• Patinews.com
  • Berita
    • event
    • Olahraga
    • politik
    • bisnis
  • wisata
    • kuliner
    • Sejarah
  • Lowongan Kerja
  • Kontak
  • Youtube
  • Kirim Artikel/Berita
  • Login
Patinews Berita Pati Hari Ini
  • Home
  • NewsPrime
  • Tech
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Review
  • Kirim Artikel/BeritaCreate Story
No Result
View All Result
  • Home
  • NewsPrime
  • Tech
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Review
  • Kirim Artikel/BeritaCreate Story
Patinews Berita Pati Hari Ini
No Result
View All Result
Patinews Berita Pati Hari Ini
No Result
View All Result
Home Opini

Sejarah Pendidikan Islam Pada Masyarakat Madinah 

patinews.com by patinews.com
12 Januari 2023
in Opini
Reading Time: 2 mins read
A A
0
108
VIEWS
Share on WAShare on FBShare on Twitter

Sejarah Pendidikan Islam Pada Masyarakat Madinah

 

RelatedPosts

Narasi Beracun

DPR Hanya Kumpulan “Korea”? Demo ke DPR untuk Apa?

Membangun Tata Kelola Yayasan Pendidikan Madrasah yang Modern dan Adaptif di Tengah Dinamika Perubahan

Penulis : Ni’ma Diana (Pendidikan Agama Islam, Universitas Islam Sultan Agung)

 

Periode dakwah Nabi Muhammad terbagi menjadi dua, yaitu periode Mekkah (pra hijrah) dan periode Madinah (pasca hijrah). Periode Mekkah merupakan masa pembinaan ke dalam (inward establishing) dan penyusunan kekuatan dakwah. Dakwah dilakukan secara lisan dan banyak diarahkan kepada keluarga Nabi dan anggota keluarga suku Nabi. Sementara materi-materi dakwah banyak di titikberatkan pada masalah akidah dan keimanan. Hal itu terbukti ayat-ayat Al-Qur’an yang di turunkan pada periode ini umumnya juga berkisah pada masalah tersebut. Di sisi lain periode madinah merupakan periode pembentukan dan pemantapan masyarakat yang menerapkan ajaran-ajaran dan sistem Islam meskipun di antara warga nya terdapat orang non muslim.

 

Sistem pendidikan Nabi Muhammad di tengah pluralitas masyarakat Madinah cenderung berifat kemitraan, dalam kondisi sekarang bisa disebut dengan pendidikan informal, yakni pendidikan yang diberikan di luar sistem pendidikan tersusun formal, contoh dalam keluarga, halaqah, kelompok lainnya.

 

Bukti dari sistem pendidikan yang dilaksanakan Nabi Muhammad cenderung pada pola kemitraan, yaitu sebuah proses cara bertahap untuk melihat kondisi umat yang baru mengenal Agama Islam, sehingga diperlukan penyampaian yang tidak langsung sekaligus. Langkah-langkah lain, ialah ditunjukkan oleh adanya kepribadian Rasulullah sebagai seorang pendidik dan seorang guru, materi yang di ajarkan serta metode dia yang etis dan dinamis, sepertia kebijaksanaannya beliau cara bergaul dengan para sahabat, secara bergilir beliau menyampaikan kepada mereka baik pengajaran, pendidikan, dan penyucian jiwa serta motivasi supaya berakhlak mulia. Beliau juga mendidik mereka berbagai etika, kasih sayang, rasa persaudaraan yang mendalam, kemuliaan, ibadah, dan ketaatan. Nabi Muhammad mengikat para sahabat secara kuat dengan wahyu yang turun dari beliau dari Allah Shubhanahuwata’ala. Beliau membacakan kepada mereka dan mereka pun membacakan kepada beliau, agar pelajaran yang demikian itu dapat meletakkan kewajiban dakwah mereka, dan konsekuensi risalah, terlebih lagi untuk kepentingan pemahaman dan tadabbur.

 

Di tengah masyarakat yang pluralis itu, Nabi mengembangkan sistem pendidikan yang relatif sederhana untuk ukuran sekarang, tetapi sesuai untuk zamannya, suatu sistem dimana sub sistemnya saling terkait, mulai dari batiniyah (akidah), lahiriyah (perilaku dalam aspek ibadah, akhlak, mu’amalah), motivasi dan semangat perjuangan dan dakwah, serta kesehatan dan latihan fisik. Sistem pendidikan Nabi tersebut diimplementasikan pertama melalui pembangunan masjid sebagai pusat gerakan, pendidikan dan pusat perkumpulan serta kepemimpinan beliau dalam menyatukan komponen-komponen kemasyarakatan.

