• Patinews.com
  • Berita
    • event
    • Olahraga
    • politik
    • bisnis
  • wisata
    • kuliner
    • Sejarah
  • Lowongan Kerja
  • Kontak
  • Youtube
  • Kirim Artikel/Berita
  • Login
Patinews Berita Pati Hari Ini
  • Home
  • NewsPrime
  • Tech
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Review
  • Kirim Artikel/BeritaCreate Story
No Result
View All Result
  • Home
  • NewsPrime
  • Tech
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Review
  • Kirim Artikel/BeritaCreate Story
Patinews Berita Pati Hari Ini
No Result
View All Result
Patinews Berita Pati Hari Ini
No Result
View All Result
Home Berita

Perayaan Sedekah Bumi Desa Sirahan Sebagai Upaya Melestarikan Warisan Budaya

patinews.com by patinews.com
5 Mei 2025
in Berita, Berita Pati Hari ini, News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Perayaan Sedekah Bumi Desa Sirahan Sebagai Upaya Melestarikan Warisan Budaya

Perayaan Sedekah Bumi Desa Sirahan Sebagai Upaya Melestarikan Warisan Budaya

418
VIEWS
Share on WAShare on FBShare on Twitter

Perayaan Sedekah Bumi Desa Sirahan Sebagai Upaya Melestarikan Warisan Budaya

CLUWAK, PATINEWS.COM

Desa Sirahan, Kecamatan Cluwak, Kabupaten Pati, kembali menggelar tradisi Sedekah Bumi yang telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakatnya. Tradisi ini tidak hanya menjadi wujud syukur kepada Allah SWT atas hasil bumi, tetapi juga sarana pelestarian budaya yang kaya akan nilai-nilai lokal dan kearifan masyarakat Jawa.

RelatedPosts

Modal Pengalaman dan Prestasi, Tim E-Sport Polres Rembang Percaya Diri Hadapi Kapolda Jateng Cup E-Sport Tournament 2026

Direktur Operasional Jasa Raharja Tinjau Samsat Rajabasa, Dorong Peningkatan Pelayanan dan Pendapatan Daerah

Polisi Pati Amankan Pria yang Diduga Bakar Rumah Orang Tuanya di Sukolilo, Kerugian Capai Rp100 Juta

Sebagaimana tahun-tahun sebelumnya, sedekah bumi di Desa sirahan diselenggarakan saban bulan Apit (Dzulqo’dah), tepatnya jatuh pada Senin Pahing. Sedekah bumi ini dimulai dengan berbagai macam prosesi. Pada malam Jumat Wage sebelumnya dilaksanakan “Manganan,” yakni doa bersama dan tahlil di tempat ibadah dengan membawa nasi besek untuk dimakan bersama sebagai bentuk doa keselamatan dan penghormatan kepada leluhur.

Selanjutnya, di area Punden Mbah Bali diadakan pagelaran Langen Beksan, sebuah kesenian tradisional yang menjadi bagian penting dalam menjaga kelestarian budaya lokal. Pada malam senin menjelang perayaan sedekah bumi digelar pengajian umum KH. Ismail Mashudi dari Pati yang dilaksanakan di halaman Balai Desa Sirahan.
Puncak perayaan ditandai dengan arak-arakan gunungan atau “Jembul” yang dihias dengan hasil bumi, diiringi karnaval budaya yang melibatkan seluruh warga desa pada hari senin pukul 13.00. Pada saat yang sama juga dimulai pagelaran wayang kulit Wahyu Budoyo yang berlangsung selama sehari semalam, menampilkan seni tradisional yang sarat dengan pesan moral dan spiritual.

Petinggi Desa (Kepala Desa) Sirahan, Bapak Sutiyono, menjelaskan bahwa Sedekah Bumi merupakan bentuk shodaqoh hasil bumi yang mengandung makna syukur atas rejeki yang diberikan oleh Allah SWT. Tradisi ini tidak hanya diwariskan secara turun-temurun, tetapi juga menjadi media edukasi untuk generasi muda agar tetap mencintai dan melestarikan budaya lokal di tengah derasnya globalisasi dan modernisasi yang cenderung menggeser minat mereka ke budaya barat.

“Desa Sirahan dikenal dengan semboyan “Gemah Ripah Loh Jinawi” menunjukkan bagaimana tradisi Sedekah Bumi dapat menjadi perekat sosial dan identitas budaya masyarakat. Melalui pelaksanaan yang melibatkan seluruh warga, tradisi ini menumbuhkan rasa empati, solidaritas, dan kebersamaan yang kuat,” ungkapnya.

Pada sedekah bumi kali ini, ada 5 gunungan atau jembul hasil bumi dari masing- masing RW yang diarak keliling desa.

Menurutnya, warga sangat nyengkuyung bareng terkait dengan sedekah bumi ini. Bahkan, per KK memberi kan swadaya Rp 100 ribu dan terkumpul sekitar Rp 78 juta untuk mensukseskan jalannya acara.

