• Patinews.com
  • Berita
    • event
    • Olahraga
    • politik
    • bisnis
  • wisata
    • kuliner
    • Sejarah
  • Lowongan Kerja
  • Kontak
  • Youtube
  • Kirim Artikel/Berita
  • Login
Patinews Berita Pati Hari Ini
  • Home
  • NewsPrime
  • Tech
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Review
  • Kirim Artikel/BeritaCreate Story
No Result
View All Result
  • Home
  • NewsPrime
  • Tech
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Review
  • Kirim Artikel/BeritaCreate Story
Patinews Berita Pati Hari Ini
No Result
View All Result
Patinews Berita Pati Hari Ini
No Result
View All Result
Home Berita

Adab dan Tata Cara Mandi Wajib Setelah Haid

review by review
30 September 2022
in Berita
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Adab dan Tata Cara Mandi Wajib Setelah Haid
181
VIEWS
Share on WAShare on FBShare on Twitter

Pada hakikatnya seorang wanita akan mengalami haid di setiap bulannya. Haid menurut bahasa adalah banjir atau mengalir. Sementara menurut sya’ra, haid adalah darah yang keluar dari ujung rahim wanita ketika dia dalam keadaan sehat, bukan setelah melahirkan bayi atau sedang dalam keadaan sakit. Dalam Islam, haid merupakan hadast besar. Hadast menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah keadaan tidak suci pada seorang muslim yang menyebabkan dia tidak boleh shalat, tawaf dan lain sebagainya. Begitu pula menurut sya’ra Islam hadast adalah keadaan badan yang tidak suci atau kotor dan dapat dihilangkan dengan cara berwudhu, mandi wajib dan tayamum. Oleh sebab itu wanita yang sedang haid tidak boleh atau dilarang melaksanakan ibadah wajib seperti shalat, puasa, tawaf (mengelilingi Ka’bah), membaca atau memegang Al- Qur’an.

Setelah haid selesai seorang wanita diwajibkan untuk bersuci dengan mandi junub atau mandi wajib setelah haid, agar dapat melaksanakan ibadah kembali. Mandi junub atau mandi wajib adalah mengalirkan air ke seluruh tubuh tanpa terkecuali. Sebagai ibadah tentunya dalam melakukan mandi wajib ada kefardluan atau rukun tertentu yang mesti dipenuhi. Tidak terpenuhinya rukun tersebut secara sempurna, menjadikan mandi wajib yang dilakukan tidak sah dan orang tersebut masih dianggap berhadast sehingga dilarang melakukan aktivitas tertentu. Dalam mazhdab Imam Safi’i rukun mandi junub atau mandi wajib adalah berniat mandi junub atau mandi wajib yang dilakukan bersamaan dengan saat air pertama kali disiramkan ke tubuh.

RelatedPosts

Kapolsek Sarang Hadiri Penanaman 500 Mangrove dan Cemara Laut Bersama Wagub Jateng di Pantai Temperak

Senam Aerobik Bersama, Polres Rembang Perkuat Kesehatan dan Soliditas Personel

Mengantongi Izin, PMA China PT Quanda Siap Berproduksi

Dikutif dari NU Online, Syekh Salim bin Sumair Al-Hadlrami dalam kitabnya Safinatun Naja, menyebutkan ada 2 (dua) hal yang menjadi rukunnya mandi wajib, yakni niat dan meratakan air keseluruh tubuh. Dalam kitab tersebut beliau menuliskan

فر وض الغسل اثنا ن النية وتعميم البدن بالملء

Artinya : “fardlu atau rukunnya mandi ada dua, yakni niat dan meratakan air keseluruh tubuh.”

Sementara untuk niat mandi junub atau niat mandi wajib setelah haid adalah

نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ الْحَدَثِ اْلا كْبَرِِمِنَ الْحَيْضِ فرضاٌ لله تعالى

Latin : Nawaitul gusla lirof’il hadastil akbari minal haidhi fardlon lillahi ta’ala

Artinya :” Aku niat mandi besar untuk menghilangkan hadast besar karena haid fardlu karena Allah Ta’ala.”

Apa yang Syekh Salim sebutkan di atas kemudian dijabarkan penjelasannya oleh Syekh Muhammad Nawawi Al-Jawi dalam kitabnya Kaasyifatus Sajaa sekaligus menerangkan tata cara mandi wajib setelah haid.

  1. Niat mandi wajib mesti dilakukan bersamaan dengan saat pertama kali menyiramkan air ke anggota tubuh.
  2. Meratakan air keseluruh bagian luar tubuh. Bila ada sedikit saja bagian yang tidak terkena air, maka mandi wajib tersebut belum dianggap sah. Untuk bagian tubuh yang berbulu, air harus mengalir sampai ke kulit dalam dan pangkal rambut atau bulu. Tubuh diasumsikan sudah tidak mengandung najis.

