• Patinews.com
  • Berita
    • event
    • Olahraga
    • politik
    • bisnis
  • wisata
    • kuliner
    • Sejarah
  • Lowongan Kerja
  • Kontak
  • Youtube
  • Kirim Artikel/Berita
  • Login
Patinews Berita Pati Hari Ini
  • Home
  • NewsPrime
  • Tech
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Review
  • Kirim Artikel/BeritaCreate Story
No Result
View All Result
  • Home
  • NewsPrime
  • Tech
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Review
  • Kirim Artikel/BeritaCreate Story
Patinews Berita Pati Hari Ini
No Result
View All Result
Patinews Berita Pati Hari Ini
No Result
View All Result
Home Berita

Belajar dari Bencana Cianjur, Peneliti UPER Petakan Potensi Bencana di Cisolok

Belajar dari Bencana Cianjur, Peneliti UPER Petakan Potensi Bencana di Cisolok

m@s by m@s
28 November 2022
in Berita, Edukasi, Nasional, Nasional
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Belajar dari Bencana Cianjur, Peneliti UPER Petakan Potensi Bencana di Cisolok
183
VIEWS
Share on WAShare on FBShare on Twitter

Belajar dari Bencana Cianjur, Peneliti UPER Petakan Potensi Bencana di Cisolok

JAKARTA, PATINEWS.COM

Mengutip dari pernyataan Suko Prayitno Adi, Deputi Bidang Geofisika BMKG, hingga Rabu sore (23/11), tercatat telah terjadi 171 gempa susulan di Cianjur setelah sebelumnya terjadi gempa dengan kekuatan 5,6 magnitudo pada Senin (21/11) yang terasa hingga kawasan Jabodetabek. Gempa bumi ini diperkirakan merupakan gempa tektonik yang dipengaruhi oleh adanya pergerakan sesar Cimandiri.

RelatedPosts

Siap Berlaga di Kapolda Jateng Cup E-Sport 2026, Tim E-Sport Polres Rembang Matangkan Persiapan

Event Organizer Jakarta Semakin Dibutuhkan untuk Mendukung Berbagai Kegiatan Perusahaan

Kapolres Rembang Dampingi Dirbinmas Polda Jateng Buka Pelatihan Satpam Gada Pratama di Rembang

Berdasarkan studi dari Pusat Gempa Nasional, sesar Cimandiri terbentang dari teluk Pelabuhan Ratu hingga Tangkuban Perahu. Sejarah mencatat setidaknya telah terjadi tiga kali gempa berkekuatan hingga 5,5 magnitudo sejak tahun 1982.

Melihat besarnya potensi bahaya tektonik yang terdapat di wilayah Jawa Barat, Soni Satiawan, M.Sc selaku dosen Program Studi Teknik Geofisika bersama mahasiswa Universitas Pertamina melakukan pemetaan potensi bencana alam dan sosialisasi kepada masyarakat di wilayah Ciletuh-Pelabuhan Ratu Geopark.

“Kawasan Ciletuh-Pelabuhan Ratu Geopark merupakan situs geologi dengan konsep perlindungan, pendidikan, dan pembangunan berkelanjutan. Meskipun memiliki potensi wisata yang cukup besar, namun karena terletak tepat di zona subduksi Jawa Barat bagian selatan dan sesar Cimandiri, kawasan ini juga memiliki potensi bencana alam,” jelas Soni.

Secara geografis, Pulau Jawa bagian selatan terletak di zona subduksi atau zona pertemuan antara lempeng samudera dan lempeng benua. Akibat adanya perbedaan massa jenis, Soni menambahkan, pertemuan lempeng samudera dan lempeng benua akan lebih sering menghasilkan pergerakan dan menyebabkan patahan. Sesar Cimandiri merupakan patahan yang paling dekat dengan zona subduksi.

Melalui kegiatan kuliah lapangan, mahasiswa berkesempatan melakukan observasi visual bebatuan dan pengukuran terhadap pergerakan bawah tanah di Geyser Cisolok. Kegiatan pengukuran ini menggunakan instrumentasi yang dimiliki program studi, yakni menggunakan metode magnetik, resistivitas dan polarisasi terimbas (IP), ground penetrating radar (GPR), metode seismik refraksi, metode pasif seismik, dan GPS Geodetik.

Melalui metode tersebut, didapatkan nilai indeks kerentanan tanah di Desa Cisolok dan sekitarnya. Menurut Muhammad Fajar Rahmani, salah satu mahasiswa peserta kuliah lapangan, indeks kerentanan tanah di sekitar Desa Cisolok berbeda-beda.

“Terdapat beberapa titik yang indeks kerentanannya tinggi. Sehingga hasil interpretasi kami, jika terjadi gempa bumi, titik-titik tersebut diperkirakan memiliki tingkat kerusakan yang cukup parah,” ungkapnya.

