fbpx
  • Patinews.com
  • Berita
    • event
    • Olahraga
    • politik
    • bisnis
  • wisata
    • kuliner
    • Sejarah
  • Lowongan Kerja
  • Kontak
  • Youtube
  • Kirim Artikel/Berita
  • Login
Patinews Berita Pati Hari Ini
  • Home
  • NewsPrime
  • Tech
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Review
  • Kirim Artikel/BeritaCreate Story
No Result
View All Result
  • Home
  • NewsPrime
  • Tech
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Review
  • Kirim Artikel/BeritaCreate Story
Patinews Berita Pati Hari Ini
No Result
View All Result
Patinews Berita Pati Hari Ini
No Result
View All Result
Home Opini

Trend Self Diagnosis Pada Kesehatan Mental Remaja 

patinews.com by patinews.com
3 Maret 2024
in Opini
Reading Time: 3 mins read
A A
0
44
VIEWS
Share on WAShare on FBShare on Twitter

Trend Self Diagnosis Pada Kesehatan Mental Remaja 

(Oleh: Ainun Fitri Mughiroh, S.Sos., M.I.Kom)

RelatedPosts

Narasi Beracun

DPR Hanya Kumpulan “Korea”? Demo ke DPR untuk Apa?

Membangun Tata Kelola Yayasan Pendidikan Madrasah yang Modern dan Adaptif di Tengah Dinamika Perubahan

(Dosen Prodi Komunikasi & Penyiaran Islam Universitas Hasyim Asy’ari Tebuireng)

 

Kesehatan mental merupakan salah satu prioritas bagi seseorang dalam mendukung jalannya rutinitas kegiatan sehari-hari. Beragam konten di media sosial yang memuat edukasi  berkaitan dengan kesadaran dan pentingnya kesehatan mental dapat dikonsumsi oleh siapapun. Tak jarang beberapa kalangan muda secara tidak langsung membuat suatu self diagnosis, hanya melalui konten-konten yang beredar di media sosial.

Self diagnosis sendiri merupakan fenomena dimana seseorang berusaha mencari tahu tentang kondisi medis atau kesehatan yang mereka alami tanpa bantuan profesional dibidang medis. Hal ini seringkali dilakukan hanya dengan mengandalkan informasi yang didapat dari internet. Beberapa juga berusaha untuk mencari solusi dari masalah mental yang dihadapi namun dengan pengetahuan yang terbatas Hal ini tentunya sangat berbahaya karena didasarkan oleh presepsinya sendiri. Sehingga hasil diagnosis yang didapatkan kurang akurat.

 

Dari hal-hal tersebutlah gejala awal mental illness pada remaja  bukan semakin membaik, justru semakin memburuk. Tidak ada yang melarang mengenai self diagnosis terhadap sesuatu, namun hal itu boleh dilakukan hanya untuk mengetahui gejala awal, bukan untuk mendiagnosis permanen diri sendiri tanpa melakukan konsultasi dengan ahli medis. Adanya problematika ini salah satunya adalah dikarenakanya usia remaja yang sedang masa pencarian jati diri serta dalam masa produktif.

 

Selain dari pencarian jati diri, faktor penyebab mental illness pada usia remaja juga berasal dari beberapa faktor. Kondisi tersebut merupakan hasil kombinasi faktor genetik, psikologis, dan lingkungan. Faktor genetik berperan dalam perkembangan gangguan mental pada usia remaja. Seseorang yang memiliki riwayat keluarga dengan gangguan mental tertentu kemungkinan memiliki risiko untuk diturunkan pada keluarga lain dengan kondisi serupa, seperti depresi, bipolar, skizorenia.

 

Faktor psikologis juga tak luput dari penyebab terjadinya gangguan mental dikalangan remaja, trauma akan sesuatu dimasa lalu dapat menyebabkan seseorang mengalami gangguan psikis baik jangka panjang maupun pendek. Lingkungan yang kurang suportif juga berpengaruh pada kesehatan mental seseorang. Hal ini dapat disebabkan oleh faktor keluarga yang kurang harmonis atau bahkan pertemanan yang toxic.

