• Patinews.com
  • Berita
    • event
    • Olahraga
    • politik
    • bisnis
  • wisata
    • kuliner
    • Sejarah
  • Lowongan Kerja
  • Kontak
  • Youtube
  • Kirim Artikel/Berita
  • Login
Patinews Berita Pati Hari Ini
  • Home
  • NewsPrime
  • Tech
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Review
  • Kirim Artikel/BeritaCreate Story
No Result
View All Result
  • Home
  • NewsPrime
  • Tech
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Review
  • Kirim Artikel/BeritaCreate Story
Patinews Berita Pati Hari Ini
No Result
View All Result
Patinews Berita Pati Hari Ini
No Result
View All Result
Home Berita

Solar Mahal Cekik Pendapatan Melaut, DPRD Pati Desak Pemerintah Hadirkan Kebijakan Solar Khusus Nelayan

patinews.com by patinews.com
18 Mei 2026
in Berita, Berita Pati Hari ini, News
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Mukit, DPRD Pati

Mukit, DPRD Pati

34
VIEWS
Share on WAShare on FBShare on Twitter

Solar Mahal Cekik Pendapatan Melaut, DPRD Pati Desak Pemerintah Hadirkan Kebijakan Solar Khusus Nelayan

PATI – Tingginya harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar kian menyudutkan posisi para nelayan di Kabupaten Pati. Lonjakan biaya operasional ini dilaporkan membuat gelombang kapal penangkap ikan dari wilayah utara hingga selatan Pati memilih bersandar di pelabuhan dan belum berani melaut.

RelatedPosts

Bikin Resah dan Rugikan Kesehatan, Aturan Larangan Keras Sound Horeg di Pati Mulai Disuarakan dari Tayu!

Plt Bupati Pati Sebut Pemkab Sangat Butuh Kritik Objektif dari Media

Chandra: Pembangunan Harus Menjawab Persoalan Masyarakat

Kondisi darurat kelautan ini mendapat perhatian serius dari Anggota DPRD Kabupaten Pati, Mukit. Ia menegaskan bahwa persoalan solar merupakan variabel paling krusial yang saat ini melumpuhkan denyut nadi perekonomian kawasan pesisir Bumi Mina Tani.

Beban Operasional Terbesar Ada di Bahan Bakar

Mukit mengungkapkan, keengganan para nelayan untuk berangkat melaut sangat rasional. Dalam struktur pembiayaan logistik pelayaran, komponen bahan bakar menyedot porsi anggaran paling besar. Jika harga solar tetap bertengger di angka tinggi, risiko kerugian membayangi setiap keberangkatan kapal.

“Kondisi sekarang dari utara sampai selatan banyak yang belum melaut. Yang paling urgent memang BBM solar yang mahal karena biaya operasional terbesar ada di bahan bakar,” ujar Mukit, Senin (18/5/2026).

Ia menyayangkan lambatnya respons pemerintah pusat maupun provinsi dalam merumuskan kebijakan afirmatif bagi sektor perikanan tangkap, meskipun aspirasi ini sudah berulang kali disuarakan di tingkat daerah.

Sistem Bagi Hasil Bikin Nelayan Paling Menderita

Lebih lanjut, Mukit membeberkan realitas lapangan mengenai sistem pengupahan di sektor perikanan yang menggunakan pola bagi hasil (fair sharing) antara pemilik kapal (pengusaha) dan anak buah kapal (nelayan).

Dalam sistem ini, seluruh modal operasional penangkapan ikan—termasuk pembelian solar—wajib dipotong terlebih dahulu dari total nilai pendapatan hasil tangkapan kotor.

$$Pemasukan Kotor – Biaya Operasional (BBM, Logistik) = Sisa Hasil Usaha (SHU)$$

Sisa hasil usaha ($SHU$) itulah yang kemudian dibagi rata dengan porsi:

  • 50 persen untuk pemilik kapal/pengusaha.

  • 50 persen untuk dibagi kepada para nelayan pekerja.

“Karena sistemnya bagi hasil, maka biaya operasional dipotong dulu dari hasil tangkapan, baru sisanya dibagi. Pembagiannya memang fair. Namun, semakin tinggi biaya operasional untuk solar, maka otomatis sisa uang yang dibawa pulang oleh nelayan ke rumah akan semakin tipis,” jelas politisi Pati tersebut.

