Dari Panggung Hiburan Sampai Panggung Kontestasi Politik

Oleh: Solichah, S.Pd.I (Ketua Panwaslucam Kec.Tayu Kab.Pati)

 

Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menutup pendaftaran bakal calon legislatif (bacaleg) untuk Pemilu 2024, pada Minggu kemarin, 14 Mei 2023. Menjelang pemilu serentak 2024, demi menggaet suara di pusat beberapa partai politik mengusung strategi politik. Mencalonkan menteri atau wamen aktif di periode pemerintahan Jokowi-Ma’ruf Amin sebagai calon legislatif pusat atau calon anggota DPR RI pada pemilu serentak 2024 mendatang adalah salah satu diantaranya.

Menteri Perdagangan RI Zulkifli Hasan merupakan salah satu contoh dimana sebelumnya ia pernah nyaleg di Lampung, namun kini ia ditempatkan oleh elit PAN untuk nyaleg lagi di dapil lain yakni Dapil Jatim demi untuk meraih suara PAN di Jatim.  Selain itu, menteri-menteri dan wamen lain yang tak ketinggalan baik itu instruksi partai atau keinginan sendiri seperti mantan gubernur Sulawesi Selatan yang kini menjabat menteri pertanian RI juga dicalonkan oleh partai Nasdem sebagai Bacaleg Dapil Sulawesi Selatan. 

Dari partai PKB selanjutnya ada Ida Fauziyah yang menjabat sebagai menteri ketenagakerjaan RI, Menteri Desa dan PDT yaitu Abdul Halim Iskandar yang juga dari PKB dapil Jatim, Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly dari PDIP dapil Sumatera Utara, begitu juga beberapa wamen yang turut ambil kursi bacaleg. 

Entah pencalonan tersebut akan menganggu kinerja mereka dan menjadi ancaman bagi Jokowi dalam sisa masa kepemimpinannya atau tetap menjadi jalan mulus keduanya. Tak hanya sampai di situ bahwa para petinggi partai menggaet para artis ibukota untuk menjadi figur publik. Artis dianggap sebagai orang yang sudah familiar di mata pemilih karena sering tampil di layar kaca bahkan sering menjadi idola dan perbincangan di antara remaja hingga ibu-ibu. Tak sedikit di antara mereka telah menjadi idola sebagian orang sehingga melahirkan fanatisme. Situasi tersebut menjadi keuntungan besar bagi partai politik tertentu dengan menempatkan artis kenamaan di dapil tertentu untuk menggaet suara pusat. 

Beberapa artis kenamaan sedang digaet oleh partai politik untuk membantu mengumpulkan suara pusat. Atau bahkan memang dari dari keinginan individu untuk menyuarakan suara artis melalui legislatif. 

Komedian Sunarji mendaftarkan diri ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk menjadi Calon Legislatif (Caleg) pada Pemilu 2024 mendatang. Diketahui, pria yang akrab disapa Narji ini akan maju di Dapil Jateng X dengan wilayah Batang, Pekalongan, Pemalang dan Kota Pekalongan.

PDIP juga tak mau kalah dengan mengusung artis sebagai bakal caleg DPR. Mulai dari penyanyi Once Mekel, Marcell Siahaan, Sari Yok Koeswoyo, Andre Hehanusa, lalu komedian Deni Cagur, seniman Taufik Hidayat Udjo, pembawa acara Tamara Geraldine, dan Lucky Perdana. Deretan nama artis yang dicalonkan ada yang berasal dari incumbent, seperti Rano Karno, Rieke Diah Pitaloka, Krisdayanti, Harvey Malaihollo, dan Junico Siahaan.

Dalam misinya, Nasdem juga menggaet artis mulai dari penyanyi senior Reza Artamevia, Choky Sitohang, pedangdut Annisa Bahar, artis ternama Ali Syakieb. Kemudian ada Didi Riyadi, Nafa Urbach, Diana Sastra dan Ramzi.

Ketua Umum (Ketum) Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan mengatakan, banyak artis dengan nama-nama baru yang ikut mendaftarkan diri sebagai calon legislatif (caleg) pada pemilihan legislatif (Pileg) 2024 melalui PAN. Sosok petahana ada Eko Patrio, Desy Ratnasari, dan Primus Yustisio. Nama baru ada Pasha Ungu, Uya Kuya, Astrid Kuya, Verrell Bramasta, Lula Kamal dan Tom Liwafa.

Dari Partai Demokrat Dede Yusuf, Ingrid Kansil, Dina Lorenza, Emilia Contessa, Arumi Bachsin juga dipinang untuk ikut dalam percaturan pemilu serentak 2024.

PKB juga turut mengusung aris papan atas sebagai bakal caleg. Di antaranya Tommy Kurniawan, Iyeth Bustami, Arzeti Bilbina, Camelia Lubis, Zora Vidyanata, Norman Kamaru.

Dari Gerindra ada Melly Goeslow, Ahmad Dhani, Ari Sihasale, Derry Drajad, Didi Mahardika, dan Ade Jona.

Exit mobile version