konvensional terkena dampak yang signifikan dari krisis moneter tersebut. Karena bank-bank konvesional hampir seluruh investor merupakan investor asing.

Pada saat krisis tersebut tingkat suku bunga deposito melambung sangat tinggi hingga pada suatu level yang sangat timpang bank-bank konvensional tidak bisa membayar para investornya dalam bentuk keuntungan, hal tersebut membuat para investor menarik kembali investasinya.

Bank syariah yang telah mulai memasuki perekonomian Indonesia terbukti kebal terhadap krisis moneter yang dialami Indonesia pada tahun 1997 hal ini dikarenakan bank syariah tidak mendasarkan operasinya pada riba, yang di Indonesia kita kenal dengan suku bunga, yang pada saat itu tingkat suku bunga sedang melambung sangat tinggi, Oleh karena itu bank konvensional berbendong – bondong untuk membuka cabang bank syariah.

Pada setiap tahunnya perkembangan bank dan industri ekonomi islam yang mengusung tema atau prinsip islam semakin banyak di Indonesia baik di bidang perbankan, perdagangan,dan dibidang lainya.

Data statistik industri keuangan Syariah sebagaimana telah dirilis oleh OJK tercatat ada 13 bank umum Syariah (BUS), 21 unit usaha Syariah (UUS), dan 167 bank pembiayaan rakyat Syariah (BPRS), 172 reksadana Syariah, dan obligasi syariah juga meningkat dengan pesat.

Dengan perkembangan ekonomi islam yang semakin lama semakin banyak di Indonesia, ekonomi islam mulai merangkak naik untuk mendominasi perekonomian di Indonesia dan bersaing dengan ekonomi konvensional yang telah terlebih dahulu menguasai perekonomian Indonesia.

Apalagi bank syariah mulai dilirik berbagai kalangan baik itu nasabah muslim maupun nasabah non muslim, dikarenakan bank Syariah mengusung prinsip yang digemari para nasabah seperti saham yang dapat di pegang atau diawasi sendiri oleh para nasabah, nasabah diberi kebebasan untuk berkontribusi dalam meningkatkan investasi ataupun melakukan pinjaman, nasabah merasa aman dan nyaman jika menabung di bank Syariah karena dirasa paling tahan dengan guncangan krisis moneter.

Di bank Syariah para nasabah diyakinkan bahwa system dan prinsip dari bank Syariah akan terus berjalan karena bank Syariah sendiri mepunyai Lembaga pengawas khusus yang biasa disebut dewan pengawas Syariah (DPS) yang berdiri langsung dibawah pengawasan majelis ulama Indonesia (MUI) disamping itu fasilitas dan pelayanan bank Syariah tak kalah dengan bank konvesional oleh karena itu nasabah berbondong-bondong mulai menabung ataupun melakukan pinjaman di bank Indonesia.

Selain bank entitas syariah juga melebarkan sayapnya melalui berbagai jalur misalnya saja investasi syariah, dana syariah, obligasi syariah, dan yang terbaru adalah pariwisata berbasis syariah. Dengan begitu sedikit demi sedikit ekonomi syariah mulai bersaing dengan ekonomi konvensional.

Pekermbangan ekonomi ini harus memberikan kemaslahatan bagi masyarakat dan juga mampu membantu meningkatkan perekonomian Indonesia yang masih menjadi negara berkembang.

Tri Muji Lestari

Mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura

(Robiatul Auliyah, SE,.MSA)

patinews.com

redaksi@patinews.com

Share
Published by
patinews.com

Recent Posts

Mengupas Keindahan Kerukunan Umat Beragama dan Budaya Desa Tempur Jepara

JEPARA, PATINEWS.COM Desa Tempur terletak di Kecamatan Keling Kabupaten Jepara, Jateng. Desa Tempur ini terletak…

6 Agustus 2020

Mengenal Bahasa Arab Sebagai Bahasa Internasional

PATINEWS.COM - FEATURED, Bahasa Arab merupakan salah satu bahasa asing yang yang banyak dijadikan sebagai…

6 Agustus 2020

Larangan Penyembelihan Qurban Hewan Sapi Bagi Warga Kudus, Bukti Toleransi Umat Beragama

KUDUS, PATINEWS.COM Beberapa waktu lalu, tepatnya pada tangga 31 Juli 2020, umat muslim diseluruh dunia…

6 Agustus 2020

Mahasiswa UMM Ajak Warga Budidayakan Tanaman Herbal, Guna Pencegahan Covid-19

JATENG, PATINEWS.COM Sekelompok mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang yang tergabung dalam Program Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa…

6 Agustus 2020

Pemberdayaan Perempuan Melalui Potensi Lokal

Perempuan merupakan salah satu komponen yang ada di masyarakat yang dapat dilibatkan dalam suatu pembangunan.…

6 Agustus 2020

Hari Jadi Pati ke 697, Sederhana Namun Kaya Makna

PATI, PATINEWS.COM Peringatan hari Jadi Kabupaten Pati yang ke-697 tahun 2020 ini terbilang cukup sederhana.…

6 Agustus 2020