Inilah Pentingnya Bersikap Moderat
Oleh : Fadlilatus Sa’adah
Mahasiswa PGMI IPMAFA

Kemajuan yang sangat signifikan terjadi pada aspek teknologi informasi dan komunikasi, perkembangan tersebut dengan cepat menyebar pada masyarakat Indonesia. Namun, disisi lain kemajuan tersebut tidak diimbangi dengan pengetahuan yang mumpuni tentang bagaimana cara yang benar dan baik dalam pengaplikasian kemajuan teknologi informasi tersebut.
Keadaan seperti demikianlah yang seringkali menimbulkan problematika di mana informasi menyebar dengan begitu cepat, namun tidak bisa dipastikan nilai kebenaran dan nilai manfaat dari informasi tersebut. Salah satu hal yang dapat kita lakukan adalah bersikap moderat, dengan bersikap moderat dapat mengurangi terjadinya perpecahan akibat kesalahan penafsiran dari informasi yang ada, dan atau mungkin ada suatu kelompok yang berpengaruh yang ingin memecah belah bangsa.
Moderasi merupakan upaya untuk menghubungkan antar kelompok yang berbeda agar saling memahami dan saling membangun kepercayaan satu sama lain. Hal ini dapat dilakukan dengan membuka dialog dan bersikap terbuka dengan tetap memiliki prinsip pada kebenaran yang hakiki. Memegang teguh atas kebenaran ditunjukkan dengan sikap yang bersahabat dan dialog yang memiliki tujuan untuk menghindari hal-hal yang dapat memecah keutuhan suatu bangsa, saling meghargai dan menghormati. Dengan demikian, moderasi berarti suatu sikap yang mampu memaknai dan meyikapi berbagai situasi yang terjadi.
Mengapa moderasi menjadi terkait dengan radikalisme? Hal ini disebabkan karena pergerakan radikalisme itu sendiri dapat dikatakan masif. Adapun radikalisme adalah sebuah ideologi atau paham dengan cara ingin melakukan perubahan pada sistem sosial dan politik dengan menggunakan cara-cara kekerasan atau ekstrim. Pada umumnya kelompok radikal ini menginginkan perubahan dengan tempo yang singkat serta bertentangan dengan sistem sosial yang berlaku, mayoritas kalangan ini cenderung bersikap radix, mengakar atau mendasar yang disebabkan karena ketidakpedulian terhadap konteks ruang dan waktu dimana mereka berada.
Melihat hal tersebut tentu sangat tidak sesuai dengan keragaman yang ada di Indonesia, karena seperti yang kita ketahui bahwa masyarakat Indonesia adalah masyarakat majemuk yang terdiri atas berbagai ras, suku, agama, budaya, dan sebagainya. Komponen-komponen tersebut seringkali digunakan oleh kelompok radikal untuk mengunggulkan kelompok mereka dan memengaruhi masyarakat secara luas untuk mau menerima pemikiran kelompok mereka. Jika kita tidak melakukan tindakan pencegahan maka akan terjadi suatu gerakan yang pada akhirnya mengancam keutuhan negara kesatuan Republik Indonesia.
Lantas, apa yang harus dilakukan masyarakat Indonesia? Masyarakat Indonesia dapat melakukan moderasi. Hal ini dapat dilakukan dengan kemajuan teknologi informasi dan komunikasi serta meningkatkan dan memeratakan kualitas pendidikan di Indonesia. Tentunya agar hal tersebut dapat terwujud diperlukan pihak-pihak yang mampu berkomitmen untuk menggerakkan masyarakat Indonesia, usaha saling bersinergi satu sama lain guna meningkatkan efektifitas dari usaha yang telah dilakukan. Tentunya peran pemerintah dan tokoh masyarakat sangat diperlukan dalam hal ini.
Masyarakat dapat melakukan berbagai upaya yang tergolong sebagai sikap moderasi dalam menanggapi berbagai ancaman dan isu radikalisme. Berbagai upaya tersebut antara lain adalah:
1. Menelaah kembali sebuah informasi dengan melakukan analisa mendalam dari berbagai sumber lain yang terpercaya.
2. Bersikap tenang dalam menghadapi isu atau pernyataan seseorang yang belum tentu kebenarannya.
3. Meningkatkan pengetahuan guna dapat membedakan sesuatu yang memiliki nilai manfaat dan yang tidak memiliki nilai manfaat
4. Aktif meningkatkan perkembangan informasi baik dalam negri maupun luar negri
5. Mengedepankan kerukukan dan toleransi antar masyarakat
6. Meningkatkan ketaqwaan dan keimanan sesuai ajaran agama dan kepercayaan masing-masing.
TERIMAKASIH
SEMOGA BERMANFAAT, SALAM MODERASI !