Selain hal-hal yang wajib itu ada pula hal- hal kesunnahan dalam mandi junub atau mandi wajib. Imam Al-Ghazali dalam Bidayatul Hidayah secara teknis menjelaskan adab mandi junub atau mandi wajib dengan cukup rinci mulai dari masuk kamar mandi sampai keluar kamar mandi.

  1. Saat masuk kamar mandi ambillah air lalu basuhlah tangan terlebih dahulu sebanyak 3 kali
  2. Bersihkan kotoran atau najis yang masih menempel di badana
  3. Berwudlu sebagaimana saat wudlu hendak sholat termasuk do’a-do’anya. Akhiri dengan menyiram kedua kaki
  4. Mulailah mandi wajib dengan mengguyur kepala sampai 3 kali bersamaan dengan itu berniatlah menghilangkan dari hadast besar
  5. Guyur bagian badan sebelah kanan sebanyak 3 kali. Kemudian bagian kiri 3 kali juga. Gosoklah tubuh depan dan belakang sebanyak 3 kali. Sela rambut atau jenggot(jika ada). Pastikan air mengalir ke lipatan-lipatan kulit dan pangkal rambut. Sebaiknya hindari tangan menyentuh kemaluan. Jika menyentuh kemaluan hendaklah berwudlu lagi.

Diantara semua praktik tersebut yang wajib hanyalah niat, membersihkan najis( bila ada), dan menyiramkan air ke seluruh bagian badan. Selebihnya adalah Sunnah muakkadah dengan keutamaan- keutamaan yang tidak boleh diremehkan. Imam Al-Ghazali mengatakan jika mengabaikan kesunahan ini akan merugi, karena sejatinya amalan- amalan Sunnah tersebut menambal kekurangan pada amalan fardlu. Wallahu a’lam.

Demikianlah ulasan yang dapat saya bahas kali ini tentang syarat sah mandi wajib setelah haid. Semoga bermanfaat.

 

 

 

 

Tags: berita patijatengkabar patimediapatinewspatipati hari inipatihitspatinewssentralpatinewssuara patisuarapatinewswarta pati
review

review

Related Posts

Kapolsek Sarang Hadiri Penanaman 500 Mangrove dan Cemara Laut Bersama Wagub Jateng di Pantai Temperak
Berita

Kapolsek Sarang Hadiri Penanaman 500 Mangrove dan Cemara Laut Bersama Wagub Jateng di Pantai Temperak

6 Juni 2026
15
Senam Aerobik Bersama, Polres Rembang Perkuat Kesehatan dan Soliditas Personel
Berita

Senam Aerobik Bersama, Polres Rembang Perkuat Kesehatan dan Soliditas Personel

5 Juni 2026
31
Mengantongi Izin, PMA China PT Quanda Siap Berproduksi
Berita

Mengantongi Izin, PMA China PT Quanda Siap Berproduksi

5 Juni 2026
59
Jelang Operasi Patuh Candi 2026, Polres Rembang Perkuat Strategi dan Kesiapan Anggota
Berita

Jelang Operasi Patuh Candi 2026, Polres Rembang Perkuat Strategi dan Kesiapan Anggota

4 Juni 2026
18
Polres Rembang Siap Sikat Premanisme, Narkoba dan Miras Ilegal Melalui Operasi Pekat II Candi 2026
Berita

Polres Rembang Siap Sikat Premanisme, Narkoba dan Miras Ilegal Melalui Operasi Pekat II Candi 2026

4 Juni 2026
15
Satpolairud Polres Rembang Patroli Dermaga, Ingatkan Nelayan Utamakan Keselamatan Saat Melaut
Berita

Satpolairud Polres Rembang Patroli Dermaga, Ingatkan Nelayan Utamakan Keselamatan Saat Melaut

3 Juni 2026
15
Seedbacklink
No Result
View All Result

Terbaru

  • Pemkab Pati Perkuat Komitmen Layanan Kesehatan untuk Lansia
  • Koramil 11/Gembong Laksanakan Patroli Siskamling dan Monitoring KDKMP di Wilayah Binaan
  • Kapolsek Sarang Hadiri Penanaman 500 Mangrove dan Cemara Laut Bersama Wagub Jateng di Pantai Temperak
  • Petani di Wedarijaksa Meninggal Dunia Saat Membakar Slamper Tebu, Polisi Ingatkan Keselamatan Kerja
  • Pemkab Pati Tanam 12.250 Mangrove di Lahan 31 Hektare, Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

© 2020 patinews.com - Pati Hari Ini patinews.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Patinews.com
  • Berita
    • event
    • Olahraga
    • politik
    • bisnis
  • wisata
    • kuliner
    • Sejarah
  • Lowongan Kerja
  • Kontak
  • Youtube
  • Kirim Artikel/Berita

© 2020 patinews.com - Pati Hari Ini patinews.