
Patinews.com – Gabus, (Kamis, 27 Oktober 2016) Bertempat di Desa Banjar Sari Kecamatan Gabus Pati, Dandim 0718/ Pati menghadiri kegiatan “Teknologi Jajar Legowo Program Padi, Jagung, Dan Kedelai tahun 2016 di kabupaten Pati” dan Gerakan Percepatan Tanam yaitu, Musim Tanam Oktober – Maret Tahun 2016 – 2017 & Gerakan Tanam Serentak Di Wilayah Kabupaten Pati.
Adapun yang hadir dalam kegiatan tersebut antara lain, Dandim Pati, Kepala Dispertanak kabupaten Pati, Kapolsek gabus (AKP. Sudarsono. SH), Danramil Gabus, Camat gabus ( DRA. Niken Safitri), Kades Banjar sari ( Ir.Edi Suwono), Warga Desa Banjar sari dan para Mantri pertanian.
Kepala Dispertanak Pati dalam sambutannya menyampaikan, “Saya panjatkan puji syukur kepada Tuhan YME, bahwa kita semua bisa hadir ditempat ini dalam rangkanya penggalangan dan melaksanakan program Pajale. Saya juga berterima kasih kepada Komandan Kodim 0718/ Pati yang telah banyak mendukung program Pajale ini dan pengawasan subsidi pupuk, karena adanya kerjasama ini, para petani bisa mendapatkan kebutuhan subsidi pupuk maupun bibit dan alsintan secara merata”.
“Semoga harapan saya kepada para petani bisa mencapai hasil yang maksimal dalam program Pajale ini”, pungkasnya.
Letkol. Inf. Andri Amijaya Kusuma, S.Sos selaku Dandim 0718/ Pati, mengungkapkan “Kepada para petani saya minta dan mengharapakan jangan selalu bergantung pada orang lain, dalam arti kepada negara lain, contoh Vietnam, Malaysia dan India, jangan sampai kita di acak – acak oleh para tengkulak maupun orang lain. Kenapa? Di tahun 2016 ini Presiden bersama Mentri pertanian akan mengadakan bekerja sama dengan TNI dan Polri. Artinya : agar kita / petani tidak dimanfaatkan ajang bisnis oleh orang – orang yang tidak bertanggung jawab”.
“Untuk masalah harga dan surplus padi, waspadai kepada orang – orang yang akan mencari keuntungan sendiri tapi merugikan para petani. Jika ada masalah dilapangan segera laporkan kepada Babinsa setempat atau kepada saya sebagai Dandim 0718/Pati biar nanti segera kita tangkap pelaku pengoplosan pupuk subsidi maupun barang dan bahan pertanian lainnya”.
“Kemarin kita adakan penajaman soal Pajale mencapai 12.000 di tahun 2016 ini. Itu semua berkat kerja sama dengan bapak – bapak Sekalian. Kodim milik warga dan masyarakat, yang ikut membantu dan menjaga ke amanan wilayah, baik Wilayah sendiri dan NKRI”, tutup Dandim.
Kegiatan ditutup dengan melaksanakan tanam padi serentak secara bersamaan dengan Dispertanak, Muspika Kecamatan Gabus, Kapolsek, Danramil, para petani dan anggota siaga Makodim 0718/ Pati. (Patinews.com/ Pendim Pati)







