• Patinews.com
  • Berita
    • event
    • Olahraga
    • politik
    • bisnis
  • wisata
    • kuliner
    • Sejarah
  • Lowongan Kerja
  • Kontak
  • Youtube
  • Kirim Artikel/Berita
  • Login
Patinews Berita Pati Hari Ini
  • Home
  • NewsPrime
  • Tech
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Review
  • Kirim Artikel/BeritaCreate Story
No Result
View All Result
  • Home
  • NewsPrime
  • Tech
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Review
  • Kirim Artikel/BeritaCreate Story
Patinews Berita Pati Hari Ini
No Result
View All Result
Patinews Berita Pati Hari Ini
No Result
View All Result
Home Opini

DPR Hanya Kumpulan “Korea”? Demo ke DPR untuk Apa?

patinews.com by patinews.com
22 September 2025
in Opini
Reading Time: 2 mins read
A A
0
DPR Hanya Kumpulan “Korea”? Demo ke DPR untuk Apa?
93
VIEWS
Share on WAShare on FBShare on Twitter

RelatedPosts

Susyi dan Keamanan Pangan: Kesegaran dan Risiko Sepotong Ikan Mentah

Narasi Beracun

Membangun Tata Kelola Yayasan Pendidikan Madrasah yang Modern dan Adaptif di Tengah Dinamika Perubahan

DPR Hanya Kumpulan “Korea”? Demo ke DPR untuk Apa?
Pernyataan Ketua DPP PDIP, Bambang Wuryanto alias Bambang Pacul, yang menyebut bahwa kekuasaan politik ada di tangan ketua umum partai politik seolah membuka mata kita tentang realitas demokrasi di Indonesia. Pacul bahkan menegaskan bahwa anggota DPR hanyalah perpanjangan tangan ketua umum partai. “Capres-cawapres yang mengajukan siapa? Partai atau gabungan partai. Kalau anggota DPR mau setujuin rancangan undang-undang, ya harus minta restu ketua umum dulu,” ujarnya. Pernyataan ini bisa terasa pahit, tapi jujur. Selama ini kita didorong untuk percaya bahwa DPR adalah wakil rakyat, bahwa mereka mewakili suara kita di Senayan. Namun, kalau memang semua keputusan diambil berdasarkan arahan ketua umum partai, maka DPR hanyalah “kumpulan korea”—sekumpulan orang yang menari mengikuti irama yang dimainkan ketum mereka. Jika benar begitu, pertanyaannya: buat apa kita demo ke DPR? Kita sudah berkali-kali melihat masyarakat berbondong-bondong mendatangi Gedung DPR: menolak undang-undang kontroversial, menuntut kebijakan yang adil, bahkan ada yang sampai bentrok dengan aparat. Tapi kalau suara DPR tidak murni berasal dari hati nurani mereka, melainkan dari “restu” ketua umum partai, maka semua teriak kita hanya terdengar sebagai gema di lorong kosong. Mungkin sudah waktunya masyarakat mengubah cara menyuarakan aspirasi. Kalau ada yang ingin disampaikan, sampaikan langsung kepada para ketua umum partai. Kalau mau demo, ya demo di depan kantor DPP partai masing-masing atau ke rumah para ketua umum partai. Mereka lah pengambil keputusan sesungguhnya. Tentu ini menyedihkan, karena secara ideal DPR adalah tempat rakyat menitipkan harapan. Tetapi, kalau mekanisme politik memang berjalan seperti yang Pacul bilang, kita harus realistis. Jangan sampai energi rakyat habis di depan gedung DPR, padahal pintu utama ada di ruang rapat DPP partai. Yang kita butuhkan bukan sekadar reformasi regulasi, tapi reformasi budaya politik: anggota DPR yang berani berpihak pada rakyat meski berbeda dengan garis partai, partai politik yang mendengar suara konstituen sebelum memutuskan arah kebijakan. Selama itu belum terjadi, demo sebesar apa pun di Senayan mungkin hanya jadi tontonan.
ALI ACHMADI, Praktisi Pendidikan, Pemerhati Masalah Sosial, Tinggal di Pati.

patinews.com

patinews.com

redaksi@patinews.com

Related Posts

Opini

Susyi dan Keamanan Pangan: Kesegaran dan Risiko Sepotong Ikan Mentah

23 Juni 2026
27
Opini

Narasi Beracun

7 Oktober 2025
345
Membangun Tata Kelola Yayasan Pendidikan Madrasah yang Modern dan Adaptif di Tengah Dinamika Perubahan
Opini

Membangun Tata Kelola Yayasan Pendidikan Madrasah yang Modern dan Adaptif di Tengah Dinamika Perubahan

14 Juli 2025
85
Menatap Tahun Ajaran Baru: Ijazah Itu Hanya Tanda Anda Pernah Sekolah, Bukan Pernah Berpikir
Opini

Menatap Tahun Ajaran Baru: Ijazah Itu Hanya Tanda Anda Pernah Sekolah, Bukan Pernah Berpikir

10 Juli 2025
183
Mendobrak Kepalsuan Akademik: Refleksi Kebijakan Bupati Pati
Opini

Saat SD Negeri Sepi Peminat: Fenomena Baru SPMB di Kabupaten Pati

18 Juni 2025
572
Menjaga Amanah, Mengawal Masa Depan: Refleksi Pemilihan Kepala MTs Raudlatut Tholibin
Opini

Menjaga Amanah, Mengawal Masa Depan: Refleksi Pemilihan Kepala MTs Raudlatut Tholibin

19 Mei 2025
55
Seedbacklink
No Result
View All Result

Terbaru

  • Pelanggaran Lawan Arah Masih Jadi Ancaman Keselamatan Berlalu Lintas
  • Nobar Piala Dunia 2026 dan Launching Logo Hari Jadi Pati ke-703, Kasdim 0718/Pati Ajak Perkuat Kebersamaan
  • Makna Logo Hari Jadi ke-703 Kabupaten Pati, Semangat “Sumunar Terang Mbangun Kamajengan”
  • Makna Logo Hari Jadi ke-703 Kabupaten Pati, Semangat “Sumunar Terang Mbangun Kamajengan”
  • Makna Logo Hari Jadi ke-703 Kabupaten Pati, Semangat “Sumunar Terang Mbangun Kamajengan”
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

© 2020 patinews.com - Pati Hari Ini patinews.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Patinews.com
  • Berita
    • event
    • Olahraga
    • politik
    • bisnis
  • wisata
    • kuliner
    • Sejarah
  • Lowongan Kerja
  • Kontak
  • Youtube
  • Kirim Artikel/Berita

© 2020 patinews.com - Pati Hari Ini patinews.