 

Prinsip pertama yang dilakukan Nabi dalam membina masyarakat adalah pendekatan etis (moral yang luhur). Karena nilai-nilai moral bukan hanya menciptakan perdamaian diantara individu suatu bangsa, tetapi juga antar bangsa. Di samping itu beliau sibuk nembangun masyarakat baru Madinah melalui peletakan dasar tugas risalahnya dengan memperkokoh hubungan umat Islam dengan Tuhannya, memperkokoh hubungan internal umat Islam yaitu antar sesama kaum muslimin. Dalam mendidik masyaakat Madinah, Nabi menggunakan pendekatan kemitraan sebagai simbol kasih sayang dibandingkan kekerasan. Sehingga mampu menyelesaikan setiap problem masyarakat masyarakat. Karena dengan nilai-nilai spiritual yang tinggi itulah, menjadi sempurna masyarakat baru Madinah.

 

Sistem pendidikan Nabi Muhammad pada saatnya nanti akan memberikan sumbangan besar terhadap perkembangan intelektual dan penyebaran ajaran-ajaran Nabi pada masa-masa berikutnya dan sekaligus meruntuhkan teori yang mengatakan bahwa sistem pendidikan dan ajaran Nabi itu hanya dilakukan berdasarkan pola statis pasif saja. Adapun Lembaga Pendidikan dalam masyarakat Madinah terdapat beberapa tempat, yaitu: Masjid Nabawi di Madinah, Dar al Qurra (pertama kali bertempat di rumah Makhramah bin Naufal) lalu kuttab (tempat khusus bagi pendidikan anak), dan rumah para sahabat Nabi Muhammad.

 

(*)

 

 

Tags: berita patijatengkabar patimediapatinewspatipati hari inipatihitspatinewssentralpatinewssuara patisuarapatinewswarta pati
patinews.com

patinews.com

redaksi@patinews.com

Related Posts

Opini

Narasi Beracun

7 Oktober 2025
345
DPR Hanya Kumpulan “Korea”? Demo ke DPR untuk Apa?
Opini

DPR Hanya Kumpulan “Korea”? Demo ke DPR untuk Apa?

22 September 2025
90
Membangun Tata Kelola Yayasan Pendidikan Madrasah yang Modern dan Adaptif di Tengah Dinamika Perubahan
Opini

Membangun Tata Kelola Yayasan Pendidikan Madrasah yang Modern dan Adaptif di Tengah Dinamika Perubahan

14 Juli 2025
82
Menatap Tahun Ajaran Baru: Ijazah Itu Hanya Tanda Anda Pernah Sekolah, Bukan Pernah Berpikir
Opini

Menatap Tahun Ajaran Baru: Ijazah Itu Hanya Tanda Anda Pernah Sekolah, Bukan Pernah Berpikir

10 Juli 2025
180
Mendobrak Kepalsuan Akademik: Refleksi Kebijakan Bupati Pati
Opini

Saat SD Negeri Sepi Peminat: Fenomena Baru SPMB di Kabupaten Pati

18 Juni 2025
569
Menjaga Amanah, Mengawal Masa Depan: Refleksi Pemilihan Kepala MTs Raudlatut Tholibin
Opini

Menjaga Amanah, Mengawal Masa Depan: Refleksi Pemilihan Kepala MTs Raudlatut Tholibin

19 Mei 2025
53
Seedbacklink
No Result
View All Result

Terbaru

  • Blue Light Patrol Siang, Polsek Sale Antisipasi Gangguan Kamtibmas di Wilayah Kecamatan Sale
  • Talud Ambrol Ancam Jalan Pakis–Gunungwungkal, Plt Bupati Pati Turun Tangan
  • Dorong Wisata Lokal Pati, Plt Bupati Chandra Pantau Destinasi untuk Outing Class Sekolah
  • Pengantin Wanita Kabur Jelang Akad di Pati Berakhir Damai, Mempelai Pria Minta Ganti Rugi Rp30 Juta
  • Kapolres Rembang Tinjau Langsung TKP Kebakaran KM Wahyu Mina Barokah 2 di PPN Tasikagung
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

© 2020 patinews.com - Pati Hari Ini patinews.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Patinews.com
  • Berita
    • event
    • Olahraga
    • politik
    • bisnis
  • wisata
    • kuliner
    • Sejarah
  • Lowongan Kerja
  • Kontak
  • Youtube
  • Kirim Artikel/Berita

© 2020 patinews.com - Pati Hari Ini patinews.