fbpx

Seminar Kebangsaan Bangun Nasionalisme di Gelar di Makodim Pati

Seminar Kebangsaan Bangun Nasionalisme di Gelar di Makodim Pati

Seminar Kebangsaan Bangun Nasionalisme di Gelar di Makodim Pati (Dok: Pendim Pati)

Patinews.com – Kota, Bertempat di Aula Makodim 0718/Pati, berlangsung kegiatan “Seminar Kebangsaan Membangun Nasionalisme Ditengah Masyarakat Plural Dalam Menghadapi Tantangan Masyarakat Global” yang di hadiri kurang lebih 225 peserta (Selasa, 04 Oktober 2016).

Adapun narasumber dari kegiatan tersebut antara lain, Letkol.Inf Andre AK (Dandim 0718/Pati), KH. Muhammad Aliudin (Pondok pesantren sentulan Gresik), AKP. Supriyanto SH (Kasat Binmas Polres Pati), Dr.Ahmad Dimiyati (Dosen STAIPPati).

Seminar Kebangsaan ini juga dihadiri oleh, Kasdim 0718/Pati (May.Inf. Agus Supriyadi), Komunitas Gusdurian (Bp.Eddy Siswanto dan KH.Happy I), Danramil se Kabupaten Pati, Tokoh lintas Agama Pati, Para Pengusaha Kabupaten Pati, Perwakilan SKPD Kabupaten Pati, Perwakilan Banser Kabupaten Pati, Perwakilan FKPPI Kabupaten Pati, Perwakilan PPM Pati, Perwakilan Mahasiswa Kabupaten Pati dan Perwakilan pelajar SMA/SMK se-Kabupaten Pati.

Dalam paparannya, Dandim 0718/Pati (Letkol.Inf.Andre .AK) menyampaikan, “sejarah lahirnya TNI (Tentara Nasional Indonesia) yang dulunya adalah gabungan lascar – laskar dan pejuang bekas PETA (Pembela Tanah Air) yang tergabung dalam BKR. Seiring berjalannya waktu mengalami perubahan dan pada akhirnya pada tanggal 1 April 1999 menjadi TNI”.

“Kita berharap kepada generasi muda, agar menjadi ujung tombak sebagai generasi penerus, kita menghimbau kepada adik – adik sekarang ini bahwa ancaman yang ada di negara kita antara lain komunisme, kemiskinan, ISIS, Narkoba mengancam negara kita. Perang saat ini tidak Nampak, namun sesungguhnya kita masuk dalam perang global di dunia”, lanjut Dandim.

“Mari kita mengisi dengan baik kemerdekaan ini, selalu mewaspadai banyaknya kriminalitas, dan penyalahgunaan narkoba. Maka dari itu kita perlu bersatu memberantas semuanya, kita sampaikan kepada adik – adik sekalian tentang Pancasila dan UUD 45 perlu adanya pemahaman makna di dalamnya”. Kita patut berbangga kepada NKRI bahwa negara lain masih memperhitungkan negara kita, di luar negeri, TNI di segani dan dalam kejuaraan menembak TNI kita bisa menjadi juara umum dalam acara menembak dunia, mari kita berbuat baik, tulus dan iklas”, pungkas Dandim Pati.

Baca juga:   Cara Tepat Mencari Rumah

Sementara itu AKP. Supriyanto.SH selaku Kasat Binmas Polres Pati menyampaikan, “Teroris tidak terkait dengan agama, upaya Kepolisian selalu memberi penyuluhan kepada masyarakat tentang terorisme. Bahwa teroris merupakan gerombolan yang tidak bertanggung jawab dan ingin mengacaukan negara kita”.

KH. Moh Aliudin yang merupakan pengasuh Pondok pesantren sentulan Gresik menyampaikan Islam adalah Agama yang cinta damai, “Bahwa di dalam Islam tidak memandang siapapun yang menjadi pempinan. Maka untuk itu berjuanglah dan berjihadlah di jalan Allah dengan cara yang benar, kita juga di wajibkan untuk berdakwah antara lain dengan ceramah dan tulisan, maka dari sekarang kita harus memberikan semangat bagi orang lain. Islam itu tidak ada sangkut pautnya dengan terorisme”.

“Bukti bahwa Islam tidak merusak peradapan umat lain adalah, masjid di damaskus pada waktu islam masuk dinegara tersebut, di bagi dua oleh khalifah, bagian kanan di fungsikan sebagai masjid dan kiri sebagai gereja dan itu berlangsung puluhan tahun. Bukti ini sekarang masih ada dan masih di lestarikan. Islam adalah agama cinta damai dan toleran dengan agama lain”, lanjut Kyai asal Gresik itu. (Patinews.com / Pendim Pati / Berita Pati hari ini)

Seminar Kebangsaan Bangun Nasionalisme di Gelar di Makodim Pati | patinews.com | 4.5

Leave a Reply