• Patinews.com
  • Berita
    • event
    • Olahraga
    • politik
    • bisnis
  • wisata
    • kuliner
    • Sejarah
  • Lowongan Kerja
  • Kontak
  • Youtube
  • Kirim Artikel/Berita
  • Login
Patinews Berita Pati Hari Ini
  • Home
  • NewsPrime
  • Tech
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Review
  • Kirim Artikel/BeritaCreate Story
No Result
View All Result
  • Home
  • NewsPrime
  • Tech
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Review
  • Kirim Artikel/BeritaCreate Story
Patinews Berita Pati Hari Ini
No Result
View All Result
Patinews Berita Pati Hari Ini
No Result
View All Result
Home Berita

Moderasi Beragama yang Tertanam dalam Adat Sedekah Bumi Desa Cabak

patinews.com by patinews.com
19 Juli 2020
in Berita, Berita Pati Hari ini, Edukasi, Featured
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Moderasi Beragama yang Tertanam dalam Adat Sedekah Bumi Desa Cabak
230
VIEWS
Share on WAShare on FBShare on Twitter

Moderasi Beragama yang Tertanam dalam Adat Sedekah Bumi Desa Cabak

RelatedPosts

Karoops Polda Jateng Menggelar Supervisi Operasional Call Center 110 di Polres Rembang

Tanamkan Nilai Kebangsaan Sejak Dini, Anak-anak KB RA Yaa Bunayya Kunjungi Kodim 0714/Salatiga

Kapolres Rembang Pimpin Apel Kesiapsiagaan Antisipasi Kontigensi

TLOGOWUNGU, PATINEWS.COM

Dilihat dari sudut pandang perdagangan internasional, Indonesia merupakan sebuah negara berkembang yang akan bertransformasi menjadi negara maju.

Indonesia sendiri merupakan negara majemuk yang terdiri dari kurang lebih 300 etnis dan lebih dari 1000 suku bangsa dan menganut 6 agama menurut BPS tahun 2010.

Kemajemukan tersebut rentan akan pertikaian antar suku yang satu dengan suku yang lain begitupun antar agama. Salah satu penyebab perpecahan antar agama sendiri kurang adanya saling toleransi antar umat agama, di era yang serba maju sekarang ini di kenal sebuah istilah modernisasi agama.

Apakah moderasi agama itu ? moderasi agama ini sendiri diartikan sebuah kemajuan atau perubahan masyarakat dalam bidang keagamaan dan kepercayaan menjadi toleran antar sesama suku,ras, tapi tidak mengabaikan nilai keagamaan dari hal itu sendiri.

Salah satu contoh moderasi agama saat ini yaitu adanya sebuah istilah sedekah bumi atau bersih desa. Sedekah bumi atau bersih desa ini merupakan suatu adat wadah ekspresi rasa syukur masyarakat akan pemberian  rezeki dari Tuhan yang Maha Esa melalui bumi berupa segala bentuk hasil bumi seperti padi, ketela, jagung sayur-sayuran dan buah-buahan lainnya.

Salah satu contoh penerapan sedekah bumi/ bersih desa yang dilakukan di desa Cabak Kecamatan Tlogowungu Kabupaten Pati Provinsi Jawa Tengah.

Dimana acara ini dilakukan pada setiap hari sabtu kliwon(istilah hari jawa) di bulan apit (istilah bulan jawa) dalam acara ini hal yang sangat menarik dan mencolok yaitu adanya kegiatan dimana semua warga desa Cabak, mempersilahkan semua orang yang berdomisili diluar desa baik orang yang dikenal maupun tak dikenal bisa melakukan adanya silaturahim dan disetiap orang yang bertamu walaupun tidak dikenal tetap dipersilahkan dan bagi setiap warga yang mempunyai acara tersebut selalu memberikan jamuan pada tamu yang berkunjung hal tersebut dilakukan karena warga mewujudkan rasa syukurnya atas rezeki yang mereka terima agar bisa dinikmati oleh orang lain.

Acara tersebut tetap dilakukan secara berkesinambungan dari zaman nenek moyang sampai sekarang. Acara tersebut dilakukan oleh setiap warga tanpa memandang ras, suku ataupun agama.

Hal ini dapat diartikan adanya sebuah praktik moderasi beragama lebih spesifiknya suatu sikap tolerasi dalam kemasyarakatan.

