• Patinews.com
  • Berita
    • event
    • Olahraga
    • politik
    • bisnis
  • wisata
    • kuliner
    • Sejarah
  • Lowongan Kerja
  • Kontak
  • Youtube
  • Kirim Artikel/Berita
  • Login
Patinews Berita Pati Hari Ini
  • Home
  • NewsPrime
  • Tech
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Review
  • Kirim Artikel/BeritaCreate Story
No Result
View All Result
  • Home
  • NewsPrime
  • Tech
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Review
  • Kirim Artikel/BeritaCreate Story
Patinews Berita Pati Hari Ini
No Result
View All Result
Patinews Berita Pati Hari Ini
No Result
View All Result
Home Edukasi

Mahasiswa KKN UNDIP di Keboromo Tayu, Ubah Limbah Jadi Berkah

patinews.com by patinews.com
7 Februari 2021
in Edukasi
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Mahasiswa KKN UNDIP di Keboromo Tayu, Ubah Limbah Jadi Berkah
108
VIEWS
Share on WAShare on FBShare on Twitter

Pati (07/02/2021) – Pandemi covid-19 merupakan masa dimana seluruh jajaran masyarakat harus beradaptasi dengan kebiasaan-kebiasaan baru, seperti memakai masker, menjaga jarak, rajin mencuci tangan hingga bekerja dari rumah. Corona Virus Disease (Covid-19) telah memberi dampak buruk terhadap dunia, khususnya masyarakat Indonesia. Misalnya pengurangan pendapatan sampai kehilangan pekerjaan, sehingga angka pengangguran juga meningkat. Dengan adanya hal tersebut maka masyarakat dituntut untuk lebih kreatif dan inovatif untuk menjadikan sesuatu yang ada disekitar mereka menjadi produk bernilai ekonomis. Adanya wabah tersebut juga berdampak kepada kegiatan pengabdian mahasiswa UNDIP Semarang yang biasanya dilakukan secara kelompok (tim) maka pada KKN saat ini dilakukan secara mandiri (individu)

Kuliah Kerja Nyata (KKN) TIM I UNDIP Semarang dengan tema “Pemberdayaan Masyarakat di Tengah Pandemi Covid-19 Berbasis pada Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs)” dilaksanakan berdasarkan lokasi domisili mahasiswa. Meskipun dilakukan secara individu serta ada pembatasan, diharapkan melalui program kegiatan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat terutama dalam masa pandemi Covid-19 yang berlaku nasional saat ini.
Program kegiatan yang dilaksanakan oleh Indahul Aqliyah mahasiswa Ilmu Peternakan, Fakultas Peternakan dan Pertanian, UNDIP Semarang yang dibimbing oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Dr. Naniek Utami Handayani., S. Si., MT membuat pengolahan air leri (air cucian beras) menjadi pupuk organik cair (POC) menggantikan pupuk kimia yang dapat merusak lingkungan.

RelatedPosts

Peringkat 5 Besar Dunia dan Asia, Ilmuwan Bidang manajemen strategi Versi AD Scientific Index 2026 : Ada Nama dari Indonesia

Wastra Nusantara, Seni dan Doa: Sudut Pandang Budayawan Sujiwo Tejo dan Rektor Intiyas

Ingin Tahu Urutan Doa Setelah Sholat? Yuk, Kepoin

Hal ini dilakukan karena sebagian besar masyarakat Desa Keboromo selama ini tidak memahami bahwa limbah domestik rumah tangga dapat dimanfaatkan serta dapat bernilai ekonomis. Dalam membuat 10 liter POC air leri membutuhkan 10 lt air leri, tetes tebu (molasses) dan EM4. Langkah pembuatannya yaitu dicampurkan 10 lt air leri dengan 100 ml EM4 dan 100 ml tetes tebu ke dalam derigen/botol, kemudian dicampur rata, ditutup rapat dan dilakukan penyimpanan selama 6-10 hari. Setiap hari dilakukan pengadukan agar endapannya dapat tercampur. Pemasaran produk ini dapat dilakukan secara langsung ataupun melalui media online seperti facebook, instagram maupun whatsapp.

Kelebihan dari POC air leri yaitu dapat megurangi penggunaan pupuk kimia yang dapat merusak lingkungan, meningkatkan unsure hara tanah, meningkatkan aktivitas organisme yang menguntungkan bagi tanaman, meningkatkan cita rasa dan kandungan gizi dari produk sayuran atau tanaman tersebut, meningkatkan ketahanan dari serangan hama serta mengurangi penggunaan pupuk kimia yang sekarang ini sulit didapat dan harganya yang mahal.

Penulis: Indahul Aqliyah, mahasiswa KKN TIM 1 UNDIP Semarang

Tags: berita patikabar patiKeboromopatipati hari inipatinewssuara patitayuUndipwarta pati
patinews.com

patinews.com

redaksi@patinews.com

Related Posts

Peringkat 5 Besar Dunia dan Asia, Ilmuwan Bidang manajemen strategi Versi AD Scientific Index 2026 : Ada Nama dari Indonesia
Edukasi

Peringkat 5 Besar Dunia dan Asia, Ilmuwan Bidang manajemen strategi Versi AD Scientific Index 2026 : Ada Nama dari Indonesia

7 Oktober 2025
518
Wastra Nusantara, Seni dan Doa: Sudut Pandang Budayawan Sujiwo Tejo dan Rektor Intiyas
Berita

Wastra Nusantara, Seni dan Doa: Sudut Pandang Budayawan Sujiwo Tejo dan Rektor Intiyas

23 April 2025
36
Ingin Tahu Urutan Doa Setelah Sholat? Yuk, Kepoin
Edukasi

Ingin Tahu Urutan Doa Setelah Sholat? Yuk, Kepoin

4 Februari 2025
33
Mural, Apresiasi Seniman Dalam HUT Ke 701 Pati
Berita

Mural, Apresiasi Seniman Dalam HUT Ke 701 Pati

9 Agustus 2024
75
Ideologi Pancasila Tak Lagi Menarik bagi Gen Z, Benarkah? 
Berita

Ideologi Pancasila Tak Lagi Menarik bagi Gen Z, Benarkah? 

2 Juni 2024
85
Surat- Surat Pendek Alquran untuk Bacaan Sholat
Edukasi

Surat- Surat Pendek Alquran untuk Bacaan Sholat

26 April 2024
715
Seedbacklink
No Result
View All Result

Terbaru

  • Kasat Lantas Polres Rembang Hadiri Kegiatan “Polantas Menyapa” Bersama Kakorlantas Polri di Jepara
  • Listrik di Pati Sering Byar-Pet, Ini Penjelasan PLN Lur
  • Listrik di Pati Sering Byar-Pet, Ini Penjelasan PLN Lur
  • Listrik di Pati Sering Byar-Pet, Ini Penjelasan PLN Lur
  • Honda Beat Raib Saat Salat Subuh, Polisi Buru Pelaku Curanmor di Tambakromo
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

© 2020 patinews.com - Pati Hari Ini patinews.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Patinews.com
  • Berita
    • event
    • Olahraga
    • politik
    • bisnis
  • wisata
    • kuliner
    • Sejarah
  • Lowongan Kerja
  • Kontak
  • Youtube
  • Kirim Artikel/Berita

© 2020 patinews.com - Pati Hari Ini patinews.