Wasbang Dan Bela Negara Bersama Pangdam V/Brw Di Ponpes Wali Barokah Kediri

Wasbang Dan Bela Negara Bersama Pangdam V/Brw Di Ponpes Wali Barokah Kediri

Wasbang Dan Bela Negara Bersama Pangdam V/Brw Di Ponpes Wali Barokah Kediri

Patinews.com – Kediri, Pangdam V/BRW Mayjen TNI ,I Made Sukadana, didampingi Dandim Kediri, Letkol inf Purnomosidi, Kasdim Kediri Mayor Inf Joni Marwantoto, dan Pabung Kodim Kediri, Mayor Inf Puguh disambut meriah H. Sunarto, selaku Ponpes Wali Barokah, saat kunjungan kerjanya di Kediri. Kehadiran orang nomor satu di jajaran Kod V/Brawijaya ini, juga disambut Muspika Kecamatan Pesantren serta sorak sorai dari ribuan santriawan/santriwati Ponpes yang berlokasi di Kota Kediri ini, kamis (12/01/2017).

Pada sambutannya, H.Sunarto mengatakan, sebagai salah satu pondok pesantren yang berkomitmen dengan empat konsensus dalam kehidupan berbangsa bernegara yaitu Pancasila ,UUD 1945 ,Bhineka Tunggal Ika dan NKRI. Seluruh materi yang disampaikan di ponpes ini mengutamakan ajaran berdakwah yang santun ,dan menyejukkan ditambah ilmu pengetahuan umum lainnya. Ponpes Wali Barokah sebagai bagian dari komponen masyarakat ,dalam kaitanya dengan TNI ,sesungguhnya sudah menjalin hubungan yang amat sangat dekat, bahkan dapat dikatakan mesra sejak awal berdirinya hingga saat ini.

Saat memberikan wawasan kebangsaan dan bela negara, Mayjen TNI, I Made Sukadana menjelaskan, empat konsensus dasar bangsa Indonesia ini, harus menjadi pandangan pokok seluruh rakyat Indonesia didalam hidup bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Di masa lalu, Nusantara menjadi besar karena penaklukan kerajaan-kerajaan yang ada saat itu, berdasarkan Sumpah Palapa yang dicetuskan Mahapatih Majapahit, Gajah Mada, yang bertekad ingin mempersatukan nusantara. Tetapi, konflik elit elit-elit kerajaan pada masa sesudahnya ,berakhir dengan perang saudara ,yang berakibat runtuhnya dominasi Kerajaan Majapahit di nusantara. Datangnya bangsa asing mula-mula adalah berdagang, tetapi ketika melihat kondisi nusantara yang kaya gemah ripah loh jinawi, visi dan misi perdagangan berubah menjadi invasi, yang pada akhirnya muncul bentuk kolonialisme di bumi nusantara ini.

Baca juga:   Serapan Gabah Di Hari Libur Tingkatkan Pasokan Cadangan Gabah Dan Beras

Di tahun 1908 muncullah organisasi modern pertama Budi Utomo sebagai tonggak sejarah bangkitnya semangat kebangsaan untuk meraih suatu kemerdekaan. Torehan sejarah itu berlanjut saat dikumandangkannya Sumpah Pemuda di tahun 1928, yang mengangkat nasionalisme dalam semangat persatuan dan kesatuan. Puncaknya, di tahun 1945, secara resmi Proklamasi menyatakan kemerdekaan bangsa ini lepas dari cengkeraman penjajahan, usai Presiden RI pertama Sukarno dan wakilnya Moh. Hatta mengumandangkannya dan disebarluaskan di seantero Indonesia.

Usai wawasan kebangsaan dan bela negara, Pangdam V/Brawijaya memberikan cinderamata kepada pengurus Ponpes Wali Barokah, sebagai simbolis persahabatan antara TNI dengan pondok-pondok pesantren dimanapun berada. (Patinews.com/ Pendim Kediri)

Wasbang Dan Bela Negara Bersama Pangdam V/Brw Di Ponpes Wali Barokah Kediri | patinews.com | 4.5

Leave a Reply