• Patinews.com
  • Berita
    • event
    • Olahraga
    • politik
    • bisnis
  • wisata
    • kuliner
    • Sejarah
  • Lowongan Kerja
  • Kontak
  • Youtube
  • Kirim Artikel/Berita
  • Login
Patinews Berita Pati Hari Ini
  • Home
  • NewsPrime
  • Tech
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Review
  • Kirim Artikel/BeritaCreate Story
No Result
View All Result
  • Home
  • NewsPrime
  • Tech
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Review
  • Kirim Artikel/BeritaCreate Story
Patinews Berita Pati Hari Ini
No Result
View All Result
Patinews Berita Pati Hari Ini
No Result
View All Result
Home Opini

Leptospirosis Menghantui Kabupaten Pati! Siapa Takut?, Mari Terapkan Strategi Pemberantasannya

patinews.com by patinews.com
21 April 2020
in Opini
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Leptospirosis Menghantui Kabupaten Pati! Siapa Takut?, Mari Terapkan Strategi Pemberantasannya
67
VIEWS
Share on WAShare on FBShare on Twitter

Oleh: Setya Widiastuti Harianto

RelatedPosts

Narasi Beracun

DPR Hanya Kumpulan “Korea”? Demo ke DPR untuk Apa?

Membangun Tata Kelola Yayasan Pendidikan Madrasah yang Modern dan Adaptif di Tengah Dinamika Perubahan

Leptospirosis, penyakit ini tidak asing lagi bagi Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Kasus leptospirosis di Kabupaten Pati mengalami lonjakan tertinggi pada tahun 2014 karena adanya banjir besar. Namun setelah banjir besar tersebut kasus leptospirosis terjadi setiap secara fluktuatif di setiap tahunnya. Hingga akhir November 2019 lalu, di Kabupaten Pati telah tercatat terjadi 4 kasus leptospirosis dimana 3 kasus dapat diobati dan 1 kasus yang lain meninggal dunia. Hal tersebut yang mengakibatkan Kabupaten Pati menduduki urutan ke delapan mengenai pemegang jumlah kasus terbanyak di Jawa Tengah.

Leptospirosis merupakan penyakit zoonosis yang disebabkan oleh infeksi bakteri dari genus Leptospira yang bersifat pathogen. Sama seperti namanya, bakteri leptospira memiliki bentuk yang spiral apabila diamati dibawah mikroskop. Bakteri ini mampu menyerang berbagai hewan hingga manusia sekalipun. Bakteri leptospira umumnya dibawa oleh tikus yang berperan sebagai vektor dan kemudian akan ditransmisikan ke manusia (host). Mekanisme transmisi dari vektor ke host biasanya melalui urin dan feses vektor. Oleh karena itu, dapat diasumsikan ketika terjadi kontak langsung antara urin atau feses tikus yang terinfeksi bakteri leptospira dengan hewan atau manusia, dapat dikatakan bahwa hewan atau manusia tersebut memiliki kemungkinan besar untuk terkena penyakit leptospirosis. Selain itu, penyebaran penyakit leptospirosis dapat melalui air yang telah terkontaminasi bakteri leptospira sehingga hal inilah yang menyebabkan peningkatan jumlah kasus leptospira saat terjadi bencana banjir. Perlu diketahui bahwa penyakit leptospirosis mengancam beberapa masyarakat yang bekerja di bidang tertentu, misalnya petani, peternak, pekerja pemotongan hewan, dan para pembersih saluran pembuangan atau selokan. Gejala yang muncul ketika seseorang terinfeksi bakteri leptospira yaitu muncul rasa mual, pusing, meriang dan sakit kepala, nyeri otot, diare, kulit dan area putih mata menguning, serta konjungtivitis atau penyakit mata merah.

Guna mengurangi kasus leptospirosis, diperlukan suatu upaya yang berasal dari pemerintah untuk menggerakkan masyarakat dalam menciptakan lingkungan sekitar yang bersih dan mengingatkan masyarakat agar tidak lupa menggunakan alas kaki ketika berada di luar rumah untuk mengantisipasi terinfeksi bakteri leptospira yang berada di tanah. Sumber air yang biasa digunakan oleh masyarakat juga harus diperhatikan dan alangkah lebih baik diberikan desinfektan kimia maupun alami (misalnya menggunakan ekstrak daun sambiloto) pada tempat-tempat penampungan air sebagai tindakan pencegahan merebaknya kasus leptospirosis. Selain itu, alangkah lebih baik pemerintah juga menghimbau warga agar turut melakukan pemasangan jebakan tikus sebagai tindakan pengendalian jumlah perkembangbiakan tikus hingga membasmi vektor leptospirosis menggunakan oli yang dicampur dengan racun tikus. Digunakannya oli ini karena oli sangat mudah menempel di kulit tikus, sehingga ketika tikus menjilati tubuhnya sendiri maka racun akan ikut tertelan juga dan hal tersebut dapat memaksimalkan proses pengusiran tikus. Dengan adanya sinergi yang baik antara pemerintah dan masyarakat dalam menjalankan strategi pengendalian tikus niscaya kasus penyakit leptospirosis di Kabupaten Pati juga akan menurun sehingga tidak akan lagi menghantui serta mengkhawatirkan kesehatan masyarakat Kabupaten Pati.

Tags: berita patikabar patipatipati hari inipatinewssuara patiwarta pati
patinews.com

patinews.com

redaksi@patinews.com

Related Posts

Opini

Narasi Beracun

7 Oktober 2025
345
DPR Hanya Kumpulan “Korea”? Demo ke DPR untuk Apa?
Opini

DPR Hanya Kumpulan “Korea”? Demo ke DPR untuk Apa?

22 September 2025
90
Membangun Tata Kelola Yayasan Pendidikan Madrasah yang Modern dan Adaptif di Tengah Dinamika Perubahan
Opini

Membangun Tata Kelola Yayasan Pendidikan Madrasah yang Modern dan Adaptif di Tengah Dinamika Perubahan

14 Juli 2025
82
Menatap Tahun Ajaran Baru: Ijazah Itu Hanya Tanda Anda Pernah Sekolah, Bukan Pernah Berpikir
Opini

Menatap Tahun Ajaran Baru: Ijazah Itu Hanya Tanda Anda Pernah Sekolah, Bukan Pernah Berpikir

10 Juli 2025
180
Mendobrak Kepalsuan Akademik: Refleksi Kebijakan Bupati Pati
Opini

Saat SD Negeri Sepi Peminat: Fenomena Baru SPMB di Kabupaten Pati

18 Juni 2025
569
Menjaga Amanah, Mengawal Masa Depan: Refleksi Pemilihan Kepala MTs Raudlatut Tholibin
Opini

Menjaga Amanah, Mengawal Masa Depan: Refleksi Pemilihan Kepala MTs Raudlatut Tholibin

19 Mei 2025
53
Seedbacklink
No Result
View All Result

Terbaru

  • Teknik Penggunaan Traktor di Sawah: Penanaman, Pembajakan, dan Perawatan Alat
  • Polda Jateng Launching Program Peduli Berantas TB Paru, Ribuan Bhabinkamtibmas Dilatih Jadi Tracer
  • Dugaan Penipuan Rekrutmen Akpol Rp1,5 Miliar Diungkap Polresta Pati, Dua Pelaku Diamankan
  • Blue Light Patrol Siang, Polsek Sale Antisipasi Gangguan Kamtibmas di Wilayah Kecamatan Sale
  • Talud Ambrol Ancam Jalan Pakis–Gunungwungkal, Plt Bupati Pati Turun Tangan
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

© 2020 patinews.com - Pati Hari Ini patinews.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Patinews.com
  • Berita
    • event
    • Olahraga
    • politik
    • bisnis
  • wisata
    • kuliner
    • Sejarah
  • Lowongan Kerja
  • Kontak
  • Youtube
  • Kirim Artikel/Berita

© 2020 patinews.com - Pati Hari Ini patinews.