Tiga Amal yang Tidak Akan Pernah Terputus
Allah menciptakan segala sesuatu di dunia ini dengan berpasang-pasangan, seperti menciptakan siang dan malam, susah dan gembira, lelaki dan perempuan, kehidupan dan kematian. Di dalam agama Islam semua mempercayai adanya kematian setelah kehidupan. Dalam Islam manusia diajarkan untuk selalu menebar kebaikan agar mendapatkan ridhlo dan pahala dari Allah, dan semua yang dikerjakan harus semata-mata karena Allah. Dan umat Islam harus yakin bahwa dengan menebar kebaikan insyaAllah akan ada balasan tersendiri dari Allah.
Oleh karena itu banyak orang Islam yang terus berlomba-lomba dalam kebaikan agar mendapatkan kehidupan yang layak di akhirat dan kelak berharap apa yang telah kita kerjakan mendapat ridhlo dari Allah. Karena Allah telah berjanji bahwa barang siapa yang bertaqwa dan mmenjauhi larangan yang ada, maka Allah akan memberikan balasan yang setimpal. Setiap umat beragama Islam bertaqwa adalah penting, dengan bertaqwa kita akan menjalankan perintah dan menjahui larangan-larangan Allah. Bertaqwa melalui ibadah menjalankan sholat wajib, sholat sunah, puasa berdzikir dan ibadah-ibadah lainnya.
Ketika kita masih hidup, kita masih bisa mengumpulkan amal ibadah melalui sholat, puasa, zakat, berbuat baik kepada orang lain, dan lain sebagainya. Tetapi jika ajal sudah datang dan menjemput kita, tidak ada seorang pun yang akan bisa menolak dan lari dari kematian itu. Maka setelah kita meninggal dunia tidak ada lagi kesempatan untuk menambah amal dan berharap datang pahala yang besar dari Allah. Karena setelah kita meninggal dunia seluruh amalan kita terputus, kecuali 3 perkara yaitu, shodaqoh atau amal jariyah, ilmu yang bermanfaat, do’a anak kepada orang tuanya. Rasulullah SAW pernah bersabda bahwa: apabila manusia telah meninggal dunia putuslah semua amalnya, kecuali 3 perkara yaitu, amal jariyah, ilmu bermanfaat, do’a anak kepada orang tuanya.
Berdasarkan sabda Rasulullah SAW di atas tersebut, bahwa ketika manusia meninggal dunia maka, yang menjadi amalnya terus mengalir adalah hanya ada 3 perkara, dan semunaya hilang. Yang dimaksud dengan 3 perkara teresbut adalah sebagai berikut:.
Shodaqoh atau amal jariyah
Amal jariyah atau shodaqoh yang kita lakukan semasa hidup di dunia akan terus mengalir dan menambah pahala bagi yang beramal. Contoh amal jariyah diantaranya membangun masjid, membangun sekolah, menyumbangkan sebagian hartanya untuk pendidikan, membangun sarana umum, memberikan buku yang bermanfaat bagi orang lain. Selama semua yang diberikan tersebut masih bermanfaat bagi kehidupan manusia maka pahalanya orang tersebut akan terus mengalir meskipun sudah meninggal dunia.
Ilmu yang bermanfaat
Ilmu yang kita dapat dan kita ajarkan kepada orang lain,serta membawa manfaat dan berguna dalam kehidupan, maka pahalanya akan terus mengalir kepada kita, meskipun kita telah meninggal dunia.
Anak yang selalu mendoakan orang tuanya
Ternyata segala amal ibadah dan kebaikan yang dilakukan oleh anak yang sholeh akan terus mengalir kepada orang tuanya. Do’a anak yang ikhlas dan tulus yang selalu dipanjatkan oleh anak kepada orang tuanya adalah merupakan kebanggaan tersendiri bagi kita.
Nah itulah pembahasan secara singkat tentang 3 amal yang tidak akan terputus meskipun yang beramal telah wafat, semoga dapat memberikan manfaat dan motivasi terhadap kalian semua agar gemar beramal saat di dunia. Sehingga jika kita nanti telah pulang ke hadapan Allah setidaknya sudah mempunyai tabungan, karena kita tidak tau sampai kapan ajal ini akan menjemput. Selamat mencoba dan selalu berharap yang positif akan balasan Allah.







