PATI – Pernyataan Tiyo Ardianto, mantan Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Gadjah Mada (UGM) yang menyerang pribadi Presiden Prabowo Subiyanto menuai reaksi keras dari sejumlah kalangan. Tidak hanya dari sejumlah tokoh nasional, kali ini kecaman juga datang dari Lindu Aji Jolosutro Pati.
Ketua DPC Lindu Aji Pati, H. Ahmad Sulaim Habibi menyayangkan pernyataan Tiyo yang dinilai bukan lagi kritikan.
“Lindu Aji Pati menyayangkan pernyataan Tiyo Ardianto kepada Pak Prabowo. Pernyataan yang menyerang pribadi Bapak Presiden tak layak dilontarkan dari orang yang harusnya mewakili kalangan akademisi. Ini sudah menjurus kata-kata makian,” ujar pria yang akrab disapa Kaji Boim itu di Kantor DPC Lindu Aji Pati Utara pada Senin 15 Juni 2026.
Kaji Boim juga meyakini bahwa Presiden Prabowo bukanlah pribadi yang anti kritik. Selama itu untuk kepentingan bangsa dan negara.
“Saya yakin Pak Prabowo tidak anti kritik. Harusnya kan dia bisa menjadi teladan bagi generasi muda yang kritis terhadap pemerintah. Kritik boleh, tapi harus disampaikan dengan baik. Kami dari Lindu Aji Pati, NKRI Harga Mati,” tegas Kaji Boim.
Sebagimana diketahui, Tiyo Ardianto kerap melontarkan kritik tajam terhadap kebijakan pemerintah. Seperti kritikan keras terhadap program MBG.







