
Patinews.com – Ekonomi/bisnis, Selain terkenal dengan kulinernya yang maknyus, sebut saja Nasi Gandul, Sego Tewel dan Petis Runting, Pati ternyata juga mempunyai salah satu produsen kecap manis yang sudah cukup terkenal yaitu “Kecap Manis Cap Lele”.
Kecap memang tidak bisa lepas dari keseharian masyarakat kita. Banyak merek kecap, baik nasional dari brand terkenal mapupun kecap lokal semua memiliki penggemar sendiri – sendiri. Di beberapa daerah bahkan popularitas kecap lokal lebih menonjol dari pada kecap merk nasional. Kecap lokal bahkan tidak perlu menghabiskan biaya promosi yang besar, pemasarannya pun cukup dari mulut – ke mulut.
“Kecap Manis Cap Ikan Lele” berdiri pada tahun 1954, didirikan oleh Bapak Guna Pranoto (Go Tjwan Hok), berada di Jalan Rogowongso No. 28 atau di sebelah timur pasar Rogowongso Pati (Pasar Gowangsan). Sebelumnya, sekitar tahun 1953, perusahaan ini hanya berupa sebuah toko kecil yang hanya menjual bumbu masak dan kecap hanya jadi selingan dan belum memiliki merek, dengan volume penjualan kecil pula.
Karena banyaknya permintaan dan sempitnya lokasi karena berada ditengah kota, sang pemilik akhirnya memindahkan pusat produksi kecap di Jalan Raya Pati – Juwana Km. 3, Pati.
Kecap ini juga sudah memiliki ijin dari Departemen Kesehatan Republik Indonesia pada tahun 1988 yaitu Nomor SP 18/11.24/88. Jadi anda tidak perlu ragu lagi dalam untuk mengkonsumsinya. Tersedia berbagai macam ukuran mulai dari sachet 50 ml, sachet 340 ml, sachet 680 ml, Botol 200 ml & 600 ml dan Jerigen 7 liter.
Diminati di Solo, Sukoharjo, Boyolali, Klaten dan Karanganyar
Untuk pemasaran, Kecap Cap Lele sangat laris di wilayah Kabupaten Solo, Sukoharjo, Boyolali, Klaten dan Karanganyar. Salah satu distributor di wilayah tersebut, Achmad Mufid mengatakan bahwa Kecap asli Produksi Pati ini sangat diminati oleh warga Solo, bahkan sekarang juga menjadi pemasok restoran dan cafe. (*Patinews.com)