• Patinews.com
  • Berita
    • event
    • Olahraga
    • politik
    • bisnis
  • wisata
    • kuliner
    • Sejarah
  • Lowongan Kerja
  • Kontak
  • Youtube
  • Kirim Artikel/Berita
  • Login
Patinews Berita Pati Hari Ini
  • Home
  • NewsPrime
  • Tech
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Review
  • Kirim Artikel/BeritaCreate Story
No Result
View All Result
  • Home
  • NewsPrime
  • Tech
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Review
  • Kirim Artikel/BeritaCreate Story
Patinews Berita Pati Hari Ini
No Result
View All Result
Patinews Berita Pati Hari Ini
No Result
View All Result
Home News

Satu-satunya Produksi Rumahan Tembakau di Desa Klayusiwalan Batangan

patinews.com by patinews.com
1 Oktober 2021
in Berita, Berita Pati Hari ini, News
Reading Time: 4 mins read
A A
0
Satu-satunya Produksi Rumahan Tembakau di Desa Klayusiwalan Batangan
254
VIEWS
Share on WAShare on FBShare on Twitter

BATANGAN, PATINEWS.COM

Sukardi (50) merupakan satu-satunya warga desa Klayusiwalan yang memproduksi tembakau. Beliau bekerja sebagai tukang batu dan usaha produksi tembakau hanya sebagai usaha sampingan. Beliau adalah satu-satunya petani tembakau di desa Klayusiwalan.

RelatedPosts

Siap Berlaga di Kapolda Jateng Cup E-Sport 2026, Tim E-Sport Polres Rembang Matangkan Persiapan

Bidik Tiga Besar Porprov Jateng 2026, Pemkab Pati Siapkan Rp2,345 Miliar untuk Pembinaan Atlet

Kabar Gembira untuk Guru! Tunjangan Naik, Non ASN Jadi Rp2 Juta, ASN 1x Gapok, Langsung Masuk Rekening

Foto bersama istri dari bapak Sukardi

Sudah dua tahun beliau menekuni usaha produksi rumahan tembakau. Beliau memilih bibit tanaman tembakau sendiri dari pengepul bibit. Sedangkan untuk penanaman bibit, perawatan tanaman, memanen, hingga memproduksi, beliau dibantu oleh istrinya.

Mahasiswa KKN-IK IAIN Kudus turut serta membantu dalam panen tembakau.

Tanaman tembakau sebaiknya ditanam di akhir musim hujan (bulan maret-april) agar dapat di panen pada puncak musim kemarau (bulan agustus). Waktu olah tanah minimal 35 hari sebelum tanam (H-35) sedangkan masa tanamnya 100-120 hari. Setelah tiga bulan tembakau bisa dipanen. Biasanya daun tembakau dipanen 2 hari sekali, tergantung cuaca. Jika terkena hujan maka daun tembakau akan berwarna hijau muda kembali. Cara memanennya dengan memetik 2 atau 3 lembar daun pertanaman yang sudah berwarna kuning. Kemudian hasil panen langsung dibawa ke rumah untuk di giling menggunakan mesin giling. Hasil gilingan tembakau, kemudian dikeringkan di bawah terik matahari dengan menggunakan alas kayu yang berlobang agar panas dapat terserap secara menyeluruh. Dalam proses pengeringan dibutuhkan waktu dua atau tiga hari. Tembakau yang sudah kering dimasukkan dan dikumpulkan ke dalam plastik berukuran besar.

Proses pengeringan tembakau.

Bapak Sukardi biasanya menjual hasil tembakau ke Gudang Sadana Rembang. Harga tembakau 25 ribu perkilo, tergantung dari kualitas tembakau yang dihasilkan.

“Kendala yang dihadapi ketika musim hujan biasanya sawah terkena banjir dan hama ulat. Jadi hasilnya kurang bagus, karena tanaman tembakau itu sangat membutuhkan panas matahari.” Ujar bapak Sukardi.

Walaupun begitu menurut bapak Sukardi dari hasil penjualan sudah lumayan untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari sebagai usaha sampingan. Harapan beliau semoga kedepannya dapat memperbesar usaha miliknya.

Mahasiswa KKN-IK IAIN Kudus turut serta membantu dalam proses pengeringan tembakau.

Tags: batanganberita patiiain kudusjatengkabar patiKlayusiwalanmediapatinewspatipati hari inipatihitspatinewssentralpatinewssuara patisuarapatinewswarta pati
patinews.com

patinews.com

redaksi@patinews.com

Related Posts

Siap Berlaga di Kapolda Jateng Cup E-Sport 2026, Tim E-Sport Polres Rembang Matangkan Persiapan
Berita

Siap Berlaga di Kapolda Jateng Cup E-Sport 2026, Tim E-Sport Polres Rembang Matangkan Persiapan

13 Juni 2026
14
Bidik Tiga Besar Porprov Jateng 2026, Pemkab Pati Siapkan Rp2,345 Miliar untuk Pembinaan Atlet
News

Bidik Tiga Besar Porprov Jateng 2026, Pemkab Pati Siapkan Rp2,345 Miliar untuk Pembinaan Atlet

13 Juni 2026
15
Kabar Gembira untuk Guru! Tunjangan Naik, Non ASN Jadi Rp2 Juta, ASN 1x Gapok, Langsung Masuk Rekening
News

Kabar Gembira untuk Guru! Tunjangan Naik, Non ASN Jadi Rp2 Juta, ASN 1x Gapok, Langsung Masuk Rekening

13 Juni 2026
12
Ngaji Gus Muwafiq, Plt Bupati : Pati Harus Dibangun di Atas Fondasi Moral yang Kuat
News

Ngaji Gus Muwafiq, Plt Bupati : Pati Harus Dibangun di Atas Fondasi Moral yang Kuat

13 Juni 2026
13
event

Event Organizer Jakarta Semakin Dibutuhkan untuk Mendukung Berbagai Kegiatan Perusahaan

13 Juni 2026
18
Kapolres Rembang Dampingi Dirbinmas Polda Jateng Buka Pelatihan Satpam Gada Pratama di Rembang
Berita

Kapolres Rembang Dampingi Dirbinmas Polda Jateng Buka Pelatihan Satpam Gada Pratama di Rembang

12 Juni 2026
14
Seedbacklink
No Result
View All Result

Terbaru

  • Siap Berlaga di Kapolda Jateng Cup E-Sport 2026, Tim E-Sport Polres Rembang Matangkan Persiapan
  • Bidik Tiga Besar Porprov Jateng 2026, Pemkab Pati Siapkan Rp2,345 Miliar untuk Pembinaan Atlet
  • Kabar Gembira untuk Guru! Tunjangan Naik, Non ASN Jadi Rp2 Juta, ASN 1x Gapok, Langsung Masuk Rekening
  • Ngaji Gus Muwafiq, Plt Bupati : Pati Harus Dibangun di Atas Fondasi Moral yang Kuat
  • Event Organizer Jakarta Semakin Dibutuhkan untuk Mendukung Berbagai Kegiatan Perusahaan
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

© 2020 patinews.com - Pati Hari Ini patinews.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Patinews.com
  • Berita
    • event
    • Olahraga
    • politik
    • bisnis
  • wisata
    • kuliner
    • Sejarah
  • Lowongan Kerja
  • Kontak
  • Youtube
  • Kirim Artikel/Berita

© 2020 patinews.com - Pati Hari Ini patinews.