“Hasil dari swadaya masyarakat ini, kemudian digunakan untuk membuat berbagai acara. Termasuk wayang, pengajian dan pagelaran Langen Beksan,” jelasnya.

“Kami juga ingin menumbuhkan minat dan bakat masyarakat dengan melibatkannya dalam pelestarian budaya ini, bahkan ada salah satu dukuh yang mengangkat tema jawa seperti tokoh-tokoh pewayangan,” katanya.

Sutiyono menyebutkan, Sedekah Bumi bukan sekadar ritual tahunan, melainkan wujud nyata penghargaan terhadap alam dan warisan leluhur yang harus dijaga keberlangsungannya. Tradisi ini juga membuktikan bahwa budaya dan agama dapat berjalan beriringan, sebagaimana ajaran Islam yang mengajarkan pentingnya sedekah dan solidaritas sosial.

“Kami berharap kegiatan semacam ini kami tetap bisa menjaga dan sedekah bumi ini bukan hanya sebuah tradisi, melainkan juga sebuah wujud nyata dari komitemen masyarakat dalam melestarikan budaya dan menjaga keharmonisan hidup. Melalui acara ini, masyarakat dapat terus merasakan kebersamaan, memperkuat identitas budaya, dan memperingati pentingnya menjaga alam dan hasil bumi,” imbuhnya.

(Khanifatun Nihayah).

 

Tags: berita patijatengkabar patimediapatinewspatipati hari inipatihitspatinewssentralpatinewssuara patisuarapatinewswarta pati
patinews.com

patinews.com

redaksi@patinews.com

Related Posts

Modal Pengalaman dan Prestasi, Tim E-Sport Polres Rembang Percaya Diri Hadapi Kapolda Jateng Cup E-Sport Tournament 2026
Berita

Modal Pengalaman dan Prestasi, Tim E-Sport Polres Rembang Percaya Diri Hadapi Kapolda Jateng Cup E-Sport Tournament 2026

14 Juni 2026
15
Direktur Operasional Jasa Raharja Tinjau Samsat Rajabasa, Dorong Peningkatan Pelayanan dan Pendapatan Daerah
Berita

Direktur Operasional Jasa Raharja Tinjau Samsat Rajabasa, Dorong Peningkatan Pelayanan dan Pendapatan Daerah

14 Juni 2026
14
Polisi Pati Amankan Pria yang Diduga Bakar Rumah Orang Tuanya di Sukolilo, Kerugian Capai Rp100 Juta
News

Polisi Pati Amankan Pria yang Diduga Bakar Rumah Orang Tuanya di Sukolilo, Kerugian Capai Rp100 Juta

14 Juni 2026
16
Polisi Pati Amankan Pria yang Diduga Bakar Rumah Orang Tuanya di Sukolilo, Kerugian Capai Rp100 Juta
News

Polisi Pati Amankan Pria yang Diduga Bakar Rumah Orang Tuanya di Sukolilo, Kerugian Capai Rp100 Juta

14 Juni 2026
14
Siap Berlaga di Kapolda Jateng Cup E-Sport 2026, Tim E-Sport Polres Rembang Matangkan Persiapan
Berita

Siap Berlaga di Kapolda Jateng Cup E-Sport 2026, Tim E-Sport Polres Rembang Matangkan Persiapan

13 Juni 2026
16
Bidik Tiga Besar Porprov Jateng 2026, Pemkab Pati Siapkan Rp2,345 Miliar untuk Pembinaan Atlet
News

Bidik Tiga Besar Porprov Jateng 2026, Pemkab Pati Siapkan Rp2,345 Miliar untuk Pembinaan Atlet

13 Juni 2026
17
Seedbacklink
No Result
View All Result

Terbaru

  • Modal Pengalaman dan Prestasi, Tim E-Sport Polres Rembang Percaya Diri Hadapi Kapolda Jateng Cup E-Sport Tournament 2026
  • Direktur Operasional Jasa Raharja Tinjau Samsat Rajabasa, Dorong Peningkatan Pelayanan dan Pendapatan Daerah
  • Polisi Pati Amankan Pria yang Diduga Bakar Rumah Orang Tuanya di Sukolilo, Kerugian Capai Rp100 Juta
  • Polisi Pati Amankan Pria yang Diduga Bakar Rumah Orang Tuanya di Sukolilo, Kerugian Capai Rp100 Juta
  • Siap Berlaga di Kapolda Jateng Cup E-Sport 2026, Tim E-Sport Polres Rembang Matangkan Persiapan
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

© 2020 patinews.com - Pati Hari Ini patinews.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Patinews.com
  • Berita
    • event
    • Olahraga
    • politik
    • bisnis
  • wisata
    • kuliner
    • Sejarah
  • Lowongan Kerja
  • Kontak
  • Youtube
  • Kirim Artikel/Berita

© 2020 patinews.com - Pati Hari Ini patinews.