Bukan Subsidi Penuh, Hanya Minta Solar Khusus

DPRD Pati menegaskan bahwa para pelaku usaha perikanan dan nelayan di Pati tidak sedang menuntut ketergantungan pada subsidi penuh dari negara. Mereka hanya mengetuk pintu kebijakan agar pemerintah menciptakan klaster harga atau suplai “Solar Khusus Nelayan” yang formulasinya disesuaikan dengan daya beli sektor kelautan daerah.

Mukit mengakui, keterbatasan wewenang yang dimiliki DPRD tingkat kabupaten sering kali menjadi tembok penghambat eksekusi kebijakan makro seperti regulasi BBM. Kendati demikian, pihak legislatif berjanji akan terus meneruskan nota aspirasi ini ke tingkat kementerian terkait.

Nelayan Kabupaten Pati kini menaruh harapan besar agar pemerintah segera menurunkan solusi konkret terkait tata niaga dan distribusi solar, agar armada kapal dapat kembali berlayar secara normal dan roda ekonomi pesisir kembali bergerak.


Dilema Struktur Pembiayaan Nelayan Pati:

  • Masalah Utama: Harga solar tinggi memicu lonjakan biaya logistik kapal.

  • Dampak Riil: Pendapatan bersih nelayan merosot tajam akibat sistem potong modal awal.

  • Pola Pengupahan: Sistem bagi hasil 50:50 setelah dikurangi biaya solar.

  • Tuntutan Sektor: Pembentukan regulasi tata niaga “Solar Khusus Nelayan” non-subsidi penuh.

Tags: berita patiDPRD Patijatengkabar patimediapatinewsMukitpatipati hari inipatihitspatinewssentralpatinewssuara patisuarapatinewswarta pati
patinews.com

patinews.com

redaksi@patinews.com

Related Posts

Bikin Resah dan Rugikan Kesehatan, Aturan Larangan Keras Sound Horeg di Pati Mulai Disuarakan dari Tayu!
Berita

Bikin Resah dan Rugikan Kesehatan, Aturan Larangan Keras Sound Horeg di Pati Mulai Disuarakan dari Tayu!

8 Agustus 2026
14
Plt Bupati Pati Sebut Pemkab Sangat Butuh Kritik Objektif dari Media
Berita

Plt Bupati Pati Sebut Pemkab Sangat Butuh Kritik Objektif dari Media

8 Agustus 2026
14
Chandra: Pembangunan Harus Menjawab Persoalan Masyarakat
Berita

Chandra: Pembangunan Harus Menjawab Persoalan Masyarakat

8 Agustus 2026
13
Direktur Utama PT Jasa Raharja (Persero), Muhammad Awaluddin, saat menjadi salah satu pembicara utama dalam The Forum 2026 yang diselenggarakan Asosiasi Ahli Manajemen Asuransi Indonesia (AAMAI) di Yogyakarta, Kamis (6/8/2026).
Berita

Transformasi Digital Jasa Raharja, Data dan Kolaborasi Jadi Kunci Perkuat Perlindungan Korban Kecelakaan

8 Agustus 2026
11
Liga Kapolres Rembang 2026 Divisi Mobile Legends Usai, SMPN 5 Rembang Raih Juara
News

Liga Kapolres Rembang 2026 Divisi Mobile Legends Usai, SMPN 5 Rembang Raih Juara

8 Agustus 2026
24
Kapolsek Lasem Bersama Forkopimcam Ikuti Olahraga Bersama Semarakkan HUT Kemerdekaan RI ke-81
News

Kapolsek Lasem Bersama Forkopimcam Ikuti Olahraga Bersama Semarakkan HUT Kemerdekaan RI ke-81

8 Agustus 2026
16
Seedbacklink
No Result
View All Result

Terbaru

  • Bikin Resah dan Rugikan Kesehatan, Aturan Larangan Keras Sound Horeg di Pati Mulai Disuarakan dari Tayu!
  • Plt Bupati Pati Sebut Pemkab Sangat Butuh Kritik Objektif dari Media
  • Chandra: Pembangunan Harus Menjawab Persoalan Masyarakat
  • Transformasi Digital Jasa Raharja, Data dan Kolaborasi Jadi Kunci Perkuat Perlindungan Korban Kecelakaan
  • Liga Kapolres Rembang 2026 Divisi Mobile Legends Usai, SMPN 5 Rembang Raih Juara
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

© 2020 patinews.com - Pati Hari Ini patinews.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Patinews.com
  • Berita
    • event
    • Olahraga
    • politik
    • bisnis
  • wisata
    • kuliner
    • Sejarah
  • Lowongan Kerja
  • Kontak
  • Youtube
  • Kirim Artikel/Berita

© 2020 patinews.com - Pati Hari Ini patinews.