Lomban Praon, Tradisi Syawalan Warga Desa Kesambi Kudus

Patinews.com – Kudus, Pada hari lebaran ketupat yang jatuh pada hari rabu, 12 juni 2019. Ribuan warga telah berkumpul dan memadati pinggiran sungai Piji, Desa Kesambi, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus. Sejak pukul 07.00 wib.

Ada satu tradisi yang dilakukan warga Desa Kesambi yakni Lomban Praon. Lomban Praon yaitu tradisi menyusuri sungai dengan menggunakan perahu kayu.

Tradisi Lomban Praon diadakan untuk meramaikan hari lebaran ketupat. Yang jatuh setiap sepekan setelah hari raya idul fitri.

Panitia menyediakan 2 prahu untuk memeriahkan tradisi Lomban Praon tersebut.

Perahu tersebut digunakan untuk menyusuri sungai sepanjang 1 km, sungai dengan lebar sekitar 10 meter itu hanya ada di wilayah Desa Kesambi, ini menjadi tempat rekreasi warga sekali dalam setahun.

Lomban Praon ini merupakan tradisi lama Desa Kesambi, dan diadakan setiap lebaran ketupat,”tutur Indah, warga Desa Kesambi.

Warga yang hendak naik perahu, harus membayar tiket seharga Rp 10.000 terlebih dahulu.

Demi menjaga keselamatan warga yang naik perahu, panitia membatasi jumlah penumpang, 1 perahu dibatasi dengan maksimal penumpang hanya 25 hingga 30 orang saja,”tutur Sutapan, panitia Lomban Praon

Baca juga:   Sejuta Aksi Meriahkan Mlaku Bareng Hari Santri Nasional dan HUT TNI

Dan setiap perahu juga di ikuti satu anggota BPBD Kudus menggunakan perahu karet, untuk menjaga keamanan penumpang.

Sejumlah anggota polisi juga ikut dalam acara ini, mereka terlihat mondar-mandir untuk mengamankan jalanya tradisi.

Ratusan orang memenuhi tempat penjualan karcis perahu. Bahkan mereka rela antri panjang agar bisa naik perahu itu.

Warga, terutama anak-anak yang naik perahu pun menikmati serunya menyusuri sungai piji menggunakan perahu kayu. Senang dan ceria tampak dari raut wajah mereka. Warga yang naik perahu sebagian besar adalah ibu serta anak-anak.

Saya ajak anak-anak untuk naik perahu, mereka enggak takut sama sekali saat naik perahu, justru mereka senang sekali, karena tidak setiap hari bisa naik perahu di sungai ini,”tutur Purwati (40) warga Kota Kudus.

Penulis: Lelly Ayu Puspitasari

Lomban Praon, Tradisi Syawalan Warga Desa Kesambi Kudus | patinews.com | 4.5

Leave a Reply