Berdasarkan hasil yang terdapat pada laman Kemdikbud.go.id menyebutkan bahwa gangguan mental kerap terjadi pada kelompok usia 18-25 tahun. Usia inilah biasanya remaja memasuki masa kuliah. Biasanya mahasiswa memang rentan terkena gangguan kesehatan mental karena harus beradaptasi dengan lingkungan baru, tuntutan untuk berkembang dalam bidang akademik, karir, hingga pada masalah finansial. Mental health dan mental illness pada mahasiswa atau remaja dapat mempengaruhi aktifitas akademik yang sedang dikerjakan. Tidak jarang para mahasiswapun sering tidak hadir dalam aktifitas perkuliahan karena faktor yang mempengaruhinya. Oleh karena itu, remaja atau mahasiswa biasanya akan melakukan hal-hal yang bisa membuat mereka senang atau bahagia hanya untuk sekedar beristirahat sejenak dari rutinitas akademiknya.

 

Hal semacam ini sah-sah saja dan tidak ada yang melarang, namun yang perlu diperhatikan adalah terkadang dengan cara-cara self diagnonsis dan mencari solusi tanpa adanya pendampingan justru akan memperburuk kesehatan. Sehingga, memungkinkan untuk bertambahnya masalah baru. Mencari kesenangan lain seperti bersosialisasi dengan teman tentu dapat meredakan tingkat gangguan mental yang sedang dialami. Gejala-gejala mental illness atau mental health juga diperlukan memperbaiki komunikasi dengan lingkungan sosial baik itu keluarga, teman untuk saling berbagi. Disamping itu, perlunya menjaga pola hidup yang seimbang dengan cara mengatur jadwal pekerjaan, keluarga, teman, dan jadwal beristirahat. 

 

Tags: berita patijatengkabar patimediapatinewspatipati hari inipatihitspatinewssentralpatinewssuara patisuarapatinewswarta pati
patinews.com

patinews.com

redaksi@patinews.com

Related Posts

Opini

Narasi Beracun

7 Oktober 2025
335
DPR Hanya Kumpulan “Korea”? Demo ke DPR untuk Apa?
Opini

DPR Hanya Kumpulan “Korea”? Demo ke DPR untuk Apa?

22 September 2025
81
Membangun Tata Kelola Yayasan Pendidikan Madrasah yang Modern dan Adaptif di Tengah Dinamika Perubahan
Opini

Membangun Tata Kelola Yayasan Pendidikan Madrasah yang Modern dan Adaptif di Tengah Dinamika Perubahan

14 Juli 2025
74
Menatap Tahun Ajaran Baru: Ijazah Itu Hanya Tanda Anda Pernah Sekolah, Bukan Pernah Berpikir
Opini

Menatap Tahun Ajaran Baru: Ijazah Itu Hanya Tanda Anda Pernah Sekolah, Bukan Pernah Berpikir

10 Juli 2025
175
Mendobrak Kepalsuan Akademik: Refleksi Kebijakan Bupati Pati
Opini

Saat SD Negeri Sepi Peminat: Fenomena Baru SPMB di Kabupaten Pati

18 Juni 2025
565
Menjaga Amanah, Mengawal Masa Depan: Refleksi Pemilihan Kepala MTs Raudlatut Tholibin
Opini

Menjaga Amanah, Mengawal Masa Depan: Refleksi Pemilihan Kepala MTs Raudlatut Tholibin

19 Mei 2025
53
Seedbacklink
No Result
View All Result

Terbaru

  • Sat Polairud Polres Rembang Intensifkan Patroli dan Pengamanan di Pantai Karang Jahe Saat Libur Isra Mi’raj
  • KKMTs 04 Demak Gali Strategi Sukses Prestasi MTsN 1 Pati melalui Studi Tiru
  • Perkuat Hilirisasi Pertanian, Pati Siap Bangun Infrastruktur Pasca Panen Bersama Bulog
  • Bulog Salurkan Beras Premium untuk Korban Banjir, Bupati Sudewo Tegaskan Penanganan Darurat dan Normalisasi Sungai Jadi Prioritas
  • Hari Ketiga Pencarian Warga Diduga Hanyut di Sungai Kedungdowo Gunungwungkal Belum Membuahkan Hasil
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

© 2020 patinews.com - Pati Hari Ini patinews.

No Result
View All Result
  • Patinews.com
  • Berita
    • event
    • Olahraga
    • politik
    • bisnis
  • wisata
    • kuliner
    • Sejarah
  • Lowongan Kerja
  • Kontak
  • Youtube
  • Kirim Artikel/Berita

© 2020 patinews.com - Pati Hari Ini patinews.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist