Kenalkan Dua Do’a dan Biasakan Salam Kepada Anak Sejak Dini
PATINEWS.COM
Seperti diketahui bahwa anak-anak akan mudah mengingat tentang apa yang telah dipelajari. Ingatan anak usia 7-12 tahun jauh lebih kuat dibanding usia 20 keatas.
Pembelajaran dasar yang bisa kita ajarkan yaitu dengan melafalkan doa-doa sehari-hari dan membiasakan mengucap salam ketika bertamu atau berjumpa dengan orang.
Selain itu, do’a merupakan salah satu bentuk ikhtiar atau usaha untuk memohon kepada Allah SWT. Sedangkan salam merupakan ucapan untuk mempererat silaturahmi sesama muslim.
Ada beberapa pengertian do’a menurut ulama, Quraish Shihab memberikan artian bahwa do’a merupakan permohonan hamba kepada Tuhannya baik untuk dirinya sendiri ataupun orang lain serta dengan tujuan mendapatkan anugerah atau pertolongan dan pemeliharaan dimana pengucapannya berasal dari lubuk hati yang dalam dan ketundukan kepada-Nya.
Syaikh Taqiyudin Subki mendeskripsikan bahwa do’a lebih khusus daripada beribadah, dengan kata lain orang sombong pasti tidak mau berdo’a. Abdul Halim Mahmud menjelaskan bahwa do’a adalah keinginan kepada-Nya dari semua kebaikan dan mengadu kepada-Nya.Mengenalkan islam sejak dini sangat dianjurkan dalam islam.
Dalam artikel ini akan dibahas dua do’a perkenalan, yaitu do’a sebelum makan dan sebelum tidur. Ada beberapa alasan dipilihnya kedua do’a tersebut sebagai do’a perkenalan.
Pertama karena do’a makan mudah dihafal. Kedua do’a sebelum tidur diibaratkan seperti sebuah jimat penolak mimpi buruk.
Pembahasan pertama tentang do’a sebelum makan. Seperti adab makan dan minum. Hal ini sudah dijelaskan oleh Rasulullah SAW dalam hadisnya. Begitu pula Rasulullah SAW pernah mendidik ‘Umar bin Abi Salamah adab makan yang benar. Beliau berkata pada ‘Umar,
يَا غُلاَمُ سَمِّ اللَّهَ ، وَكُلْ بِيَمِينِكَ وَكُلْ مِمَّا يَلِيكَ
“Wahai anak kecil, sebutlah nama Allah (bacalah bismillah) ketika makan. Makanlah dengan tangan kananmu. Makanlah yang ada di dekatmu.” (HR. Bukhari no. 5376 dan Muslim no. 2022).
Dari hal ini dapat diambil kesimpulan bahwa sebelum makan dan minum sesuatu haruslah membaca do’a terlebih dahulu.
Bacaan do’a ketika akan makan yaitu
اَللّٰهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِيْمَا رَزَقْتَنَا وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
“Ya Allah, berkahilah kami dalam rezeki yang telah Engkau berikan kepada kami dan peliharalah kami dari siksa api neraka.”
Selanjutnya akan dibahas tentang do’a sebelum tidur. Biasanaya anak-anak akan memiliki imajinasi tentang gambaran setan. Saat itulah imajinasi mereka semakin berkembang dan menimbullkan insomnia ringan.
Akhirnya mereka memimpikan tentang setan. Untuk mencegah hal itu, biasanya sebelum tidur mereka membaca do’a. Orangtua disini juga turut andil dalam mengembangkan hafalan anak tentang do’a – do’a. Do’a sebelum tidur yaitu بِسْمِكَ اللّٰهُمَّ اَحْيَا و بسمك َاَمُوْتُ
“Dengan menyebut nama-Mu ya Allah, aku hidup dan aku mati”.
Setelah bacaan doa sebelum makan dan sebelum tidur maka hal penting lainnya adalah pembiasaan ucapan salam terhadap anak. Hampir setiap muslim mengetahui bagaimana pengucapan salam dan menjawab dengan benar. Seperti ketentuan hukum bahwa mengucap salam itu sunah sedangkan menjawabnya itu wajib.
Assalamualiakum sendiri memiliki arti semoga keselamatan selalu ada padamu. Secara garis besar kita telah mendoakan orang yang kita beri salam tersebut.
Pengucapan Assalamualaikum sendiri biasanya diucapkan saat bertemu rekan atau guru. Sedangakan Assalamualaikum Warahmatullahi wabarakatuh biasanya digunakan ketika acara-acara resmi seperi pengajian.
Dalam kitab Al-Adzkar karya Imam Nawawi ada beberapa jenjang dalam pengucapan salam.
1. Assalamualaikum memiliki arti bahwa keselamatan selalu terlimpah olehmu.
2. Assalamualaikum warahmatullah berarti mendoakan agar keselamatan serta rahmat selalu ada padamu
3. Jika lengkap, assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh mengartikan bahwa semoga keselamatan, rahmat selalu terlimpah kepadamu.
Dalam pengucapan salam, dapat dilakukan dengan membiasakan anak untuk selalu mengucapkannya. Memberi pengertian tentang adab salam. Seperti ketika bertamu ke rumah saudara ataupun teman. Ketika bertemu guru dijalan, Ketika akan pergi dan Ketika pulang. Semoga artikel ini bermanfaat dan semoga lafal doa dan salam tidak hanya dihafal tetapi juga dipraktekkan kedalam masyarakat.
Karya, ANISATUN KURNIA. Prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyyah 7a
INSTITUT PESANTREN MATHALI”UL FALAH MARGOYOSO PATI