Berikut beberapa tips yang bisa kita ajakan di dalam keluarga ataupun sekitar:

  1. Bersikap baik kepada semua orang (good attitude)
    Hal ini merupakan suatu praktik memperlakuakan setiap orang dengan baik tanpa memandang apapun.
  2. Menjadi teladan dalam keluarga maupun pemimpin bermasyarakat atau yang biasa digaungkan yakni Tut Wuri Handayani
  3. Saling melindungi
    Maksud dari saling melindungi adalah kita semua wajib menerapkan sikap tenang, damai dan indah dalam adanya menjaga toleransi beragama dimana kita harus melindungi satu sama lain untuk menciptakan adanya rasa tersebut
  4. Tak kenal maka tak sayang
    Menerapkan sikap tak kenal maka tak sayang kepada semua orang agar kita lebih mengetahui dan mengenali sesama antar agama agar saling menerima dan memahami satu sama lain
  5. Rayakan perbedaan
    Maksud dari hal ini jangan jadikan sebuah perbedaan menjadi boomerang bagi kita tapi ubahlah pebedaan itu menjadi sebuah kekuatan supaya kita lebih maju di bidang apapun.

Saling berbagi sebuah keceriaan dan kebahagiaan saat adanya acara tertentu ataupun dalam segala hal agar kita semua mampu hidup berdampingan dan rukun.
Untuk itu marilah kita saling bertoleransi antar ras, etnis, dan agama agar tercipta hidup aman dan tentram.

(*/ M Adib).

Tags: berita paticabakkabar patipatipati hari inipatinewssuara patitlogowunguwarta pati
patinews.com

patinews.com

redaksi@patinews.com

Related Posts

Karoops Polda Jateng Menggelar Supervisi Operasional Call Center 110 di Polres Rembang
Berita

Karoops Polda Jateng Menggelar Supervisi Operasional Call Center 110 di Polres Rembang

21 Mei 2026
14
Tanamkan Nilai Kebangsaan Sejak Dini, Anak-anak KB RA Yaa Bunayya Kunjungi Kodim 0714/Salatiga
Berita

Tanamkan Nilai Kebangsaan Sejak Dini, Anak-anak KB RA Yaa Bunayya Kunjungi Kodim 0714/Salatiga

21 Mei 2026
16
Kapolres Rembang Pimpin Apel Kesiapsiagaan Antisipasi Kontigensi
Berita

Kapolres Rembang Pimpin Apel Kesiapsiagaan Antisipasi Kontigensi

20 Mei 2026
133
Kapolres Rembang Sambut Silaturahmi Kajari Baru, Perkuat Sinergitas Penegakan Hukum
Berita

Kapolres Rembang Sambut Silaturahmi Kajari Baru, Perkuat Sinergitas Penegakan Hukum

20 Mei 2026
40
Pakar Ekonomi UPER: Hilirisasi Biodiesel Jadi Kunci Amankan Ekonomi Nasional Menuju B50
Berita

Pakar Ekonomi UPER: Hilirisasi Biodiesel Jadi Kunci Amankan Ekonomi Nasional Menuju B50

20 Mei 2026
23
Eko Kuswanto, DPRD Pati
Berita

Fraksi Demokrat Dorong Reformasi Pajak Digital, Eko: Pelayanan Harus Cepat dan Transparan

19 Mei 2026
26
Seedbacklink
No Result
View All Result

Terbaru

  • Karoops Polda Jateng Menggelar Supervisi Operasional Call Center 110 di Polres Rembang
  • LBH Djoaeng Pati Kritik Pelantikan Pj Sekda, Sebut Rakyat Butuh Jalan Bukan Mutasi Pejabat
  • Heboh Pengantin Perempuan Hilang Jelang Nikah di Pati, Ini Klarifikasi Polresta Pati
  • Tanamkan Nilai Kebangsaan Sejak Dini, Anak-anak KB RA Yaa Bunayya Kunjungi Kodim 0714/Salatiga
  • Terungkap, Pengirim Paket Misterius di Rumah Pendeta Kudus Minta Maaf
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

© 2020 patinews.com - Pati Hari Ini patinews.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Patinews.com
  • Berita
    • event
    • Olahraga
    • politik
    • bisnis
  • wisata
    • kuliner
    • Sejarah
  • Lowongan Kerja
  • Kontak
  • Youtube
  • Kirim Artikel/Berita

© 2020 patinews.com - Pati Hari Ini patinews.