Demam PUBG Mobile, PUBG Game Haram?

Player Unknown’s Battle Grounds (PUBG) adalah game bergenre Battle Royal. Resmi rilis di Cina pada tanggal 9 Februari 2018 versi Android dan Ios. Dalam permainan ini bisa bermain solo, duo dan squad yang beranggotakan 4 pemain. Spesifikasi untuk smartphone cukup tinggi disarankan 4Gb/64Gb dan 6Gb/128Gb.

“Kami sangat gembira bisa merilis PUBG Mobile ini untuk Ios dan Android secara Internasional.” Kata wakil presiden Tencent Chen Jerry. “Kami bekerja keras demi menciptakan PUBG di mobile yang terasa seperti aslinya yang dicintai para pemain lama maupun pemain baru di game ini.”
Game ini sangat digandrungi oleh kaum muda, tak hanya itu remaja dewasa pun terpikat dengan game ini, baik itu pria maupun wanita.

“Game ini sangat seru dan menantang, membuat pemainnya merasakan sensasi yang berbeda ketika harus bertahan melawan 100 orang dalam game yang memiliki batas zona yang berjalan mengecil. Sampai pada titik zona terakhir dimana mereka dipertemukan dengan musuh terakhir dan berperang memperebutkan Chicken Dinner sebutan untuk pemenang dalam game ini,” Kata BossJahit anggota dari BigBoss Esport.

Baca juga:   Problem Solving, Cara Anggota Polres Pati Layani Warga

Begitu populernya game ini di Dunia khususnya Cina, Korea, Malaysia dan Indonesia menimbulkan pro dan kontra. “Game ini lebih banyak mudaratnya dari pada manfaatnya. Terbukti game ini membuat para pemainnya kecanduan dan didalamnya mengandung unsur kekerasan.”

Setelah terjadi penembakan yang membabi buta di kota Christchurch, Selandia Baru, masyarakat menyangkut pautkannya dengan game ini. Sampai akhirnya muncul kajian dari MUI yang menyebutkan bahwa Game PUBG Haram.

Berdasarkan pasal 8 permen kominfo Nomor 11 Tahun 2016 PUBG menunjukkan game yang berklasifikasi pada kekerasan dan hanya boleh dimainkan oleh gamer yang berusia 18 tahun ke atas. Jadi himbauan dari MUI bahwa Game PUBG Haram tidaklah benar.

Oleh: Ida Ayu Dewani

Demam PUBG Mobile, PUBG Game Haram? | patinews.com | 4.5

Leave a Reply