Salah satu parameter yang digunakan untuk menilai indeks kerentanan tanah adalah jenis batuan yang tersusun di daerah setempat. Fajar melanjutkan, jenis batuan yang terdapat di wilayah Cisolok bervariasi mulai dari batuan solid hingga batuan lunak. Hal ini menjadi pertanda bahwa Cisolok berada di zona berpotensi bencana.

“Semakin tua umur batuan, strukturnya akan semakin kompak dan solid. Artinya, daerah yang tersusun dari batuan yang solid akan relatif aman untuk dijadikan pemukiman. Tapi pada batuan yang lebih muda, yang strukturnya lunak, ketika ada guncangan dia akan lebih mudah untuk hancur,” ujar Fajar.

Hasil penelitian yang telah didapatkan dari kuliah lapangan kemudian didiseminasikan kepada guru, siswa beserta orang tua siswa di SMAN 1 Cisolok. Pada kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, perwakilan dosen dan mahasiswa Program Studi Teknik Geofisika menyampaikan informasi bahwa setiap area di Cisolok dan sekitarnya memiliki kerawanan yang berbeda-beda. Adapun potensi bahaya yang berhasil terpetakan adalah tanah longsor.

“Mitigasi yang bisa dilakukan oleh masyarakat sekitar adalah dengan mengetahui titik-titik rawan bahaya dan titik yang stabil. Sehingga jika bencana terjadi, masyarakat bisa mengetahui area mana yang aman untuk evakuasi. Selain itu, kami juga membagikan peralatan darurat gempa bumi seperti kotak P3K, radio, tabung air minum, senter serta survival tools lainnya,” pungkas Soni.

Bagi siswa-siswi yang ingin mempelajari ilmu seismologi dan menjadi ahli kebumian dapat bergabung di Program Studi Teknik Geofisika Universitas Pertamina. Tersedia berbagai macam kesempatan jalur masuk dan beasiswa untuk Tahun Akademik 2023/2024. Informasi lengkap terkait program studi serta syarat dan ketentuan pendaftaran dapat mengunjungi laman pmb.universitaspertamina.ac.id (hms UPER)

 

 

 

Tags: berita patijatengkabar patimediapatinewspatipati hari inipatihitspatinewssentralpatinewssuara patisuarapatinewswarta pati
m@s

m@s

Related Posts

Siap Berlaga di Kapolda Jateng Cup E-Sport 2026, Tim E-Sport Polres Rembang Matangkan Persiapan
Berita

Siap Berlaga di Kapolda Jateng Cup E-Sport 2026, Tim E-Sport Polres Rembang Matangkan Persiapan

13 Juni 2026
14
event

Event Organizer Jakarta Semakin Dibutuhkan untuk Mendukung Berbagai Kegiatan Perusahaan

13 Juni 2026
18
Kapolres Rembang Dampingi Dirbinmas Polda Jateng Buka Pelatihan Satpam Gada Pratama di Rembang
Berita

Kapolres Rembang Dampingi Dirbinmas Polda Jateng Buka Pelatihan Satpam Gada Pratama di Rembang

12 Juni 2026
14
Latih Kemampuan Negosiasi, Polres Rembang Siapkan Personel Hadapi Aksi Unjuk Rasa Secara Humanis
Berita

Latih Kemampuan Negosiasi, Polres Rembang Siapkan Personel Hadapi Aksi Unjuk Rasa Secara Humanis

12 Juni 2026
13
Polres Rembang Gelar Nonton Bareng Piala Dunia 2026 Bersama Masyarakat
Berita

Polres Rembang Gelar Nonton Bareng Piala Dunia 2026 Bersama Masyarakat

12 Juni 2026
17
Tak Sekadar Passion, Raditya Dika dan Rizky Arief Kupas Kunci Sukses Monetisasi Bisnis di Universitas Pertamina
Berita

Tak Sekadar Passion, Raditya Dika dan Rizky Arief Kupas Kunci Sukses Monetisasi Bisnis di Universitas Pertamina

12 Juni 2026
15
Seedbacklink
No Result
View All Result

Terbaru

  • Siap Berlaga di Kapolda Jateng Cup E-Sport 2026, Tim E-Sport Polres Rembang Matangkan Persiapan
  • Bidik Tiga Besar Porprov Jateng 2026, Pemkab Pati Siapkan Rp2,345 Miliar untuk Pembinaan Atlet
  • Kabar Gembira untuk Guru! Tunjangan Naik, Non ASN Jadi Rp2 Juta, ASN 1x Gapok, Langsung Masuk Rekening
  • Ngaji Gus Muwafiq, Plt Bupati : Pati Harus Dibangun di Atas Fondasi Moral yang Kuat
  • Event Organizer Jakarta Semakin Dibutuhkan untuk Mendukung Berbagai Kegiatan Perusahaan
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

© 2020 patinews.com - Pati Hari Ini patinews.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Patinews.com
  • Berita
    • event
    • Olahraga
    • politik
    • bisnis
  • wisata
    • kuliner
    • Sejarah
  • Lowongan Kerja
  • Kontak
  • Youtube
  • Kirim Artikel/Berita

© 2020 patinews.com - Pati Hari Ini patinews.