• Patinews.com
  • Berita
    • event
    • Olahraga
    • politik
    • bisnis
  • wisata
    • kuliner
    • Sejarah
  • Lowongan Kerja
  • Kontak
  • Youtube
  • Kirim Artikel/Berita
  • Login
Patinews Berita Pati Hari Ini
  • Home
  • NewsPrime
  • Tech
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Review
  • Kirim Artikel/BeritaCreate Story
No Result
View All Result
  • Home
  • NewsPrime
  • Tech
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Review
  • Kirim Artikel/BeritaCreate Story
Patinews Berita Pati Hari Ini
No Result
View All Result
Patinews Berita Pati Hari Ini
No Result
View All Result
Home Berita

Ampas Ketela Berdampak Buruk Bagi Hewan Ternak, Ini Alasannya

patinews.com by patinews.com
15 Oktober 2017
in Berita
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Ampas Ketela Berdampak Bagi Hewan Ternak, Ini Alasannya

Ampas Ketela Berdampak Bagi Hewan Ternak, Ini Alasannya (dok. Humas)

9.6k
VIEWS
Share on WAShare on FBShare on Twitter
Ampas Ketela Berdampak Buruk Bagi Hewan Ternak, Ini Alasannya
Ampas Ketela Berdampak Buruk Bagi Hewan Ternak, Ini Alasannya (dok. Humas)

PatiNews.Com – Kota, Pemanfaatan ampas ketela (telo .red) sudah lazim digunakan oleh warga Kabupaten Pati dan sekitarnya untuk campuran pakan ternak, baik itu sapi ataupun kambing. Ada anggapan di kalangan peternak, bahwa dengan pemberian konsumsi ampas ketela dapat meningkatkan nafsu makan hewan ternak.

Pemberian ampas ketela untuk campuran pakan ternak tidak berakibat buruk kepada hewan selama jumlah pemberiannya tidak berlebihan. Namun, pendapat bahwa ampas ketela bisa meningkatkan nafsu makan hewan ternak, dapat dikatakan salah, hal tersebut dinyatakan oleh Riyanta, dokter hewan di Puskeswan Kecamatan Jakenan, yang dirilis oleh Humas PatiKab.go.id.

RelatedPosts

Ketua DPRD Pati Soroti Efisiensi Anggaran: Semua Pejabat Harus Siap Dievaluasi

Tunjangan Rumah DPRD Pati Disorot, Ketua DPRD: “Kalau Demi Rakyat, Kami Siap Dievaluasi”

DPRD Pati Soroti Trauma Santriwati Korban Kasus Ponpes Ndholo Kusumo: “Jangan Hanya Dipindah, Mentalnya Juga Harus Dipulihkan”

Lebih lanjut dia menjelaskan, ampas ketela tidak terkandung zat-zat yang bisa mempengaruhi nafsu makan ternak. Jadi salah jika beranggapakan bisa meningkatkan nafsu makan.

Malahan, imbuhnya, ketika pemberian ampas ketela terlalu banyak bisa berakibat pada kebiasaan ternak itu sendiri. Akibatnya, ternak akan mogok makan ketika tidak diberikan campuran ampas ketela.

Karbohidrat yang terkandung dalam ampas ketela adalah selulosa yang sulit dicerna oleh sistem pencernaan hewan. Sehingga ketika ampas tersebut dimakan oleh hewan, akan terbuang percuma. ”Sebab untuk senyawa gula sebenarnya ada tiga. Yakni, glukosa, fruktosa, selulosa. Dan dari ketiga jenis tersebut yang paling sulit untuk dicerna oleh sistem pencernaan hewan ternak adalah selulosa”, jelasnya.

Campuran ampas ketela yang ideal untuk pakan ternak adalah 1 bagian ampas ketela dicampur dengan 3 bagian bekatul. Pemberian konsentrat dan komboran (campuran bekatul dan ampas ketela) merupakan upaya pemberian gizi tambahan di sela pemberian bahan makanan utama yakni rumput.

“Jika terlalu banyak makanan tambahan, bukannya daging hewan yang bertambah tetapi malah penimbunan lemak pada tubuh hewan,”, lanjutnya. Hewan yang lemaknya tinggi bisa mengurangi harga jual. (hms)

Tags: berita baru patiberita patiberita pati hari iniberita pati newsberita pati terbaruberita seputar patijawatengahkabar patikilas patilintas patipatipati newspati updatepatitodaysekitar muriasekitar patiseputarpatisuara patisuarapatinewswarta pati
patinews.com

patinews.com

redaksi@patinews.com

Related Posts

Bambang Susilo, Ali Badrudin, Hardi, DPRD Pati
Berita

Ketua DPRD Pati Soroti Efisiensi Anggaran: Semua Pejabat Harus Siap Dievaluasi

25 Mei 2026
16
Ali Badrudin, DPRD Pati
Berita

Tunjangan Rumah DPRD Pati Disorot, Ketua DPRD: “Kalau Demi Rakyat, Kami Siap Dievaluasi”

25 Mei 2026
13
Gedung DPRD Kabupaten Pati
Berita

DPRD Pati Soroti Trauma Santriwati Korban Kasus Ponpes Ndholo Kusumo: “Jangan Hanya Dipindah, Mentalnya Juga Harus Dipulihkan”

25 Mei 2026
11
Eko Kuswanto, DPRD Pati
Berita

252 Santri Ponpes Ndholo Kusumo Direlokasi, DPRD Pati: Pendidikan Anak Jangan Sampai Terputus

25 Mei 2026
13
Bambang Susilo, Ali Badrudin, Hardi, DPRD Pati
Berita

UMKM Pati Bakal Kena Pajak? DPRD Ungkap Batas Omzet Rp6 Juta Masih Bisa Berubah

25 Mei 2026
15
Bambang Susilo, Ali Badrudin, Hardi, DPRD Pati
Berita

Omzet UMKM Rp6 Juta Bakal Kena Pajak? DPRD dan Pemkab Pati Masih Bahas Aturan Baru

25 Mei 2026
12
Seedbacklink
No Result
View All Result

Terbaru

  • Ketua DPRD Pati Soroti Efisiensi Anggaran: Semua Pejabat Harus Siap Dievaluasi
  • Tunjangan Rumah DPRD Pati Disorot, Ketua DPRD: “Kalau Demi Rakyat, Kami Siap Dievaluasi”
  • DPRD Pati Soroti Trauma Santriwati Korban Kasus Ponpes Ndholo Kusumo: “Jangan Hanya Dipindah, Mentalnya Juga Harus Dipulihkan”
  • 252 Santri Ponpes Ndholo Kusumo Direlokasi, DPRD Pati: Pendidikan Anak Jangan Sampai Terputus
  • UMKM Pati Bakal Kena Pajak? DPRD Ungkap Batas Omzet Rp6 Juta Masih Bisa Berubah
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

© 2020 patinews.com - Pati Hari Ini patinews.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Patinews.com
  • Berita
    • event
    • Olahraga
    • politik
    • bisnis
  • wisata
    • kuliner
    • Sejarah
  • Lowongan Kerja
  • Kontak
  • Youtube
  • Kirim Artikel/Berita

© 2020 patinews.com - Pati Hari Ini patinews.